Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi November 2019

Berita Otomotif

Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi November 2019

BEKASI - Tol Jakarta-Cikampek II direncanakan akan beroperasi penuh pada bukan November 2019 dan diyakini bisa mengurai kepadatan jalan tol Jakarta-Cikampek Existing.

Itu artinya, pada musim libur Natal dan Tahun Baru 2020 diharapkan kemacetan yang biasa terjadi di Tol Jakarta-Cikampek sudah berkurang. Bahkan, dengan adanya jalan tol ini maka perjalanan akan satu jam lebih cepat dibanding sebelumnya.

“Paling tidak 30 menit sampai 1 jam akan bertambah lebih cepat dengan beroperasinya tol elevated ini. Ini menjadi konsen kita bagaimana konektivitas Jakarta, Bandung, Kertajati dan Karawang bisa lebih baik,” ungkap Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan.

Sebelum beroperasi, rencananya Tol Jakarta-Cikampek II akan dilakukan ujicoba terlebih dahulu. Ujicoba tersebut termasuk mempersiapkan seluruh aspek keselamatan yang dinilai sangat penting karena Tol Jakarta-Cikampek II berada 6 meter di atas tanah.

"Saya berpesan kepada teman-teman saat mengoperasikan perlu diperhatikan safetynya. Mengingat ini di ketinggian 6 meter jadi hal-hal detail bisa dielaborasikan dan skenario," tutur Menhub.

Jasa Marga menyiapkan empat emergency plan di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek II, yaitu: Emergency opening, yang ditempatkan di 8 lokasi dengan jarak masing-masing 4 Km. Emergency bay ditempatkan sebanyak 2 titik di masing-masing jalur. Emergency access (tangga darurat), ditempatkan dimasing-masing emergency opening dan emergency bay. Terakhir, emergency exit, ditempatkan sebanyak 1 titik dimasing-masing jalur dan berlokasi di daerah Cibitung (km 27).

Ia juga mengatakan bahwa  hingga kini Kementerian Perhubungan masih mempertimbangkan apakah kendaraan lain selain golongan satu dapat melewati Tol elevated ini. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar