Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Panduan Pembeli Ciri-Ciri Kaki-Kaki Mobil Mulai Rusak, Ketahui Cara Mengeceknya Sendiri Ciri-Ciri Kaki-Kaki Mobil Mulai Rusak, Ketahui Cara Mengeceknya Sendiri Panduan Pembeli Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 17 April 2026 10:46 Ciri-ciri kaki-kaki mobil mulai rusak cukup beragam. Jika ada di antaranya yang sudah Anda rasakan, segera bawa mobil Anda ke bengkel untuk pemeriksaan atau perbaikan lebih lanjut. Sistem suspensi atau yang lebih akrab disebut kaki-kaki mobil adalah komponen krusial yang menentukan kenyamanan, stabilitas, dan keamanan berkendara. Sayangnya, sebagian pemilik mobil kerap mengabaikan kondisinya hingga kerusakan menjadi parah dan memicu biaya perbaikan yang membengkak. Padahal, sebenarnya ciri-ciri kaki-kaki mobil mulai rusak sebenarnya sudah muncul sejak lama. Artikel terkait Tips Modifikasi Mobil Ceper untuk Harian, ‘Ganteng’ Maksimal tapi Tetap Nyaman Panduan Pembeli 30 April 2026 Mengenal Metode Rebuild Kaki-Kaki Mobil, Apa Bedanya dengan Servis Kaki-Kaki Biasa? Panduan Pembeli 15 March 2026 Panduan Perawatan Berkala Mobil: Kendaraan Jarang Dipakai Harus Tetap Service Rutin? Panduan Pembeli 04 March 2026 Mengenali ciri-ciri kaki-kaki mobil mulai rusak sejak dini bukan hanya soal menjaga kenyamanan dari guncangan, tetapi juga mencegah risiko kecelakaan fatal akibat hilangnya kendali saat kecepatan tinggi. Melalui artikel ini, kita bersama-sama akan membedah secara mendalam tanda-tanda kerusakan, komponen yang terlibat, hingga estimasi biaya perbaikannya berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber. Dengan demikian, setiap pengemudi mobil bisa lebih peka lagi terhadap ciri-ciri kaki-kaki mobil mulai rusak. Mengapa Menjaga Kaki-Kaki Mobil Itu Penting? Kaki-kaki mobil bukan sekadar penyangga beban. Ia bekerja sebagai sistem peredam guncangan dan penjaga traksi ban terhadap permukaan jalan. Ketika komponen ini aus, fungsi pengereman tidak akan maksimal, ban akan cepat habis tidak merata, dan setir menjadi sulit dikendalikan. Menurut para ahli mekanik, kerusakan pada satu bagian kaki-kaki yang dibiarkan akan merembet ke komponen lainnya karena beban kerja yang tidak seimbang. 8 Ciri-Ciri Kaki-Kaki Mobil Mulai Rusak yang Wajib Diketahui Berikut adalah tanda-tanda fisik dan mekanis yang harus Anda waspadai saat berkendara: 1. Muncul Bunyi Berisik yang Asing (Gledak-Gluduk) Tanda paling umum adalah munculnya suara abnormal saat mobil melewati jalan berlubang, polisi tidur, atau permukaan yang tidak rata. Bunyi "Gluduk": Biasanya menandakan kerusakan pada Shockbreaker atau Bushings. Bunyi "Kriet-Kriet": Seringkali berasal dari karet suspensi yang sudah getas atau kering. Bunyi Ketukan Logam: Mengindikasikan Ball Joint atau Tie Rod yang sudah oblak (longgar). 2. Setir Terasa Bergetar atau Melayang Jika Anda merasakan getaran pada roda kemudi saat melaju di kecepatan tertentu (biasanya di atas 80 km/jam), itu adalah indikasi kuat adanya masalah pada sektor kaki-kaki. Selain itu, jika setir terasa "melayang" atau tidak presisi saat bermanuver, kemungkinan besar Tie Rod End atau Rack Steer Anda sudah aus. 3. Mobil Narik ke Satu Arah (Spooring Berubah) Pernahkah Anda melepas setir sejenak di jalan lurus dan mobil langsung berbelok sendiri ke kiri atau kanan? Ini disebut sebagai gejala pulling. Hal ini menunjukkan bahwa sudut keselarasan roda sudah berubah, yang bisa disebabkan oleh Long Tie Rod yang bengkok atau Bushing yang pecah. 4. Ban Habis Tidak Merata Perhatikan permukaan ban mobil Anda. Jika sisi bagian dalam lebih tipis daripada bagian luar (atau sebaliknya), atau terdapat benjolan (makan ban), itu adalah indikator bahwa Shockbreaker sudah mati atau sistem camber roda sudah tidak akurat. 5. Ayunan Mobil Terasa Berlebih (Bouncing) Cobalah tekan bagian depan atau belakang mobil saat berhenti. Jika mobil berayun lebih dari dua kali sebelum diam, artinya Shockbreaker Anda sudah kehilangan daya redamnya. Di jalan raya, ini akan terasa seperti mobil limbung atau "mantul-mantul" setelah melewati gundukan. 6. Kebocoran Oli pada Shockbreaker Cek secara visual pada batang piston shockbreaker. Jika terlihat rembesan oli yang basah dan berdebu, itu tandanya seal sudah bocor. Shockbreaker yang bocor tidak dapat diperbaiki secara maksimal dan sangat disarankan untuk diganti sepasang. 7. Posisi Mobil Terlihat Miring Jika Anda memarkir mobil di tempat yang rata namun bodi mobil terlihat miring ke satu sisi, kemungkinan besar per (coil spring) sudah lemah atau ada bushing yang hancur total di salah satu sisi. 8. Rem Terasa Kurang Pakem atau Bergetar Kaki-kaki yang rusak mempengaruhi stabilitas saat pengereman. Jika saat mengerem mobil terasa membuang ke samping atau pedal rem bergetar hebat, periksa kondisi disc brake dan kaitan kaki-kaki yang menopangnya. Mengenal Komponen Utama Kaki-Kaki Mobil Untuk memahami kerusakan lebih dalam, Anda perlu mengenal "aktor" di balik sistem suspensi ini: Komponen Fungsi Utama Gejala Kerusakan Shockbreaker Meredam guncangan dari jalan. Mobil limbung, bocor oli, bunyi gluduk. Ball Joint Penghubung antara as roda dengan arm. Setir sulit dikendalikan, bunyi kriet-kriet. Tie Rod / End Meneruskan gerakan kemudi ke roda. Setir bergetar, roda goyang saat didongkrak. Bushing Arm Meredam getaran antar logam. Bunyi keras saat lewat jalan rusak, mobil melayang. Bearing Roda Memastikan roda berputar lancar. Bunyi mendengung saat kecepatan tinggi. Penyebab Utama Kerusakan Kaki-Kaki Sering Menghajar Lubang dengan Kecepatan Tinggi: Beban kejut yang ekstrem adalah musuh utama sistem suspensi. Beban Muatan Berlebih (Overload): Memaksa mobil membawa beban di luar kapasitas akan mempercepat lemahnya per dan shockbreaker. Faktor Usia Kendaraan: Karet-karet (bushings) memiliki masa pakai sekitar 3-5 tahun atau 50.000 - 80.000 km. Modifikasi yang Salah: Mengganti velg yang terlalu besar atau memotong per tanpa perhitungan teknis yang benar. Tips Perawatan agar Kaki-Kaki Awet Hindari Lubang: Jika terpaksa melewati jalan rusak, kurangi kecepatan secara signifikan. Rutin Spooring dan Balancing: Lakukan setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali untuk memastikan sudut roda tetap presisi. Cuci Kolong Mobil: Kotoran dan lumpur yang menempel dapat mempercepat korosi pada komponen logam dan merusak karet. Cek Tekanan Angin Ban: Tekanan yang tidak sesuai membuat beban kerja kaki-kaki menjadi lebih berat. Estimasi Biaya Perbaikan (Ilustrasi) Biaya sangat bergantung pada jenis mobil (Jepang vs Eropa). Namun secara umum: Ganti Shockbreaker (Sepasang): Rp 1.500.000 - Rp 4.000.000. Ganti Tie Rod & Ball Joint: Rp 500.000 - Rp 1.200.000. Ganti Bushing Arm: Rp 200.000 - Rp 800.000. Jasa Spooring & Balancing: Rp 250.000 - Rp 500.000. FAQ: Pertanyaan Terpopuler Seputar Kaki-Kaki Mobil Q: Apakah shockbreaker bocor bisa disuntik (direkondisi)? A: Meskipun banyak bengkel menawarkan jasa suntik oli shockbreaker, hal ini tidak direkomendasikan untuk jangka panjang. Kualitas redamnya tidak akan pernah sama dengan standarnya, dan biasanya hanya bertahan 1-3 bulan. Kenyamanan dan keselamatan Anda jauh lebih berharga daripada selisih harga tersebut. Q: Kapan waktu terbaik untuk melakukan spooring? A: Lakukan spooring jika Anda merasa setir tidak lurus, mobil menarik ke satu arah, setelah mengganti ban baru, atau setelah melakukan pembongkaran komponen kaki-kaki lainnya. Q: Berapa lama umur pakai kaki-kaki mobil secara normal? A: Secara umum, komponen kaki-kaki mulai menunjukkan keausan pada jarak tempuh 60.000 hingga 100.000 kilometer, tergantung pada kondisi jalan yang sering dilalui. Q: Apa dampaknya jika kaki-kaki yang rusak dibiarkan terus-menerus? A: Dampak paling nyata adalah ban akan gundul tidak merata dalam waktu singkat (boros biaya ban). Dampak paling berbahaya adalah patahnya as roda atau ball joint saat melaju kencang yang bisa menyebabkan kecelakaan. Q: Mengapa ada bunyi "duk" saat setir diputar mentok? A: Biasanya masalah ada pada CV Joint (untuk mobil penggerak roda depan/FWD) atau masalah pada Rack Steer. Segera periksa ke bengkel spesialis setir. Kesimpulan Kaki-kaki mobil adalah investasi kenyamanan dan keselamatan. Jangan menunggu sampai mobil terasa tidak enak dikendarai untuk melakukan pengecekan. Dengan memahami ciri-ciri kaki-kaki mobil mulai rusak di atas, Anda bisa melakukan langkah preventif dan menghemat biaya perawatan jangka panjang. Segera kunjungi bengkel spesialis kaki-kaki terpercaya jika Anda merasakan salah satu gejala di atas! [Xan/YS] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait info otomotif tips otomotif tips perawatan mobil tips perawatan kaki-kaki mobil perawatan kaki-kaki kaki-kaki mobil rusak ciri kaki-kaki mobil rusak shock breaker bocor Kaki-kaki Mobil Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Ciri-Ciri Kaki-Kaki Mobil Mulai Rusak, Ketahui Cara Mengeceknya Sendiri Panduan Pembeli Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 17 April 2026 10:46 Ciri-ciri kaki-kaki mobil mulai rusak cukup beragam. Jika ada di antaranya yang sudah Anda rasakan, segera bawa mobil Anda ke bengkel untuk pemeriksaan atau perbaikan lebih lanjut. Sistem suspensi atau yang lebih akrab disebut kaki-kaki mobil adalah komponen krusial yang menentukan kenyamanan, stabilitas, dan keamanan berkendara. Sayangnya, sebagian pemilik mobil kerap mengabaikan kondisinya hingga kerusakan menjadi parah dan memicu biaya perbaikan yang membengkak. Padahal, sebenarnya ciri-ciri kaki-kaki mobil mulai rusak sebenarnya sudah muncul sejak lama. Artikel terkait Tips Modifikasi Mobil Ceper untuk Harian, ‘Ganteng’ Maksimal tapi Tetap Nyaman Panduan Pembeli 30 April 2026 Mengenal Metode Rebuild Kaki-Kaki Mobil, Apa Bedanya dengan Servis Kaki-Kaki Biasa? Panduan Pembeli 15 March 2026 Panduan Perawatan Berkala Mobil: Kendaraan Jarang Dipakai Harus Tetap Service Rutin? Panduan Pembeli 04 March 2026 Mengenali ciri-ciri kaki-kaki mobil mulai rusak sejak dini bukan hanya soal menjaga kenyamanan dari guncangan, tetapi juga mencegah risiko kecelakaan fatal akibat hilangnya kendali saat kecepatan tinggi. Melalui artikel ini, kita bersama-sama akan membedah secara mendalam tanda-tanda kerusakan, komponen yang terlibat, hingga estimasi biaya perbaikannya berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber. Dengan demikian, setiap pengemudi mobil bisa lebih peka lagi terhadap ciri-ciri kaki-kaki mobil mulai rusak. Mengapa Menjaga Kaki-Kaki Mobil Itu Penting? Kaki-kaki mobil bukan sekadar penyangga beban. Ia bekerja sebagai sistem peredam guncangan dan penjaga traksi ban terhadap permukaan jalan. Ketika komponen ini aus, fungsi pengereman tidak akan maksimal, ban akan cepat habis tidak merata, dan setir menjadi sulit dikendalikan. Menurut para ahli mekanik, kerusakan pada satu bagian kaki-kaki yang dibiarkan akan merembet ke komponen lainnya karena beban kerja yang tidak seimbang. 8 Ciri-Ciri Kaki-Kaki Mobil Mulai Rusak yang Wajib Diketahui Berikut adalah tanda-tanda fisik dan mekanis yang harus Anda waspadai saat berkendara: 1. Muncul Bunyi Berisik yang Asing (Gledak-Gluduk) Tanda paling umum adalah munculnya suara abnormal saat mobil melewati jalan berlubang, polisi tidur, atau permukaan yang tidak rata. Bunyi "Gluduk": Biasanya menandakan kerusakan pada Shockbreaker atau Bushings. Bunyi "Kriet-Kriet": Seringkali berasal dari karet suspensi yang sudah getas atau kering. Bunyi Ketukan Logam: Mengindikasikan Ball Joint atau Tie Rod yang sudah oblak (longgar). 2. Setir Terasa Bergetar atau Melayang Jika Anda merasakan getaran pada roda kemudi saat melaju di kecepatan tertentu (biasanya di atas 80 km/jam), itu adalah indikasi kuat adanya masalah pada sektor kaki-kaki. Selain itu, jika setir terasa "melayang" atau tidak presisi saat bermanuver, kemungkinan besar Tie Rod End atau Rack Steer Anda sudah aus. 3. Mobil Narik ke Satu Arah (Spooring Berubah) Pernahkah Anda melepas setir sejenak di jalan lurus dan mobil langsung berbelok sendiri ke kiri atau kanan? Ini disebut sebagai gejala pulling. Hal ini menunjukkan bahwa sudut keselarasan roda sudah berubah, yang bisa disebabkan oleh Long Tie Rod yang bengkok atau Bushing yang pecah. 4. Ban Habis Tidak Merata Perhatikan permukaan ban mobil Anda. Jika sisi bagian dalam lebih tipis daripada bagian luar (atau sebaliknya), atau terdapat benjolan (makan ban), itu adalah indikator bahwa Shockbreaker sudah mati atau sistem camber roda sudah tidak akurat. 5. Ayunan Mobil Terasa Berlebih (Bouncing) Cobalah tekan bagian depan atau belakang mobil saat berhenti. Jika mobil berayun lebih dari dua kali sebelum diam, artinya Shockbreaker Anda sudah kehilangan daya redamnya. Di jalan raya, ini akan terasa seperti mobil limbung atau "mantul-mantul" setelah melewati gundukan. 6. Kebocoran Oli pada Shockbreaker Cek secara visual pada batang piston shockbreaker. Jika terlihat rembesan oli yang basah dan berdebu, itu tandanya seal sudah bocor. Shockbreaker yang bocor tidak dapat diperbaiki secara maksimal dan sangat disarankan untuk diganti sepasang. 7. Posisi Mobil Terlihat Miring Jika Anda memarkir mobil di tempat yang rata namun bodi mobil terlihat miring ke satu sisi, kemungkinan besar per (coil spring) sudah lemah atau ada bushing yang hancur total di salah satu sisi. 8. Rem Terasa Kurang Pakem atau Bergetar Kaki-kaki yang rusak mempengaruhi stabilitas saat pengereman. Jika saat mengerem mobil terasa membuang ke samping atau pedal rem bergetar hebat, periksa kondisi disc brake dan kaitan kaki-kaki yang menopangnya. Mengenal Komponen Utama Kaki-Kaki Mobil Untuk memahami kerusakan lebih dalam, Anda perlu mengenal "aktor" di balik sistem suspensi ini: Komponen Fungsi Utama Gejala Kerusakan Shockbreaker Meredam guncangan dari jalan. Mobil limbung, bocor oli, bunyi gluduk. Ball Joint Penghubung antara as roda dengan arm. Setir sulit dikendalikan, bunyi kriet-kriet. Tie Rod / End Meneruskan gerakan kemudi ke roda. Setir bergetar, roda goyang saat didongkrak. Bushing Arm Meredam getaran antar logam. Bunyi keras saat lewat jalan rusak, mobil melayang. Bearing Roda Memastikan roda berputar lancar. Bunyi mendengung saat kecepatan tinggi. Penyebab Utama Kerusakan Kaki-Kaki Sering Menghajar Lubang dengan Kecepatan Tinggi: Beban kejut yang ekstrem adalah musuh utama sistem suspensi. Beban Muatan Berlebih (Overload): Memaksa mobil membawa beban di luar kapasitas akan mempercepat lemahnya per dan shockbreaker. Faktor Usia Kendaraan: Karet-karet (bushings) memiliki masa pakai sekitar 3-5 tahun atau 50.000 - 80.000 km. Modifikasi yang Salah: Mengganti velg yang terlalu besar atau memotong per tanpa perhitungan teknis yang benar. Tips Perawatan agar Kaki-Kaki Awet Hindari Lubang: Jika terpaksa melewati jalan rusak, kurangi kecepatan secara signifikan. Rutin Spooring dan Balancing: Lakukan setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali untuk memastikan sudut roda tetap presisi. Cuci Kolong Mobil: Kotoran dan lumpur yang menempel dapat mempercepat korosi pada komponen logam dan merusak karet. Cek Tekanan Angin Ban: Tekanan yang tidak sesuai membuat beban kerja kaki-kaki menjadi lebih berat. Estimasi Biaya Perbaikan (Ilustrasi) Biaya sangat bergantung pada jenis mobil (Jepang vs Eropa). Namun secara umum: Ganti Shockbreaker (Sepasang): Rp 1.500.000 - Rp 4.000.000. Ganti Tie Rod & Ball Joint: Rp 500.000 - Rp 1.200.000. Ganti Bushing Arm: Rp 200.000 - Rp 800.000. Jasa Spooring & Balancing: Rp 250.000 - Rp 500.000. FAQ: Pertanyaan Terpopuler Seputar Kaki-Kaki Mobil Q: Apakah shockbreaker bocor bisa disuntik (direkondisi)? A: Meskipun banyak bengkel menawarkan jasa suntik oli shockbreaker, hal ini tidak direkomendasikan untuk jangka panjang. Kualitas redamnya tidak akan pernah sama dengan standarnya, dan biasanya hanya bertahan 1-3 bulan. Kenyamanan dan keselamatan Anda jauh lebih berharga daripada selisih harga tersebut. Q: Kapan waktu terbaik untuk melakukan spooring? A: Lakukan spooring jika Anda merasa setir tidak lurus, mobil menarik ke satu arah, setelah mengganti ban baru, atau setelah melakukan pembongkaran komponen kaki-kaki lainnya. Q: Berapa lama umur pakai kaki-kaki mobil secara normal? A: Secara umum, komponen kaki-kaki mulai menunjukkan keausan pada jarak tempuh 60.000 hingga 100.000 kilometer, tergantung pada kondisi jalan yang sering dilalui. Q: Apa dampaknya jika kaki-kaki yang rusak dibiarkan terus-menerus? A: Dampak paling nyata adalah ban akan gundul tidak merata dalam waktu singkat (boros biaya ban). Dampak paling berbahaya adalah patahnya as roda atau ball joint saat melaju kencang yang bisa menyebabkan kecelakaan. Q: Mengapa ada bunyi "duk" saat setir diputar mentok? A: Biasanya masalah ada pada CV Joint (untuk mobil penggerak roda depan/FWD) atau masalah pada Rack Steer. Segera periksa ke bengkel spesialis setir. Kesimpulan Kaki-kaki mobil adalah investasi kenyamanan dan keselamatan. Jangan menunggu sampai mobil terasa tidak enak dikendarai untuk melakukan pengecekan. Dengan memahami ciri-ciri kaki-kaki mobil mulai rusak di atas, Anda bisa melakukan langkah preventif dan menghemat biaya perawatan jangka panjang. Segera kunjungi bengkel spesialis kaki-kaki terpercaya jika Anda merasakan salah satu gejala di atas! [Xan/YS] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait info otomotif tips otomotif tips perawatan mobil tips perawatan kaki-kaki mobil perawatan kaki-kaki kaki-kaki mobil rusak ciri kaki-kaki mobil rusak shock breaker bocor Kaki-kaki Mobil
Tips Modifikasi Mobil Ceper untuk Harian, ‘Ganteng’ Maksimal tapi Tetap Nyaman Panduan Pembeli 30 April 2026
Mengenal Metode Rebuild Kaki-Kaki Mobil, Apa Bedanya dengan Servis Kaki-Kaki Biasa? Panduan Pembeli 15 March 2026
Panduan Perawatan Berkala Mobil: Kendaraan Jarang Dipakai Harus Tetap Service Rutin? Panduan Pembeli 04 March 2026
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...