Harga Final XPeng G6 Pro bakal Sama dengan Estimasi Awal atau Lebih Murah?
Mobil ListrikBANDUNG – Harga XPeng G6 Pro hingga saat ini masih berstatus estimasi. Apakah harga finalnya nanti bakal sama, turun, atau naik?
G6 Pro diperkenalkan dalam GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2025, dengan perkiraan harga Rp619 juta OTR (on the road) Jakarta. Prebooking atau pemesanan dari varian kedua XPeng G6 ini juga sudah dibuka.
Vice President of Marketing XPeng Indonesia Hari Arifianto belum bisa memastikan kapan peluncuran sekaligus pengumuman harga resmi G6 Pro mereka gelar. Terkait harga, sementara ini XPeng belum berpikir untuk mengutak-atik angka estimasi yang disampaikan dalam GIIAS 2025.
“Untuk saat ini kami masih berpegang dengan angka indikatifnya di Rp619 juta. Harapannya, sih, itu yang akan menjadi harga finalnya, ya, karena untuk proses transaksinya sendiri saat ini, kan, belum ada yang sudah dikirimkan ke konsumen,” ucap Hari di sela-sela Media Test Drive XPeng G6 Pro pada 29 September-1 Oktober 2025 di Bandung, Jawa Barat.
Proses distribusi kepada konsumen, lanjutnya, harus menunggu terlebih dahulu perakitan lokal dari G6 Pro. Rencananya, G6 Pro bakal menjadi satu-satunya varian XPeng G6 yang dirakit di pabrik PT Handal Indonesia Motor (HIM) Purwakarta, Jawa Barat mulai November 2025.
“Kami masih menunggu proses CKD (completely knocked down),” tukas Hari.
G6 Pro dan G6 Standard Range sebagai varian pertama sementara ini memiliki selisih harga Rp20 juta. Varian pertama XPeng G6 itu dipasarkan dengan banderol Rp599 juta OTR Jakarta.
Akan tetapi, perbedaan yang ditawarkan khususnya dari sisi fitur terbilang banyak.
Salah satunya yang paling signifikan ialah penambahan fitur Remote Auto Parking yang membuat G6 Pro bisa diperintahkan untuk parkir secara otomatis dari luar mobil, dengan hanya menggunakan smartphone (gawai pintar) plus aplikasi XPeng yang sudah dihubungkan dengan identitas pemilik serta nomor rangka kendaraannya.
XPeng G6 Pro juga punya Ventilated Seats with Cooler, Heater, and Massage Function. Baterainya juga lebih besar (66 kWh berbanding 80,8 kWh), dengan jarak tempuh lebih jauh (525 km WLTP Test berbanding 435 WLTP Test) plus sistem fast charging 10-80 persen lebih cepat pula (12 menit berbanding 20 menit). [Xan]