Cara Memegang Setir Mobil Ternyata Bisa Menggambarkan Kepribadian, Anda Tipe yang Mana?

Berita Otomotif

Cara Memegang Setir Mobil Ternyata Bisa Menggambarkan Kepribadian, Anda Tipe yang Mana?

Pernah memperhatikan bagaimana Anda memegang setir saat mengemudi? Sebagian orang menggenggam kuat dengan kedua tangan, ada yang lebih nyaman menggunakan satu tangan, sementara lainnya cenderung memegang bagian atas atau bawah setir.

Menariknya, kebiasaan sederhana tersebut sering dijadikan bahan tes kepribadian yang viral di media sosial. Konon, cara seseorang memegang setir bisa mencerminkan sifat asli, mulai dari orang yang rasional, perfeksionis, santai, hingga sosok yang suka menjadi penengah.

Meski terdengar menarik, perlu dipahami bahwa tes seperti ini lebih bersifat hiburan daripada alat psikologi yang dapat dijadikan acuan ilmiah. Namun, tidak ada salahnya mencoba melihat apakah gambaran tersebut sesuai dengan kepribadian Anda.

Berikut beberapa tipe kepribadian yang sering dikaitkan dengan cara memegang setir mobil.

1. Memegang Setir dengan Gaya Minimalis

Jika Anda cenderung memegang setir dengan satu tangan secara santai dan tidak berlebihan, banyak tes kepribadian menyebut Anda sebagai pribadi minimalis.

Orang dengan karakter ini biasanya tidak menyukai sesuatu yang rumit. Mereka lebih memilih hidup sederhana, memiliki sedikit teman dekat yang benar-benar dipercaya dibanding banyak kenalan.

Mereka juga dikenal tidak terlalu menyukai drama dalam kehidupan sehari-hari. Fokus utama mereka adalah kenyamanan, ketenangan, dan hubungan yang berkualitas.

Walaupun terlihat sederhana, orang bertipe minimalis biasanya cukup percaya diri dan tidak mudah terpengaruh penilaian orang lain.

2. Tangan Kiri di Atas, Tangan Kanan di Bawah

Posisi ini sering dikaitkan dengan pribadi yang logis atau rasional. Orang dengan karakter seperti ini cenderung mengandalkan akal sehat ketika mengambil keputusan. Mereka tidak mudah terbawa emosi dan lebih suka menganalisis situasi sebelum bertindak.

Tak heran jika teman atau keluarga sering meminta pendapat mereka ketika menghadapi masalah penting. Mereka dianggap mampu memberikan solusi yang realistis.

Meski demikian, orang yang sangat rasional terkadang memiliki suasana hati yang mudah berubah. Namun, umumnya mereka cukup mampu mengendalikan emosi sehingga tidak berdampak besar terhadap orang di sekitarnya. 

3. Kedua Tangan Berada di Tengah Setir

Jika kebiasaan Anda adalah memegang bagian tengah setir atau dekat area klakson, beberapa tes kepribadian menggambarkan Anda sebagai pembawa kedamaian.

Karakter ini dikenal tidak menyukai konflik. Mereka lebih memilih menyelesaikan masalah melalui diskusi dibanding adu emosi. Dalam lingkungan kerja maupun keluarga, mereka sering menjadi penengah ketika terjadi perselisihan.

Orang dengan karakter ini juga umumnya memiliki empati tinggi dan berusaha memahami sudut pandang orang lain sebelum memberikan penilaian.

4. Kedua Tangan di Samping Setir

Posisi ini menyerupai gaya mengemudi yang dianjurkan banyak instruktur, yakni kedua tangan berada di sisi kanan dan kiri setir. Tes kepribadian sering mengaitkannya dengan sosok perfeksionis.

Mereka senang mengikuti aturan, memperhatikan detail, dan berusaha menyelesaikan pekerjaan sebaik mungkin. Jika diberi tanggung jawab, mereka akan mengerjakannya secara serius.

Namun di sisi lain, sifat perfeksionis terkadang membuat mereka sulit merasa puas terhadap hasil kerja sendiri.

Menariknya, posisi tangan seperti ini juga memang direkomendasikan dari sisi keselamatan karena memberikan kontrol kendaraan yang lebih baik dibanding memegang setir dengan satu tangan.  

5. Memegang Bagian Atas Setir

Sebagian pengemudi lebih nyaman meletakkan kedua tangan di bagian atas setir. Dalam tes kepribadian populer, gaya ini menggambarkan sosok petualang.

Mereka senang mencoba pengalaman baru, tidak mudah takut menghadapi tantangan, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Orang seperti ini juga biasanya mudah beradaptasi ketika berada di lingkungan baru. Mereka menyukai kebebasan dan tidak terlalu nyaman jika hidup dipenuhi aturan yang terlalu ketat.

6. Menggenggam Setir dengan Kuat

Ada pula pengemudi yang selalu menggenggam setir dengan erat, bahkan ketika jalanan sedang lengang. Karakter ini sering dikaitkan dengan pribadi yang berhati-hati.

Mereka cenderung mempersiapkan segala sesuatu secara matang sebelum bertindak. Risiko selalu diperhitungkan sehingga jarang mengambil keputusan secara tergesa-gesa.

Dalam pekerjaan, mereka dikenal disiplin dan dapat diandalkan. Meski demikian, sifat terlalu berhati-hati kadang membuat mereka membutuhkan waktu lebih lama dalam mengambil keputusan.

7. Satu Tangan di Bagian Bawah Setir

Gaya ini cukup sering ditemui pada pengemudi berpengalaman. Tes kepribadian menyebut mereka sebagai pribadi santai, percaya diri, dan tidak mudah panik.

Mereka menikmati hidup apa adanya serta tidak terlalu memikirkan hal-hal kecil.

Namun, dari sisi keselamatan berkendara, posisi ini sebenarnya kurang disarankan karena membuat kemampuan mengendalikan mobil saat terjadi keadaan darurat menjadi berkurang.  

Apakah Tes Ini Benar Secara Ilmiah?

Jawabannya, belum tentu. Hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa posisi tangan saat memegang setir dapat secara akurat menentukan kepribadian seseorang.

Psikologi modern menggunakan metode yang jauh lebih kompleks untuk mengukur karakter seseorang, misalnya melalui tes kepribadian yang telah divalidasi secara ilmiah. Sementara itu, kebiasaan memegang setir bisa dipengaruhi banyak faktor, seperti kenyamanan, jenis mobil, pengalaman mengemudi, kondisi jalan, hingga kebiasaan yang terbentuk selama bertahun-tahun.

Di sisi lain, sejumlah penelitian memang menunjukkan bahwa gaya mengemudi dapat mencerminkan kecenderungan perilaku tertentu, misalnya pengemudi yang agresif, tenang, atau defensif. Namun hal tersebut dianalisis berdasarkan pola berkendara secara menyeluruh, bukan hanya posisi tangan di setir.  

Posisi Memegang Setir yang Paling Aman

Terlepas dari berbagai tes kepribadian, keselamatan tetap menjadi prioritas. Banyak instruktur mengemudi maupun lembaga keselamatan menyarankan posisi tangan pada arah jam 9 dan jam 3.

Posisi ini memberikan beberapa keuntungan, seperti:

  • Kendali mobil lebih stabil.
  • Memudahkan manuver ketika menghindari bahaya.
  • Mengurangi risiko cedera akibat airbag dibanding posisi tangan di bagian atas setir.
  • Membuat pengemudi lebih siap menghadapi situasi darurat.  

Karena itu, meskipun Anda terbiasa mengemudi dengan satu tangan, sesekali biasakan kembali menggunakan kedua tangan terutama saat melaju di jalan tol, kondisi hujan, atau lalu lintas padat.

FAQ

Q: Apakah cara memegang setir benar-benar bisa menunjukkan kepribadian?

A: Tidak secara ilmiah. Tes ini lebih bersifat hiburan dan belum dapat dijadikan alat untuk menilai karakter seseorang secara akurat.

Q: Mengapa banyak orang merasa hasil tes ini cocok?

A: Karena deskripsi yang diberikan umumnya bersifat umum sehingga banyak orang merasa memiliki kemiripan dengan hasil tersebut.

Q: Posisi memegang setir yang paling aman bagaimana?

A: Posisi jam 9 dan jam 3 merupakan yang paling direkomendasikan karena memberikan kontrol kendaraan yang lebih baik.

Q: Apakah mengemudi dengan satu tangan berbahaya?

A: Dalam kondisi tertentu mungkin tidak menimbulkan masalah, tetapi saat harus melakukan manuver mendadak, kemampuan mengendalikan mobil menjadi lebih terbatas sehingga kurang disarankan.

Q: Apakah gaya mengemudi bisa mencerminkan karakter seseorang?

A: Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pola mengemudi dengan kecenderungan perilaku tertentu. Namun penilaiannya dilakukan dari banyak aspek, bukan hanya cara memegang setir.  

Kesimpulan

Tes kepribadian berdasarkan cara memegang setir memang menarik untuk dicoba sebagai hiburan. Ada yang disebut sebagai pribadi rasional, minimalis, perfeksionis, pembawa kedamaian, hingga petualang berdasarkan posisi tangan saat mengemudi.

Namun, hasil tes tersebut sebaiknya tidak dianggap sebagai gambaran mutlak mengenai karakter seseorang. Kepribadian manusia jauh lebih kompleks dibanding sekadar kebiasaan memegang setir.

Yang jauh lebih penting adalah memastikan posisi tangan tetap benar saat berkendara. Dengan begitu, Anda tidak hanya lebih nyaman mengemudi, tetapi juga meningkatkan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

(YS)




Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang