Ada Demonstrasi Besar di Akhir Bulan, Penjualan Mobil Agustus 2025 Masih Naik
Berita OtomotifJAKARTA – Penjualan mobil baru di Indonesia pada Agustus 2025 terpantau masih naik dibandingkan Juli 2025, walaupun pada akhir bulan tersebut terjadi demonstrasi besar-besaran yang meluas ke berbagai daerah.
Seperti diketahui, sejak 25 Agustus hingga awal hari-hari awal September 2025, Indonesia diwarnai demonstrasi di berbagai wilayah.
Pemantiknya adalah pemberian tunjangan perumahan bagi para anggota DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia), ditambah pernyataan-pernyataan tidak sensitive dari para pejabat negara.
Meski demikian, penjualan mobil baru secara retail (penyerahan ke konsumen) pada Agustus 2025 masih mampu naik 5,7 persen dibandingkan Juli 2025, jika menilik data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) terkini.
Distribusi mobil baru dari diler ke konsumen sepanjang bulan kedelapan tahun ini berjumlah 66.478 unit. Pada Julinya, volume yang tercatat adalah 62.922 unit.
Hasil positif juga bisa dilihat pada penjualan wholesales alias distribusi dari pabrikan ke jaringan diler. Pada Agustus 2025, angkanya mencapai 61.780 unit atau naik tipis 1,5 persen dibandingkan Juli 2025 yang berjumlah 60.878 unit.
Bulan lalu, pameran otomotif terbesar di Indonesia yakni GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) sendiri baru saja berlangsung di Serpong, Tangerang.
Ajang berlangsung pada 24 Juli-3 Agustus 2025 ini selalu dijadikan momentum pemberian promo penjualan menarik. Sebagian pabrikan diketahui masih mendistibusikan pesanan yang didapat selama GIIAS 2025 pada Agustus.
Penjualan Mobil Indonesia Januari-Agustus 2025
Meski penjualan mobil naik dua bulan berturut-turut pada Agustus 2025, total transaksi jual-beli sepanjang Januari-Agustus 2025 ternyata masih memprihatinkan. Penjualan retail tercatat hanya 522.162 unit, turun 10,7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).
Kondisi penjualan mobil dari sisi wholesales pun identik. Sepanjang Januari-Agustus 2025, volumenya cuma 500.951 unit atau turun 10,6 persen yoy.
Padahal, Gaikindo menargetkan penjualan mobil di angka 800 ribuan unit pada akhir 2025—direvisi dari sebelumnya 900 ribu unit. Dengan kondisi selesu ini, sejak awal Agustus beberapa pengurus Gaikindo sudah mengakui kemungkinan terjadinya revisi kedua menjadi 700-750 ribuan unit. [Xan]