Hyundai akan Lebih Agresif lagi Luncurkan Mobil Hybrid Jika Ada Insentifnya
Mobil ListrikJAKARTA – Hyundai mengaku akan lebih agresif lagi dalam peluncuran produk berteknologi elektrifikasi, seandainya rencana pemberian insentif mobil hybrid pada 2025 benar-benar terealisasi.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah sedang menyusun stimulus untuk industri otomotif dan salah satunya adalah insentif mobil hybrid mulai 2025.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan hal tersebut dalam pembukaan Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 yang digelar pada 22 November-1 Desember kemarin di Serpong, Tangerang. Saat ini, insentif kendaraan elektrifikasi lebih berpihak pada mobil listrik murni.
Menanggapi wacana tersebut, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto mengatakan kalau tanpa insentif mobil hybrid pun, kehadiran lebih banyak mobil hybrid di negeri ini dari mereka atau pun dari merek-merek otomotif asal China tinggal menunggu waktu saja.
Apalagi, lanjutnya, prinsipal Hyundai di Korea Selatan sudah menegaskan komitmen memperbanyak lini produk mobil hybrid menjadi 14 model pada 2030. HMID akan mengikuti kebijakan itu pula.
Kalau insentif mobil hybrid benar-benar terbit pada 2025, sambung Soerjo, strategi produk Hyundai pun akan terpengaruh secara positif. Mereka dapat lebih ‘menyerang’ pasar mobil hybrid di Indonesia.
“Ya,” kata Soerjo menjawab pertanyaan Mobil123.com mengenai apakah Hyundai akan lebih agresif di pasar mobil hybrid dengan kehadiran insentif mulai 2025, dalam sesi wawancara terbatas pada Kamis (28/11/2024) di Jakarta.
Sekarang, jelas Soerjo, pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia sudah bagus. Termasuk penjualan mobil hybrid, meski pun tanpa kehadiran insentif.
“Kalau (mobil hybrid dan mobil listrik murni) digabungkan, komposisinya kira-kira 11-12 persen dari pasar. Nah, kalau bisa tembus 12 persen apalagi arah Kementerian Perindustrian mau lebih dari 30 persen, akan lebih baik,” aku mantan eksekutif Toyota Indonesia itu.
Hyundai memulai ‘serangan’ di pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia lewat mobil listrik murni terlebih dahulu pada 2020.
Kini, mereka sudah menjual Hyundai Ioniq 5, Hyundai Ioniq 5 N, Hyundai Ioniq 6, Hyundai Kona Electric, dan pada Desember 2024 nanti akan lanjut merilis Hyundai Kona Electric N Line.
Penetrasi Hyundai di segmen mobil hybrid Indonesia baru dimulai pada 2024, mengikuti arahan baru dari prinsipal. Pembuka jalan mereka ialah All New Santa Fe, dilanjutkan dengan All New Hyundai Tucson. [Xan]