Dituding Melakukan Team Order, Vettel Tetap Santai

Berita Otomotif

Dituding Melakukan Team Order, Vettel Tetap Santai

MONACO – Sebastian Vettel mengakhiri balapan F1 GP Monaco sebagai pemenang. Ia berhasil mengalahkan rekan satu timnya yang memulai balapan dari posisi pole.

Menjalani balapan di hari yang cerah, Ferrari sumringah karena kedua pembalapnya berada di jalur terdepan menuju kemenangan. Maklum saja kemenangan Ferrari di Monaco terakhir kalinya pada 2001 di era Michael Schumacher.

Kimi Raikkonen yang tampil brilian sejak sesi latihan bebas Jumat, langsung tampil mendominasi jalannya lomba. Sama dengan Vettel pembalap berjuluk The Iceman ini menggunakan ban ultra soft dari Pirelli. Keduanya diharapkan masuk ke pit untuk mengganti ban ketika memasuki lap 30-an.

Raikkonen yang tengah memimpin jalannya lomba dipanggil untuk masuk pit lebih dulu, kemudian Vettel lima lap setelahnya. Hal ini ternyata menimbulkan spekulasi bahwa Ferrari tengah melakukan team order.

Raikkonen yang masuk pit lebih dulu tergeser ke urutan ketiga saat lomba. Sementara Vettel terus menjaga jarak dengan pembalap di belakangnya, rekan satu timnya terhalang oleh pembalap paling belakang (back makers).

Vettel masuk lima putaran kemudian dan melakukan pergantian ban. Ketika keluar pit, Vettel hanya berjarak beberapa meter sebelum dilewati Raikkonen. Sirkuit Monaco yang memiliki tikungan pertama ke kanan menguntungkan Vettel untuk mengambil alih posisi terdepan.

Hal inilah yang dianggap Raikkonen sebagai strategi untuk menyingkirkannya dari podium tertinggi. Rasa kecewa pembalap asal Finlandia tersebut tidak bisa ditutupi bahkan Ia mengungkapkannya pada saat konferensi pers dan di podium. Menanggapi rekan satu timnya, Vettel tetap tenang dan membela kebijakan timnya.

“Sejak awal lomba, saya hanya mencoba untuk melaju sekencang-kencangnya. Misi saya saat itu adalah terus berada di depan Valtteri dan mendekatkan diri dengan Kimi. Tapi saya kaget dengan kinerja ban super soft Pirelli. Saya dan Daniel bisa melaju lebih jauh dan lama dengan ban jenis ini. Kami berlomba untuk menjadi yang tercepat, saya mengerti kenapa Kimi tidak terlalu senang kali ini,” jelas Vettel.

Usai pit-stop pertama, Vettel tidak terkejar lagi hingga akhirnya melintasi garis finish di posisi pertama. Namun cibiran bermunculan bahwa Ferrari kembali melakukan strategi team order. Bahkan Lewis Hamilton mengatakan, jika tim berlambang Kuda Jingkrak tersebut menegaskan Vettel sebagai pembalap pertama pada F1 GP Monaco.

Namun lagi-lagi Vettel menanggapinya dengan dingin. Mantan pembalap Red Bull ini menyatakan bahwa dirinya tidak ‘main mata’ dengan timnya. Juara dunia F1 empat kali ini memaklumi kekesalan rekan satu timnya tersebut.

“Jelas mengejutkan jika seseorang keluar tiba-tiba di depan saya. Bagi saya ini adalah kesempatan saya (untuk menyalip Kimi), jadi saya mengambilnya. Tidak alasan bagi saya untuk berbohong, jelas bahwa saya bahagia dengan kemenangan ini, tapi saya bisa mengerti kenapa dia marah,” ungkap Vettel. [Dew/Ikh]

Temukan mobil idaman di Mobil123        
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual