Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Duh! Perang AS-Iran Berdampak ke Ekspor Mobil Toyota Indonesia ke Timur Tengah Duh! Perang AS-Iran Berdampak ke Ekspor Mobil Toyota Indonesia ke Timur Tengah Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 20 March 2026 15:42 JAKARTA – Toyota mengakui perang AS (Amerika Serikat) dan Israel dengan Iran mempengaruhi ekspor mobil dari Indonesia ke Timur Tengah. Mereka pun menyiapkan strategi untuk menghadapinya. Memanasnya tensi geopolitik akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran turut membawa dampak berantai bagi industri otomotif di Indonesia. Salah satu imbas nyata yang kini dirasakan adalah terganggunya keran ekspor mobil Toyota dari Tanah Air menuju kawasan Timur Tengah akibat isu penutupan Selat Hormuz, seperti diakui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto di sela-sela acara buka puasa bersama media massa pada pekan pertama Maret 2026 di Jakarta. Artikel terkait 285 Ribu Mobil Toyota Buatan Indonesia Dijual di Luar Negeri Sepanjang 2023 Berita Otomotif 11 January 2024 Toyota sudah Ekspor 3 Juta Mobil Buatan Indonesia ke Luar Negeri Berita Otomotif 13 October 2025 Ekspor Toyota Indonesia di 2015 Sudah Ratusan Ribu Unit Berita Otomotif 29 September 2015 Meskipun jalur logistik laut tengah diadang masalah serius, Nandi menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada pembatalan pesanan dari pihak importir di negara-negara tujuan di Timur Tengah, sehingga volume produksi pabrik TMMIN belum dipangkas. Isunya terdapat di jalur pengiriman. "Sampai saat ini komitmen kami dengan importir tidak ada berubah. Hanya masalahnya adalah logistik terganggu. Sehingga saat ini ya kita terproduksi normal, sesuai dengan order," ungkap Nandi. Lantaran pabrik terus mencetak mobil baru namun kapal pengangkut tak kunjung bisa berlayar karena situasi di Selat Hormuz, Toyota Indonesia terpaksa memutar otak. Langkah taktis yang diambil saat ini adalah menumpuk sementara mobil-mobil tersebut di fasilitas penyimpanan. "Shipping-nya, pengapalannya kami melihat situasi. Sehingga sampai saat ini kita mungkin perlu menyiapkan stockyard lah saat ini. Yang kita produksi tidak bisa shipping kan, jadi kita harus stock dulu," papar Nandy. Terkait seberapa lama penundaan pengiriman ini akan berlangsung, Nandi belum bisa memastikannya karena tidak ada kapal yang berani menempuh jalur tersebut. Sebagai solusinya, pihak Toyota kini tengah menjajaki kemungkinan rute-rute pelayaran baru yang lebih aman. Menariknya, hambatan logistik ini tidak berlaku untuk pengiriman komponen. Untuk memastikan layanan purnajual di negara tujuan tetap aman, pengiriman suku cadang dilakukan tanpa jalur laut. "Kalau misalnya kayak yang spare parts (suku cadang) dan lain-lain kita sudah pasti dikirim by air (pesawat udara)," tegas Nandi. Pengiriman via udara ini pun harus mengambil rute memutar ke arah kanan, tidak lagi melintasi wilayah udara Rusia. Kontribusi Timur Tengah Terhadap Ekspor Toyota Indonesia Masalah logistik akibat perang AS-Iran ini menjadi perhatian serius TMMIN, mengingat kawasan Timur Tengah bukanlah pasar sembarangan bagi pabrikan berlogo 'T' oval tersebut. Jazirah Arab telah lama menjadi salah satu lumbung utama penyerapan mobil-mobil buatan Karawang dan Sunter. Meski demikian, Nandi menjelaskan bahwa saat ini takhta tertinggi tujuan ekspor Toyota Indonesia masih dipegang oleh region lain. "Sekarang kita paling banyak itu mungkin Asean ya. Asean sama Amerika Latina," bebernya. Lantas, seberapa besar sebenarnya kontribusi kawasan Timur Tengah jika dipersentasekan terhadap total ekspor pabrikan? "Kira-kira 17 persen. Sebanyak 17-20 persen dari total ekspor kita," jelas Nandi menjawab besaran kue ekspor ke wilayah yang sedang dilanda ketegangan tersebut. Sebagai tambahan informasi, selain mengekspor kendaraan bermotor ke ASEAN, Amerika Latin, dan Timur Tengah, mobil-mobil Toyota rakitan anak bangsa ini juga turut dikapalkan secara rutin untuk memenuhi permintaan pasar otomotif di kawasan Afrika dan Australia. Secara total, Toyota sudah mengekspor mobil buatan Indonesia ke lebih dari 80 negara di dunia. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait info otomotif Berita Otomotif Toyota Toyota Indonesia perang Iran Israel perang Iran Amerika ekspor Toyota Ekspor Toyota Indonesia Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Duh! Perang AS-Iran Berdampak ke Ekspor Mobil Toyota Indonesia ke Timur Tengah Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 20 March 2026 15:42 JAKARTA – Toyota mengakui perang AS (Amerika Serikat) dan Israel dengan Iran mempengaruhi ekspor mobil dari Indonesia ke Timur Tengah. Mereka pun menyiapkan strategi untuk menghadapinya. Memanasnya tensi geopolitik akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran turut membawa dampak berantai bagi industri otomotif di Indonesia. Salah satu imbas nyata yang kini dirasakan adalah terganggunya keran ekspor mobil Toyota dari Tanah Air menuju kawasan Timur Tengah akibat isu penutupan Selat Hormuz, seperti diakui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto di sela-sela acara buka puasa bersama media massa pada pekan pertama Maret 2026 di Jakarta. Artikel terkait 285 Ribu Mobil Toyota Buatan Indonesia Dijual di Luar Negeri Sepanjang 2023 Berita Otomotif 11 January 2024 Toyota sudah Ekspor 3 Juta Mobil Buatan Indonesia ke Luar Negeri Berita Otomotif 13 October 2025 Ekspor Toyota Indonesia di 2015 Sudah Ratusan Ribu Unit Berita Otomotif 29 September 2015 Meskipun jalur logistik laut tengah diadang masalah serius, Nandi menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada pembatalan pesanan dari pihak importir di negara-negara tujuan di Timur Tengah, sehingga volume produksi pabrik TMMIN belum dipangkas. Isunya terdapat di jalur pengiriman. "Sampai saat ini komitmen kami dengan importir tidak ada berubah. Hanya masalahnya adalah logistik terganggu. Sehingga saat ini ya kita terproduksi normal, sesuai dengan order," ungkap Nandi. Lantaran pabrik terus mencetak mobil baru namun kapal pengangkut tak kunjung bisa berlayar karena situasi di Selat Hormuz, Toyota Indonesia terpaksa memutar otak. Langkah taktis yang diambil saat ini adalah menumpuk sementara mobil-mobil tersebut di fasilitas penyimpanan. "Shipping-nya, pengapalannya kami melihat situasi. Sehingga sampai saat ini kita mungkin perlu menyiapkan stockyard lah saat ini. Yang kita produksi tidak bisa shipping kan, jadi kita harus stock dulu," papar Nandy. Terkait seberapa lama penundaan pengiriman ini akan berlangsung, Nandi belum bisa memastikannya karena tidak ada kapal yang berani menempuh jalur tersebut. Sebagai solusinya, pihak Toyota kini tengah menjajaki kemungkinan rute-rute pelayaran baru yang lebih aman. Menariknya, hambatan logistik ini tidak berlaku untuk pengiriman komponen. Untuk memastikan layanan purnajual di negara tujuan tetap aman, pengiriman suku cadang dilakukan tanpa jalur laut. "Kalau misalnya kayak yang spare parts (suku cadang) dan lain-lain kita sudah pasti dikirim by air (pesawat udara)," tegas Nandi. Pengiriman via udara ini pun harus mengambil rute memutar ke arah kanan, tidak lagi melintasi wilayah udara Rusia. Kontribusi Timur Tengah Terhadap Ekspor Toyota Indonesia Masalah logistik akibat perang AS-Iran ini menjadi perhatian serius TMMIN, mengingat kawasan Timur Tengah bukanlah pasar sembarangan bagi pabrikan berlogo 'T' oval tersebut. Jazirah Arab telah lama menjadi salah satu lumbung utama penyerapan mobil-mobil buatan Karawang dan Sunter. Meski demikian, Nandi menjelaskan bahwa saat ini takhta tertinggi tujuan ekspor Toyota Indonesia masih dipegang oleh region lain. "Sekarang kita paling banyak itu mungkin Asean ya. Asean sama Amerika Latina," bebernya. Lantas, seberapa besar sebenarnya kontribusi kawasan Timur Tengah jika dipersentasekan terhadap total ekspor pabrikan? "Kira-kira 17 persen. Sebanyak 17-20 persen dari total ekspor kita," jelas Nandi menjawab besaran kue ekspor ke wilayah yang sedang dilanda ketegangan tersebut. Sebagai tambahan informasi, selain mengekspor kendaraan bermotor ke ASEAN, Amerika Latin, dan Timur Tengah, mobil-mobil Toyota rakitan anak bangsa ini juga turut dikapalkan secara rutin untuk memenuhi permintaan pasar otomotif di kawasan Afrika dan Australia. Secara total, Toyota sudah mengekspor mobil buatan Indonesia ke lebih dari 80 negara di dunia. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait info otomotif Berita Otomotif Toyota Toyota Indonesia perang Iran Israel perang Iran Amerika ekspor Toyota Ekspor Toyota Indonesia
285 Ribu Mobil Toyota Buatan Indonesia Dijual di Luar Negeri Sepanjang 2023 Berita Otomotif 11 January 2024
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...