Berjuang Keluar dari Kebangkrutan, Neta Klaim Suplai Suku Cadang di Indonesia Aman

Mobil Listrik

JAKARTA – Prinsipal Neta di China sedang berjuang agar bisa selamat dari ancaman pailit. Meski begitu, suplai suku cadang untuk mobil-mobil listrik mereka di Indonesia diklaim tetap aman.

Hal itu ditegaskan oleh PT Neta Auto Indonesia. Menurut anak usaha Neta di Tanah Air tersebut, pihaknya hingga kini masih menjalin kerja sama dengan MAERSK dalam hal distribusi suku cadang.

“Kerja sama strategis antara NETA dan MAERSK merupakan wujud nyata dari komitmen kami dalam memberikan jaminan ketersediaan suku cadang dan pengiriman tepat waktu yang menyesuaikan kebutuhan kepada seluruh pelanggan NETA di Indonesia,” kata After Sales Director PT Neta Auto Indonesia Raditio Hutomo melalui keterangan resmi, Selasa (5/8/2025).

Sekadar mengingatkan, perusahaan induk Neta di China yang bernama Hozon New Energy Automobile Co., Ltd sejak 12 Juni 2025 sedang melakukan restrukturisasi untuk keluar dari kebangkrutan. Di antara beragam proses restrukturisasi itu adalah mencari investor baru serta pemulihan aktivitas produksi.

Lebih lanjut, kolaborasi Neta dengan MAERSK di Indonesia sendiri sudah terjalin sejak September 2023 silam. MAERSK sendiri merupakan perusahaan logistik global dengan reputasi yang kuat.

Tujuan dari kerja sama kedua pihak adalah untuk menjamin ketersediaan suku cadang, dimulai dari proses penerimaan-pengiriman dari luar negeri atau markas pusat Neta, manajemen logistik, hingga pengiriman ke seluruh diler resmi Neta di berbagai area di Indonesia.

“Melalui kolaborasi ini, kami bertujuan untuk menjaga atau memastikan proses rantai pasok suku cadang Mobil Listrik NETA berjalan secara efisien, cepat, dan transparan, sehingga pelanggan dapat dengan mudah mendapatkan suku cadang dengan ketersediaan yang terjamin dan berkualitas,” sebut Raditio lagi.

MAERSK akan membantu Neta dalam hal penyimpanan suku cadang fast moving maupun slow moving untuk kebutuhan servis berkala serta perbaikan.

Beragam komponen mobil listrik Neta itu misalnya adalah baterai, bemper, body parts, lampu-lampu, motor penggerak, modul-modul kelistrikan, hingga berbagai suku cadang lain yang dianggap penting.

Proses transportasi, logistik, penyimpanan, plus pengiriman suku cadang Neta oleh MAERSK sudah menerapkan protokol dan spesifikasi teknis yang ditetapkan oleh sang pabrikan. Dengan begitu, kualitas dan kondisi suku cadang tetap terjaga saat sampai ke tangan konsumen.

Neta pun meminta para konsumen mereka di Indonesia untuk tidak khawatir terhadap ketersediaan suku cadang dari mobil listrik yang dipakai.

Neta dan MAERSK disebut selalu berusaha memperkuat ekosistem mobil listrik dari merek itu agar semakin mumpuno serta siap menyokong kebutuhan konsumen melalui jaringan penjualan dan purnajual mereka.

“Kehadiran MAERSK yang profesional dan andal, serta terstandarisasi menjadi kunci untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas masa depan,” tutup Raditio. [Xan]

Tag Terkait

Neta Neta Indonesia Neta bangkrut suku cadang Neta mobil listrik Neta

Author

Berita Utama

Berita Populer

Lihat semua »