Test Drive Nissan X-Trail e-Power e-4orce: Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya?
ReviewNissan X-Trail e-Power e-4orce akhirnya bisa di-test drive juga oleh Mobil123.com, setelah peluncurannya pada awal semester kedua 2025. Lantas, apa saja kelebihan dan kekurangan dari mobil ini?
Uji kendara alias test drive X-Trail e-Power e-4orce berlangsung pada 21-22 Oktober 2025 kemarin. Rute Jakarta-Lembang-Jakarta dipilih untuk merasakan sensasi berkendara dari X-Trail generasi keempat berkode sasis T33 itu.
Peluncuran X-Trail e-Power e-4orce sendiri sudah digelar pada akhir Juli 2025, bertepatan dengan GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten. Nissan mematok harga Rp795 juta OTR (on the road) Jakarta bagi salah satu SUV ikonik mereka itu.
X-Trail e-Power e-4orce menandai ‘kebangkitan’ dari X-Trail setelah sempat ‘mati suri’ selama empat tahun. Sebelumnya, Nissan sempat setop menjual X-Trail generasi ketiga (T32) dari 2021.
Berikut adalah ulasan hasil test drive Nissan X-Trail e-Power e-4orce!
Kelebihan Nissan X-Trail e-Power e-4orce
Setelah menjajalnya selama dua hari, paling tidak ada lima kelebihan yang ditawarkan oleh X-Trail e-Power e-4orce kepada para konsumen di Indonesia.
Kelimanya adalah rasa berkendara seperti mobil listrik tanpa perlu mengecas, kemampuan offroad yang oke, konsumsi BBM (bahan bakar minyak) irit, fitur yang premium, serta kapasitas penumpang maupun bagasi fungsional.
1. Teknologi e-Power Menawarkan Rasa Berkendara Mobil Listrik Tanpa Perlu Dicas
Teknologi e-Power pada X-Trail T33 menawarkan rasa berkendara mobil listrik dari sebuah mobil hybrid. Soalnya, mesin bensin 1.5-liter VC-Turbo, 3 silinder, 12 valve milik mobil ini hanya difungsikan sebagai generator tenaga bagi baterai lithium ion 1,8 kWh.
Roda-rodanya digerakkan 100 persen oleh motor listrik. Tak heran, torsinya pun dapat keluar sepenuhnya secara instan sejak pedal gas diinjak seperti sebuah mobil listrik.
2. Teknologi e-4orce Memberikan Kemampuan Offroad yang Mumpuni
Di samping teknologi hybrid e-Power, X-Trail T33 diberkahi pula teknologi electrical all wheel drive (AWD) e-4orce. Dengan teknologi ini, keempat roda X-Trail T33 digerakkan oleh dua motor listrik yang masing-masing diletakkan di depan serta belakang.
Motor listrik depan berdaya 203 ps plus torsi 330 Nm, sedangkan motor listrik belakang bertenaga 135 ps plus torsi 195 Nm. Dengan sistem AWD dan torsi sebesar ini, perjalanan menuju Lembang yang menanjak dilalui tanpa usaha berarti. X-Trail e-Power e-4orce juga menjadi satu-satunya di segmennya yang menawarkan kemampuan offroad.
3. Konsumsi BBM Irit
Seperti mobil hybrid yang lainnya, X-Trail e-Power e-4orce juga menjanjikan konsumsi BBM irit. Dalam perjalanan pulang Lembang-Jakarta, Mobil123 berhasil mendapatkan konsumsi BBM rata-rata 24,9 km per liter. Tapi, tentu hasil setiap orang bergantung kondisi lalu lintas maupun gaya berkendara masing-masing.
Mobil123 sendiri ketika mengemudi melaju dengan kecepatan antara 40-90 km per jam dan di sebagian perjalanan kerap mengaktifkan fitur e-Pedal, B Mode, plus EV Mode. e-Pedal membuat deselerasi signifikan bisa dilakukan dengan hanya mengurangi tekanan pada pedal gas sehingga mengurangi perlunya menginjak pedal rem.
B-Mode memperkuat fungsi Regenerative Braking dari mobil, sedangkan EV Mode membuat kerja mesin nonaktif sehingga mobil hanya berjalan dengan suplai tenaga dari baterai saja.
4. Fitur yang Mewah dan Modern
X-Trail e-Power e-4orce memiliki fitur yang mewah, modern, sekaligus canggih. Kelengkapannya antara lain adalah teknologi keamanan aktif semiotonom Nissan Shield berisikan sembilan fitur seperti Adaptive Cruise Control dan Auto Emergency Braking, e-Pedal, EV Mode, Wireless Charging, Head Unit 12,3 Inch with Android Auto and Apple CarPlay, Digital Meter Cluster 12,3 Inch, Panoramic Sunroof, Power Backdoor with Kick Sensor, atau BOSE Premium Audio System with 9 Speakers.
5. Kapasitas 7 Penumpang (7-Seater) dan Bagasi Memadai
X-Trail e-Power e-4orce punya konfigurasi kursi tiga baris, dengan kapasitas maksimal tujuh penumpang. Sementara itu, kapasitas bagasinya mencapai 117 liter saat semua kursi didirikan atau 485 liter ketika kursi baris ketiga direbahkan.
Kekurangan Nissan X-Trail e-Power e-4orce
Tentu saja, tidak ada mobil yang sempurna 100 persen. Demikian pula jika membicarakan perihal X-Trail e-Power e-4orce.
Kekurangan-kekurangan X-Trail e-Power e-4orce yang dirasa dalam test drive antara lain terkait harga plus kompetisi serta ruang pada kursi baris ketiga.
1. Harga yang Tinggi di Tengah Kompetisi Makin Ketat
X-Trail e-Power e-4orce hadir kembali saat kompetisi di segmennya makin ketat. Namun, harganya hanya kompetitif kalau dibandingkan dengan model sekelas lainnya asal Jepang yaitu Honda CR-V e:HEV. Kalau dibandingkan dengan pesaing asal China yakni Chery Tiggo 8 CSH, banderol X-Trail e-Power e-4orce jadi terasa jauh lebih mahal. Harga X-Trail e-Power e-4orce juga masih di atas Hyundai Tucson hybrid yang sekarang dijual senilai Rp766,6 juta, tapi untungnya lawan dari Korea Selatan ini masih berkapasitas lima penumpang saja.
2. Ruang Kursi Baris Ketiga Sempit
Kursi baris ketiga pada X-Trail e-Power e-4orce punya ruang yang tidak sesuai dengan postur orang dewasa. Head room maupun leg roomnya sangat sempit, sedangkan lantainya juga agak naik ke atas. Jadi, hanya anak-anak kecil saja yang bisa relatif nyaman duduk di bagian tersebut.
FAQ Terkait Review dan Test Drive Nissan X-Trail e-Power e-4orce
1. Berapa harga Nissan X-Trail e-Power e-4orce di Indonesia?
Nissan memberikan harga Rp795 juta OTR (on the road) Jakarta ketika SUV itu meluncur dalam GIIAS 2025
2. Apakah Nissan X-Trail e-Power harus di-cas (dicharge) seperti mobil listrik?
Tidak perlu. Teknologi e-Power menawarkan rasa berkendara seperti mobil listrik, namun mesin bensin 1.5-liter VC-Turbo berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai. Roda digerakkan 100% oleh motor listrik, sehingga tidak perlu dicolok ke sumber listrik eksternal.
3. Apa itu teknologi e-4orce pada Nissan X-Trail baru?
e-4orce adalah teknologi electrical all-wheel drive (AWD) canggih dari Nissan. Sistem ini menggunakan dua motor listrik (di depan dan belakang) untuk menggerakkan keempat roda, memberikan torsi instan dan kemampuan offroad yang mumpuni.
4. Berapa konsumsi BBM Nissan X-Trail e-Power?
Sangat irit. Dalam hasil test drive rute Lembang-Jakarta, konsumsi BBM rata-rata paling hemat yang berhasil didapat mencapai 24,9 km per liter.
5. Nissan X-Trail e-Power e-4orce berapa seater (kapasitas penumpang)?
Mobil ini memiliki konfigurasi tiga baris dengan kapasitas 7 penumpang (7-seater).
6. Apa saja kelebihan utama Nissan X-Trail e-Power?
Kelebihannya paling tidak ada lima:
-
- Rasa berkendara seperti mobil listrik (torsi instan) tanpa perlu mengecas.
- Kemampuan offroad yang baik berkat teknologi e-4orce (AWD).
- Konsumsi BBM yang sangat irit.
- Fitur mewah dan modern (Nissan Shield, BOSE audio, Panoramic Sunroof, dll).
- Kapasitas fungsional 7 penumpang.
7. Apa kekurangan Nissan X-Trail e-Power?
Sekurang-kurangnya terdapat dua kekurangan utama:
-
- Harga yang tinggi (Rp795 juta) yang lebih mahal dibanding pesaing dari China (Chery Tiggo 8 CSH) atau pun Korea Selatan (Hyundai Tucson Hybrid)
- Ruang kursi baris ketiga yang sangat sempit dan lebih cocok untuk anak-anak kecil.
8. Apa saja fitur canggih yang ada di Nissan X-Trail e-Power?
Fitur-fitur modernnya antara lain teknologi semi-otonom Nissan Shield, e-Pedal, EV Mode, Wireless Charging, Head Unit dan Meter Cluster digital 12,3 inci, Panoramic Sunroof, Power Backdoor with Kick Sensor, dan 9 speaker BOSE Premium Audio System.
9. Apakah baris ketiga Nissan X-Trail e-Power lega?
Tidak. Ulasan menyebutkan bahwa head room dan leg room di baris ketiga sangat sempit, sehingga tidak nyaman untuk postur orang dewasa.
10. Apa bedanya e-Pedal, B Mode, dan EV Mode?
-
e-Pedal: Memungkinkan deselerasi (perlambatan) signifikan hanya dengan mengurangi tekanan pada pedal gas.
-
B Mode: Memperkuat fungsi Regenerative Braking (pengisian daya baterai saat pengereman).
-
EV Mode: Membuat mesin bensin nonaktif, sehingga mobil berjalan sepenuhnya menggunakan tenaga dari baterai (cocok untuk kondisi senyap atau kecepatan rendah).
Demikian review dari test drive Nissan X-Trail e-Power e-4orce. Setelah membaca ulasan ini, apakah Anda tertarik dengan SUV tersebut? [Xan/YS]