Ini Aplikasi dari Jasa Marga untuk Lihat Info Lalu Lintas

Berita Otomotif

Ini Aplikasi dari Jasa Marga untuk Lihat Info Lalu Lintas

JAKARTA – Jasa Marga kembali mengenalkan Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) untuk pengguna jalan tol.

JMTC merupakan pusat informasi dan pengendali lalu lintas terintegrasi di jalan tol. Dengan ini maka Jasa Marga bisa mengumpulkan dan mengintegrasikan seluruh informasi lalu lintas jalan tol melalui beberapa sumber informasi.

“Pantauan dilakukan melalui total 1.705 CCTV, 65 Smart CCTV yang terdiri dari 26 Speed Camera dan 39 Traffic Counting, 22 Remote Traffic Microwave Sensor (RTMS), informasi petugas dan peralatan teknologi lainnya. Kami juga mengumpulkan dan mengintegrasikan informasi dari petugas layanan lalu lintas hingga informasi dari pengguna jalan melalui Call Center 14080 dan Twitter @PTJasamarga,” ungkap Raddy R. Lukman, Project Director JMTC.

jasa marga

JMTC juga didukung oleh Jasamarga Integrated Digitalmap sebagai platform pengolah informasi dari berbagai sumber. Informasi tersebut kemudian diproses oleh sistem teknologi berbasis Intelligent Transportation System (ITS) untuk analisis dan pengambilan keputusan yang lebih akurat dalam melakukan rekayasa lalu lintas.

Semua informasi ini bisa diketahui pengguna jalan tol melalui Call Center 14080, 204 unit Variable Message Sign (VMS), Media Sosial Jasa Marga hingga siaran radio. Selain itu, untuk mendapatkan informasi terkini lalin jalan tol, pengguna jalan yang menggunakan ponsel berbasis android dan iOs dapat mengunduh aplikasi Travoy 3.0 yang telah terkoneksi dengan JMTC.

Meski sudah memiliki fasilitas untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan perjalanan khususnya mudik, Jasa Marga tetap melakukan sejumlah langkah penyekatan lalu lintas. Salah satunya adalah dengan rencana menutup jalan tol layang Sheikh Mohammed Bin Zayed atau yang biasa dikenal sebagai jalan tol Layang Jakarta – Cikampek. Meski demikian, jadwal penutupan masih belum bisa dipastikan.

Tak hanya itu, Jasa Marga juga akan bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk membangun pos penyekatan di sejumlah gerbang tol utama baik dari arah Jakarta maupun sebaliknya. Bila ada masyarakat yang tetap nekat mudik maka akan langsung diputarbalikkan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan agar tidak ada pemudik yang bisa lolos dari penyekatan. [Adi/Had]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar