Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Mobil Listrik Batalnya Investasi Baterai Mobil Listrik LG Jadi ‘Lampu Kuning’ Buat Indonesia? Batalnya Investasi Baterai Mobil Listrik LG Jadi ‘Lampu Kuning’ Buat Indonesia? Mobil Listrik Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 24 April 2025 13:49 JAKARTA – Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia) buka suara soal pembatalan investasi baterai mobil listrik LG di Indonesia. Apakah menurut mereka ini peringatan bahaya alias ‘lampu kuning’ bagi iklim investasi di Tanah Air? Seperti diberitakan sebelumnya, konsorsium yang dipimpin LG Energy Solution belum lama ini dilaporkan menarik komitmen investasi baterai mobil listrik bernilai total 11 triliun won (setara sekitar Rp130 triliun) dari Indonesia. Alasan mereka adalah ‘kondisi pasar dan lingkungan investasi’. Ketua Umum Periklindo Moeldoko, ketika dimintai tanggapan, melihatnya sebagai kebijakan internal perusahaan yang sudah mengkalkulasi berbagai aspek. “Memang, kondisi lingkungan globalnya belum menguntungkan. Mungkin itu juga salah satu pertimbangan,” ucapnya usai konferensi pers persiapan Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025, Selasa (22/4/2025) di Jakarta. Artikel terkait LG Batal Investasi Baterai Mobil Listrik di Indonesia! Apa Sebabnya? Mobil Listrik 22 April 2025 LG Keluar, Huayou Masuk! Investor Baterai Mobil Listrik Berganti dari Korsel ke China Mobil Listrik 25 April 2025 Gelar Pameran Mobil Listrik PEVS 2022, Moeldoko: BBM Naik, Siapa Takut? Berita Otomotif 11 July 2022 Malahan, lanjut Moeldoko, bisa jadi ada pelaku industri mobil listrik di Indonesia yang senang dengan keputusan raksasa teknologi Korea Selatan tersebut. Bagaimana pun, di pasar otomotif Indonesia ada persaingan bisnis yang diisi oleh berbagai pihak. Di sisi lain, ia berharap pemerintah tetap dapat menciptakan iklim investasi yang positif di dalam negeri. “Jadi, mungkin ada pabrikan yang senang karena mengurangi persaingan dan sebagainya. Tapi, bagi (pemerintah) Indonesia, saya pikir tetap menciptakan iklim investasi sebaik-baiknya,” tandasnya. Periklindo, sebut Moeldoko, beranggapan keputusan LG belum dapat dilihat sebagai peringatan bahaya bagi upaya pemerintah mengundang penanaman modal asing ke Indonesia. Pasalnya, yang mencabut rencana investasi dari sektor kendaraan listrik sejauh ini baru satu korporasi. “Enggak, belum bisa dikatakan ‘lampu kuning’ karena itu baru satu perusahaan. Tap, kalau massif, itu mungkin (bisa dipertanyakan) ada apa. Kalau satu perusahaan yang melakukannya di tengah-tengah lingkungan global seperti ini, sulit untuk disimpulkan (peringatan bahaya),” pikir Panglima TNI 2013-2015 ini. Sebaliknya, Moeldoko percaya semangat investasi para pelaku usaha di pasar kendaraan listrik Indonesia masih besar. Ini terlihat dari semakin banyaknya merek yang berpartisipasi dalam PEVS 2025 yang siap berlangsung pada 29 April-4 Mei mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta. “Pesertanya semua semangat dan semakin banyak. Nah, ini sebuah indikasi,” tukas dia. PEVS 2025 bakal diikuti 130 merek kendaraan listrik beserta industri pendukungnya. Mayoritas adalah merek mobil listrik atau motor listrik asal China, tapi ada juga yang berasal dari luar ‘Negeri Tirai Bambu’. Di antaranya Hyundai, BMW, MINI di sektor roda empat serta Honda plus Kawasaki di sektor roda dua. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait LG baterai mobil listrik Mobil Listrik pabrik baterai mobil listrik Periklindo PEVS 2025 Moeldoko Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Batalnya Investasi Baterai Mobil Listrik LG Jadi ‘Lampu Kuning’ Buat Indonesia? Mobil Listrik Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 24 April 2025 13:49 JAKARTA – Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia) buka suara soal pembatalan investasi baterai mobil listrik LG di Indonesia. Apakah menurut mereka ini peringatan bahaya alias ‘lampu kuning’ bagi iklim investasi di Tanah Air? Seperti diberitakan sebelumnya, konsorsium yang dipimpin LG Energy Solution belum lama ini dilaporkan menarik komitmen investasi baterai mobil listrik bernilai total 11 triliun won (setara sekitar Rp130 triliun) dari Indonesia. Alasan mereka adalah ‘kondisi pasar dan lingkungan investasi’. Ketua Umum Periklindo Moeldoko, ketika dimintai tanggapan, melihatnya sebagai kebijakan internal perusahaan yang sudah mengkalkulasi berbagai aspek. “Memang, kondisi lingkungan globalnya belum menguntungkan. Mungkin itu juga salah satu pertimbangan,” ucapnya usai konferensi pers persiapan Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025, Selasa (22/4/2025) di Jakarta. Artikel terkait LG Batal Investasi Baterai Mobil Listrik di Indonesia! Apa Sebabnya? Mobil Listrik 22 April 2025 LG Keluar, Huayou Masuk! Investor Baterai Mobil Listrik Berganti dari Korsel ke China Mobil Listrik 25 April 2025 Gelar Pameran Mobil Listrik PEVS 2022, Moeldoko: BBM Naik, Siapa Takut? Berita Otomotif 11 July 2022 Malahan, lanjut Moeldoko, bisa jadi ada pelaku industri mobil listrik di Indonesia yang senang dengan keputusan raksasa teknologi Korea Selatan tersebut. Bagaimana pun, di pasar otomotif Indonesia ada persaingan bisnis yang diisi oleh berbagai pihak. Di sisi lain, ia berharap pemerintah tetap dapat menciptakan iklim investasi yang positif di dalam negeri. “Jadi, mungkin ada pabrikan yang senang karena mengurangi persaingan dan sebagainya. Tapi, bagi (pemerintah) Indonesia, saya pikir tetap menciptakan iklim investasi sebaik-baiknya,” tandasnya. Periklindo, sebut Moeldoko, beranggapan keputusan LG belum dapat dilihat sebagai peringatan bahaya bagi upaya pemerintah mengundang penanaman modal asing ke Indonesia. Pasalnya, yang mencabut rencana investasi dari sektor kendaraan listrik sejauh ini baru satu korporasi. “Enggak, belum bisa dikatakan ‘lampu kuning’ karena itu baru satu perusahaan. Tap, kalau massif, itu mungkin (bisa dipertanyakan) ada apa. Kalau satu perusahaan yang melakukannya di tengah-tengah lingkungan global seperti ini, sulit untuk disimpulkan (peringatan bahaya),” pikir Panglima TNI 2013-2015 ini. Sebaliknya, Moeldoko percaya semangat investasi para pelaku usaha di pasar kendaraan listrik Indonesia masih besar. Ini terlihat dari semakin banyaknya merek yang berpartisipasi dalam PEVS 2025 yang siap berlangsung pada 29 April-4 Mei mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta. “Pesertanya semua semangat dan semakin banyak. Nah, ini sebuah indikasi,” tukas dia. PEVS 2025 bakal diikuti 130 merek kendaraan listrik beserta industri pendukungnya. Mayoritas adalah merek mobil listrik atau motor listrik asal China, tapi ada juga yang berasal dari luar ‘Negeri Tirai Bambu’. Di antaranya Hyundai, BMW, MINI di sektor roda empat serta Honda plus Kawasaki di sektor roda dua. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait LG baterai mobil listrik Mobil Listrik pabrik baterai mobil listrik Periklindo PEVS 2025 Moeldoko
LG Keluar, Huayou Masuk! Investor Baterai Mobil Listrik Berganti dari Korsel ke China Mobil Listrik 25 April 2025
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...