Baru Punya Mobil Bekas, Begini Cara Merawat Secara Berkala

Panduan Pembeli

Baru Punya Mobil Bekas, Begini Cara Merawat Secara Berkala

Jika kamu baru memiliki mobil, khususnya mobil bekas, tentu perlu tahu cara merawat secara berkala. Tujuan perawatan rutin agar mobil awet, tetap prima dalam jangka waktu lama, serta memiliki nilai jual terbaik.

Dari sisi ekonomi, mobil merupakan durable goods, alias benda yang memiliki manfaat selama periode waktu yang panjang. Seperti manusia, mobil juga perlu dirawat agar tetap sehat. 

Perawatan mobil ada yang harus dilakukan setiap hari. Ada pula jenis perawatan yang bisa dilakukan setiap bulan atau dalam jangka waktu tertentu.

Perawatan mobil ialah aktivitas yang boleh dilakukan oleh siapa saja, entah itu laki-laki atau perempuan. Kamu tidak harus paham mesin mobil secara detail untuk merawatnya. Cukup lakukan perawatan sederhana di rumah sehingga kendaraan kesayangan lebih awet atau tahan lama.

Manfaat merawat mobil juga akan kamu nikmati saat hendak menggunakannya terutama perjalanan jarak jauh. Mobil bisa terus dikendarai dalam jarak yang cukup jauh tanpa kendala apapun. Hal ini juga akan mencegah kecelakaan lalu lintas akibat gangguan mesin. 

Kali ini kami akan memaparkan beragam tips menarik seputar bagaimana cara merawat mobil bagi pemula. Simak ulasannya berikut ini.

Cara Merawat Mobil Setiap Hari atau Setiap Minggu


Rutin Memanaskan Mesin Minimal Tiga Hari Seminggu 

Cara merawat mobil yang perlu diketahui oleh pemula adalah rutin memanaskan mesin. Perawatan ini perlu dilakukan minimal 3 kali dalam satu minggu meskipun mobil jarang digunakan.

Saat memanaskan mesin mobil, sebaiknya nyalakan mesin setiap harinya kurang lebih selama 1 menit. Anda bisa memposisikan transmisi mobil di posisi netral tanpa menghidupkan pendingin/ AC.

Memanaskan mobil secara rutin dapat menjaga kualitas oli. Oli dalam mesin juga tidak akan mengendap karena sering bersirkulasi dan tetap melumasi setiap komponen mesin dengan baik. Mesin mobil pun tidak akan cepat mengalami kerusakan.

Apabila mesinnya tidak dinyalakan dalam waktu lama, oli akan mengendap. Begitu mesin dinyalakan, komponen mesin yang seharusnya terlumasi oli akhirnya tidak terlumasi dengan baik. 

Hal tersebut akhirnya akan menyebabkan keausan dan membuat mesin lebih cepat rusak. Oleh karena itu bila kamu jarang berkendara, luangkan waktu setiap minggunya untuk memanaskan mesin.

Pemeriksaan Lampu Saat Mobil Sedang Dipanasi

Saat sedang memanasi mesin mobil, kita bisa manfaatkan waktu ketika mesin menyala untuk mengecek berbagai komponen. Tidak ada salahnya untuk memeriksa fungsi lampu-lampu mobil. 

Periksa secara menyeluruh mulai dari lampu bagian depan sampai lampu belakang termasuk lampu sein, hazard, dan lampu mundur. Pastikan semua lampu berfungsi secara normal, tanpa ada yang mati.

Jangan sampai saat berkendara di malam hari, sebagian lampu di mobil kamu tidak berfungsi. Kondisi ini tidak cuma membahayakan kamu, tetapi juga pengendara lain.

Lampu depan dan lampu belakang berguna dalam membantu daya pandang di malam hari, dan menjadikan mobil terlihat oleh pengguna jalan lainnya. Jangan lupa memeriksa juga lampu rem untuk menghindari kendaraan ditabrak dari belakang saat mengurangi laju.

Mengecek Komponen atau Mengisi Air Radiator dan Cairan Lain

Pemeriksaan selanjutnya yang bisa kita lakukan setelah memanaskan mesin yaitu memeriksa sistem rem. Pastikan sistem rem mobil bekerja dengan optimal demi keamanan ketika berkendara. Selain itu, cek juga kondisi minyak rem pada mobil.

Untuk bisa bekerja dengan optimal sebagai pendingin, radiator membutuhkan air, atau coolant.Pastikan bahwa radiator mobil kamu memiliki air atau coolant dalam jumlah yang dibutuhkan.

Jangan lupa juga untuk mengecek ketersediaan air dalam tabung pembersih kaca. Di saat turun hujan, wiper berikut cairan pembersih kaca memainkan peran yang penting. Jika kaca mobilmu buram, pasti kamu tidak akan merasa nyaman dan aman dalam berkendara.

Rutin Membersihkan Mobil Setiap Hari

Selain memanaskan mesin, baik untuk mobil baru maupun mobil lama yang wajib dilakukan adalah membersihkannya setiap hari. Setidaknya Anda harus mengelap bagian luar maupun dalam mobil agar tidak ada debu yang merusak cat.

Jika mobil akan lama atau jarang digunakan, maka tidak ada salahnya untuk menutup bagian luar mobil dengan sarung khusus mobil agar tidak mudah berdebu.

Mencuci Mobil Minimal Tiap Seminggu Minggu Sekali

Bila mobil rutin digunakan, maka harus rutin dicuci agar senantiasa bersih. Cuci mobil bisa dilakukan sendiri di rumah maupun mencucinya ke tempat cuci mobil agar lebih bersih. Bila kondisi musim kemarau, kita perlu mencuci mobil setidaknya dua minggu sekali. 

Namun saat musim hujan tiba dan hujan turun hampir setiap hari, maka ritual mencuci mobil perlu dilakukan setidaknya seminggu sekali. Tujuannya agar body mobil tidak rusak karena terguyur air hujan yang mengandung zat asam dan rentan menimbulkan jamur hingga karat.

Memeriksa Tekanan Ban Setiap Minggu

Ban menjadi komponen vital yang membuat pengendalian mobil tetap optimal. Untuk itu, ban harus diperiksa kondisinya maupun tekanan udaranya setiap seminggu sekali bila mobil digunakan setiap hari.

Kamu perlu menyesuaikan tekanan angin ban dengan rekomendasi pabrikan. Bila kurang angin, bisa ditambah ke tukang ban di SPBU atau tambal ban mobil. Tekanan ban yang ideal membuat berkendara merasa nyaman dalam berkendara. Bukan hanya itu, ban juga akan lebih awet.

Selain memperhatikan tekanan angin ban, periksa juga apakah ada benda yang menancap di bagian ban. Misalnya saja benda tajam atau kerikil. Benda semacam itu mampu merusak tapak ban hingga menimbulkan kebocoran halus.

Jangan lupa juga  memeriksa ketebalan telapak ban, usahakan alur kembangan ban tidak sampai di bawah standar Tread Wear Indicator (TWI). Tujuannya supaya mampu memelihara daya cengkeram ban.

Perawatan Rutin Tiap Enam Bulan, Ganti Oli dan Tune Up Perlu Dilakukan

Perawatan rutin lainnya yang harus dilakukan adalah mengganti oli mesin mobil. Kenapa harus ganti oli mesin mobil secara rutin? 

Tujuannya agar mesin atau komponen mobil lainnya dapat bekerja dengan lebih baik. Dengan demikian, performa mobil pun tetap optimal.

Oli pada mesin mobil sebaiknya diganti secara rutin setiap mobil sudah menempuh jarak maksimal 10 ribu kilometer. Untuk kondisi mobil yang digunakan setiap hari di jalan macet seperti Jakarta, periode penggantian oli perlu dilakukan setiap 5 ribu kilometer karena mesin bekerja lebih berat.

Periode ganti oli biasanya dilakukan bersamaan dengan servis rutin. Service mobil sangat penting dilakukan untuk memeriksa seluruh kondisi dan performa kendaraan.

Selain itu, service mobil rutin juga membuat Anda bisa mengetahui keadaan mobil secara keseluruhan, sehingga cepat tanggap ketika memang ada bagian yang harus diperbaiki atau bahkan diganti.

Memeriksa kualitas minyak rem dan oli transmisi setidaknya juga perlu dua kali setahun atau setiap servis rutin bagi mobil yang digunakan setiap hari. Bila kualitas cairannya tiba-tiba lebih jelek sebelum waktunya penggantian, maka jadi indikasi adanya kerusakan komponen.

Anda tidak perlu menunggu sampai waktunya ganti oli untuk memeriksa level cairan seperti minyak rem atau oli transmisi. Pemeriksaan rutin harian atau mingguan bisa mengantisipasi apabila volume cairan di bawah level yang semestinya.

Apabila cairan seperti minyak rem tiba-tiba turun di level yang rendah, dapat mengindikasikan masalah signifikan pada sistem pengereman kendaraan.

(YS)




Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang