Siap-siap, VinFast Buka Peluang Meluncurkan Mobil PHEV di Indonesia
Mobil ListrikDENPASAR – VinFast tak menutup mata terhadap potensi mobil-mobil elektrifikasi lainnya di Indonesia. Termasuk potensi di segmen mobil PHEV (plug-in hybrid electric vehicle).
VinFast saat ini hanya fokus menjual BEV (battery electric vehicle/BEV), baik di pasar Indonesia maupun pasar global.
Kendati begitu, aku Chief Executive Officer (CEO) VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto, pihaknya tetap tak ingin mengesampingkan peluang-peluang yang menjanjikan ‘cuan’ di segmen elektrifikasi lain pada masa depan. Seperti misalnya di segmen mobil PHEV.
Sekadar informasi, segmen mobil PHEV kini juga makin dilirik berkat langkah pabrikan-pabrikan China merilis model yang harganya makin terjangkau sejak 2025. Tahun lalu saja, ada tiga model mobil PHEV seharga Rp400 jutaan yakni Chery Tiggo 8 CSH, Geely Starray EM-i, Wuling Darion PHEV.
“Masing-masing (mobil listrik murni atau pun PHEV—Red) menurut kami ada segmennya, ada penggemarnya. Saat ini, fokus kami masih tetap BEV. Tapi, tentu kami istilahnya tidak menutup mata terhadap potensi pasar yang ada. Tetapi pada 2026 fokus kami masih sepenuhnya di BEV,” kata Kariyanto di sela-sela VinCreator Summit pada akhir Desember 2025 di Kuta, Bali.
Resmi masuk dan memperkenalkan diri di Indonesia pada Februari 2024, VinFast sudah meluncurkan lima model mobil listrik hingga akhir 2025. Daftarnya terdiri dari VinFast VF 3, VinFast VF 5, VinFast VF e34, VinFast VF 6, VinFast VF 7.
Pada 2026 ini, VinFast sudah berencana meluncurkan mobil listrik berjenis MPV yang sementara ini disebut sebagai VinFast Limo Green.
Modelnya telah diperkenalkan dalam GJAW (Gaikindo Jakarta Auto Week) pada November 2025 dan VinFast kini sedang mencari nama yang cocok untuk pasar Indonesia.
VinFast juga Fokus Bangun Ekosistem Mobil Listrik di Indonesia
Kariyanto menyebut fokus lain VinFast pada 2026 di Indonesia adalah membangun ekosistem mobil listrik seperti SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), bekerja sama dengan sister company V-Green.
Mereka juga sedang mempersiapkan perakitan lokal di pabrik VinFast Subang. Pabrik dengan kapasitas produksi terpasang 50 ribu unit pada tahap pertama itu akan merakit VF 3, VF 5, VF 6, VF 7, serta MPV listrik yang segera mengaspal di Tanah Air.
“Konsumen tentu memiliki pilihan (antara BEV atau PHEV—Red). Tetapi, kami yakin dengan ekosistem yang kami ciptakan, VinFast diharapkan memiliki tempat tersendiri untuk penggemar mobil listrik di Indonesia,” nilai Kariyanto. [Xan]