Euro NCAP Ingin Mobil Otonom Aman untuk Pejalan Kaki

Berita Otomotif

Euro NCAP Ingin Mobil Otonom Aman untuk Pejalan Kaki

BRUSSELS - Perkembangan teknologi otomotif di masa depan sudah mulai terlihat. Salah satu sistem tercanggih adalah mobil otonom atau autopilot. Saat ini pabrikan maju terus memaksimalkan perangkat otonom.

Namun, pabrikan lupa jika teknologi otonom atau autopilot yang memungkinkan mobil dikendalikan oleh sistem komputer apakah mampu menciptakan ruang aman untuk pejalan kaki. Memang pabrikan menjanjikan mobil otonom berikut fitur pendeteksi pejalan kaki, namun apakah dengan fitur itu pejalan kaki merasa aman dan tidak terancam jiwanya.

Untuk itu, Euro NCAP masih ragu dengan fitur pendeteksi pejalan kaki pada mobil otonom. Euro NCAP pun mengenalkan pengujian terbaru tentang seberapa baik kendaraan otonom mendeteksi dan mencegah tabrakan pejalan kaki.

Langkah tersebut agar di masa depan mobil-mobil otonom tidak mencederai para pejalan kaki. Euro NCAP mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan tersebut karena sebelum zaman mobil otonom tiba sudah banyak korban jiwa akibat mobil konvensional meski mobil sudah tertanam fitur pendeteksi, apalagi mobil otonom bisa berjalan otomatis tanpa campur tangan pengemudi. Bukan tidak mungkin memakan banyak korban jiwa.

Di Eropa, selama 20 tahun terakhir tingkat keamanan pengemudi dan penumpang meningkat, namun tidak untuk pejalan kaki. Eropa sekarang perlu teknologi mobil baru untuk mengurangi tewasnya pejalan kaki, pengendara sepeda dan pengendara sepedamotor. Pada tahun 2014, terjadi 26.000 kematian di jalan Eropa, dan hampir setengahnya (47%) adalah pejalan kaki karena mengalami luka serius.

Dalam uji coba Euro NCAP terhadap fitur pendeteksi pejalan kaki pada mobil otonom, Euro NCAP punya tiga skenario jalan perkotaan yakni orang dewasa berjalan dan berlari ke arah kendaraan serta anak-anak melangkah keluar dari balik sebuah mobil yang diparkir.

Untuk mendapatkan skor yang baik dalam pengujian, kendaraan harus dapat mencegah tabrakan pada kecepatan 40 kpj. Pada uji coba lainnya, kendaraan harus menempuh kecepatan antara 40-60 kpj, di mana untuk mengetahui apakah sensor kendaraan mampu memonitor berbagai obyek pada jarak tertentu.

Dr Michiel van Ratingen Sekretaris Jenderal Euro NCAP mengatakan, "Tes baru pertama di dunia untuk menilai fitur kendaraan otomatis apakah melindungi pejalan kaki. Banyak mobil baru sekarang menawarkan beberapa bentuk sistem Autonomous Emergency Braking (AEB) yang dapat membantu mencegah car-to-car tabrakan, tetapi hanya beberapa yang juga mampu mendeteksi pejalan kaki. Dengan mengadakan tes Euro NCAP ini, konsumen akan dapat memverifikasi sistem keselamatan mobil dan memilih mobil dengan fitur Autonomous Emergency Braking (AEB) yang tepat." [Ikh/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123.
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



M Ikhsan

M Ikhsan

Pria ini sangat menyukai dunia otomotif karena sudah menjadi bagian hidupnya sejak kecil. Seperti para jurnalis otomotif lainnya, saya suka‬ pekerjaan yang mendetail dan suka dengan aktivitas outdoor yang penuh tantangan. Impian saya adalah mengoleksi supercar Italia, meski sekarang hanya bisa mengoleksi die cast. Tapi saya percaya suatu saat nanti, satu supercar akan terparkir di garasi rumah. ‎


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual