VinFast Yakin Pembeli Mobil Listrik di Indonesia Masih Tumbuh Pesat pada 2026
Mobil ListrikDENPASAR – merek Vietnam VinFast yakin tren kenaikan penjualan mobil listrik di Indonesia masih akan berlanjut pada 2026.
CEO (Chief Executive Officer) VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto merasa transaksi jual-beli mobil listrik, dalam hal ini BEV (battery electric vehicle), tetap akan tumbuh secara signifikan pada 2026.
“Tutup tahun (2025) nanti mungkin kontribusi mobil listrik ada di kisaran antara 12-13 persen. Kami yakin pada tahun depan (2026) mungkin bisa melampaui 20 persen kontribusi dari Total Industry Volume (TIV). Jadi, kami tetap optimistis industri mobil listrik masih akan terus berkembang,” ucap dia di sela-sela acara VinFast VCreator Summit 2025, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali pada Sabtu (20/12/2025) malam.
VinFast, lanjut Kariyanto, memperkirakan penjualan mobil di Indonesia secara total pada 2026 bisa ada di angka 800-820 ribu unit, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional masih ada di kisaran 4-5 persen seperti pada 2024 maupun 2025.
Di tengah kondisi perekonomian selama dua tahun belakangan yang kurang-lebih mirip, penjualan mobil listrik terbukti mampu terus menunjukkan hasil sangat positif. Padahal, pasar mobil secara keseluruhan sedang lesu.
Sekadar mengingatkan, penjualan mobil secara retail pada 2024 jika menilik data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) adalah 889.680 unit. Sementara itu, target penjualan mobil 2025 terbaru dari Gaikindo hanya 780 ribu unit.
“Tahun lalu (2024) itu kontribusi mobil listrik dari Total Industry Volume hanya kurang-lebih 4,9 persen. Tahun ini meningkat pesat ke level 12, bahkan sampai mungkin 13 persen pada akhir tahun,” tukas Kariyanto menjelaskan dasar kepercayaan dirinya.
Agresivitas dan Keseriusan VinFast di Pasar Indonesia
VinFast sendiri adalah salah satu ‘pemain’ baru di pasar otomotif Indonesia yang menunjukkan keseriusannya dalam berbagai sisi. Sebagai contoh, dalam waktu tak sampai dua tahun saja, mereka sudah meluncurkan lima mobil listrik.
Sampai dengan akhir 2025, mereka telah merilis VinFast VF 3, VinFast VF 5, VinFast VF e34, VinFast VF 6, VinFast VF 7.
Lalu, pada penghujung 2025, VinFast pun meresmikan pabrik baru mereka di Subang, Jawa Barat. Menurut Kariyanto, untuk fase pertama, kapasitas produksi terpasang pabrik VinFast Subang mencapai 50 ribu unit per tahun.
Kapasitas produksi pabrik VinFast Subang bakal terus ditingkatkan pada fase-fase berikutnya.
“Untuk fase pertama ini, yang nanti dirakit di Subang adalah VF 3, VF 5, VF 6, VF 7, dan MPV yang akan segera kami luncurkan (VinFast Limo Green—Red),” pungkas dia.
VinFast diketahui juga bakal membangun jaringan charging station (SPKLU/Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) secara massif di Indonesia, melalui sister company V-Green. Targetnya, VinFast ingin mendirikan 100 ribu SPKLU dari 2025-2028 di negara ini.
Layanan taksi online VinFast di Vietnam, Xanh SM, juga resmi beroperasi di Indonesia sejak Desember 2024 dengan nama baru yakni Green SM. [Xan]