Test Drive AION UT Jakarta - Bandung PP: Pembuktian Hatchback Listrik yang Nyaman, Efisien, dan Bertenaga
ReviewPada Kamis (18/9) lalu, kami dari Mobil123 berkesempatan mencoba secara langsung AION UT dalam sesi test drive ke Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan keunggulan kendaraan listrik AION UT dalam hal efisiensi dan kenyamanan berkendara harian.
Perjalanan dimulai dari Jakarta, menuju Imago Hills di kawasan Dago, Bandung dan kembali ke Jakarta. Tantangan dalam test drive kali ini ialah AION UT dikendarai menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Bandung dan kembali ke Jakarta hanya dengan satu kali pengisian daya!
Salah satu hal yang paling menonjol dari perjalanan ini adalah konsumsi baterai AION UT yang sangat efisien. Perjalanan melalui berbagai kondisi jalan yang menantang, termasuk medan menanjak dan macet.
Seperti apa sensasi berkendara dari AION UT saat digunakan road trip ke Bandung? Berikut ini ulasannya.
Suspensi yang Empuk Untuk Berkendara di Perkotaan
Aspek utama yang coba ditonjolkan dari AION UT ialah sebagai Hatchback EV yang nyaman digunakan untuk harian. Hal ini bisa dibuktikan melalui layout kabin yang lega maupun karakter suspensi yang empuk.
Dari sisi dimensi, AION UT memiliki panjang 4.270 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.575 mm, dan wheelbase 2.750 mm. Ukuran ini ideal untuk mobil hatchback modern yang mampu mengakomodasi aktivitas harian di perkotaan.
Bila digunakan untuk berkendara santai di perkotaan, maka AION UT menurut kami begitu nyaman dan memanjakan. Dengan catatan, mobil tidak dipacu secara agresif.
Busa kursinya yang tebal, serta ruang kaki yang lega di baris kedua membuat penumpang cukup rileks menikmati perjalanan. Demikian juga saat duduk di kursi depan yang kursinya cukup besar dan ruang kakinya leluasa di bawah dashboard.
Lain cerita bila mobil ini dikendarai secara agresif khususnya di jalan tol yang bergelombang seperti MBZ atau sambungan jembatan. Suspensi belakangnya yang empuk malah membuat penumpang di baris kedua jadi mual karena efek ajrut-ajrutan yang cukup parah.
Menariknya, suspensi AION UT yang empuk ini tidak menghasilkan efek yang limbung parah saat bermanuver. Mobil masih cukup stabil saat bermanuver zigzag di kemacetan.
Fitur Sofa Mode di AION UT
Salah satu fitur yang paling menarik dari AION UT adalah Sofa Mode. Fitur ini memungkinkan kursi depan yang bisa direbahkan hingga 180 derajat.
Dengan demikian membuat pengendara atau penumpang depan dapat beristirahat sejenak dengan maksimal di sela-sela perjalanan dengan durasi panjang.
Visibilitas Leluasa Saat Mengemudi, Khas Mobil China
Sebagai mobil China, salah satu ciri khas yang dibawa oleh AION UT ialah soal visibilitas mengemudi yang cukup leluasa. Termasuk pada spion dalam ukurannya minimalis, namun bisa memberikan pantulan yang jelas dari sisi belakang mobil.
Artinya, mobil ini cocok untuk segala kalangan usia karena visibilitas yang begitu jelas saat dikendarai. Dengan begini, AION UT ideal digunakan sebagai mobil harian entah itu laki-laki untuk mobilitas ke kantor maupun perempuan semisal ibu rumah tangga untuk antar jemput anak sekolah.
Performa Motor Listrik yang Agresif
Aspek performa menjadi salah satu keunggulan lain dari AION UT. Pasalnya, mobil listrik yang satu ini punya karakter yang responsif dan agresif. Hal ini kami rasakan langsung saat memacu mobil ini di tol Cipularang saat memasuki tanjakan di kawasan Padalarang.
Motor listriknya masih bisa membuat mobil berakselerasi cepat di rentang 100-140 km/jam tanpa usaha yang berlebihan saat menginjak pedal gas. Akselerasinya begitu halus namun sangat responsif saat ingin bermanuver di keramaian jalan tol.
Padahal, saat itu kami masih memakai mode Comfort, yang artinya performa mobil masih dalam kondisi halus. Bagaimana bila pakai mode Sport? Tentu akan jauh lebih agresif, bakal menggoda bagi para pengemudi yang doyan kecepatan.
Demikian pula saat melewati jalan dengan tanjakan panjang menuju Dago Pakar. AION UT tanpa kesulitan melahap tanjakan walau kondisi medannya melewati jalan yang kurang mulus sehingga terkadang harus stop and go.
Tidak mengherankan, karena secara spesifikasi di AION UT Premium didukung motor listrik 150 kW atau setara 204 ps. Adapun torsinya sebesar 210 Nm sehingga mampu melesat 0-100 km/jam hanya 8,3 detik untuk varian Premium.
Baterai yang Cukup Efisien Untuk Road Trip
Untuk cara berkendara yang cukup agresif dalam perjalanan Jakarta - Bandung - Jakarta, kami mencatatkan rata-rata konsumsi energi sebesar 14,8 kWh/100 km. Atau bila dihitung dengan jarak tempuh sekitar 312 km maka butuh energi listrik rata-rata di angka 46,2 kWh.
Ini menunjukkan cukup efisiennya AION UT dalam menggunakan daya baterai walau dikendarai cukup agresif. Kendaraan ini berhasil mencatatkan hasil yang mengesankan dalam hal penghematan energi.
Hal tersebut memberikan rasa percaya diri dan kenyamanan saat mobil dikendarai jarak jauh tanpa khawatir kehabisan daya. Adapun unit yang kami gunakan yaitu AION UT tipe Premium, yang didukung baterai berkapasitas 60 kWh. Berarti, perjalanan Jakarta - Bandung - Jakarta membutuhkan daya rata-rata sekitar 77 persen baterai.
Menurut klaim GAC Indonesia, baterai yang tertanam di mobil ini dapat menempuh 500 kilometer. Namun pada faktanya, estimasi maksimal jarak tempuh berada di angka 461 km untuk kondisi baterai penuh yang tercatat di panel instrumen.
Asyiknya lagi, pengisian daya di AION UT juga tidak membutuhkan waktu lama. Dengan fitur DC fast charging (CCS2), pengguna bisa mengisi daya dari 30% hingga 80% hanya dalam waktu 24 menit. Hal ini menjadikan AION UT sangat cocok untuk gaya hidup urban yang mengutamakan efisiensi waktu.
Teknologi Cerdas Head Unit Berbasis AI
AION UT membuktikan bahwa kendaraan listrik tak hanya ramah lingkungan, tapi juga bisa sangat pintar. Mobil ini dilengkapi layar sentral HD 14,6 inci, yang merupakan terbesar di kelasnya.
Performa layar ini disokong oleh chip Qualcomm SA8155P, yang mampu memproses 105.000 perintah per detik, menghasilkan responsivitas tinggi dan tampilan antarmuka yang mulus.
Teknologi voice command pun tak ketinggalan. Dengan hanya mengucapkan “Hello Baby!”, pengemudi bisa mengakses berbagai fungsi mobil tanpa perlu menyentuh layar, dari pengaturan AC, multimedia, hingga navigasi.
Kelebihan AION UT
1. Desain hatchback modern dengan dimensi pas untuk penggunaan harian di perkotaan.
2. Kabin lega dan kursi empuk, termasuk fitur Sofa Mode untuk rebahan 180°.
3. Visibilitas luas, mudah dikendarai oleh berbagai kalangan.
4. Motor listrik bertenaga (204 PS, torsi 210 Nm) dengan akselerasi 0–100 km/jam hanya 8,3 detik.
5. Efisiensi baterai tinggi, konsumsi rata-rata hanya 14,8 kWh/100 km.
6. Jarak tempuh hingga 461 km, cukup untuk road trip Jakarta–Bandung pulang-pergi.
7. Fast charging 30–80% dalam 24 menit, cocok untuk gaya hidup urban.
8. Head unit besar 14,6 inci HD dengan chip Qualcomm SA8155P yang responsif.
9. Voice command praktis dengan sapaan “Hello Baby!”.
Kekurangan AION UT
1. Suspensi belakang terlalu empuk, bisa bikin penumpang belakang mudah mual di jalan bergelombang.
2. Klaim jarak tempuh 500 km tidak tercapai penuh, real world hanya sekitar 461 km.
3. Karakter suspensi kurang cocok untuk pengendaraan agresif di jalan tol.
4. Belum banyak infrastruktur charging di luar kota, meski efisiensi baterai tergolong baik.
Kesimpulan
AION UT hadir sebagai hatchback listrik yang menggabungkan kenyamanan, efisiensi, dan performa tinggi dalam satu paket. Dari sisi kenyamanan, mobil ini menawarkan kabin lega, kursi empuk, hingga fitur Sofa Mode yang membuat perjalanan panjang lebih rileks.
Suspensi empuk menjadikannya ideal untuk penggunaan harian di perkotaan, meski di jalan tol bergelombang penumpang belakang bisa merasa kurang nyaman.
Dalam hal performa, motor listrik bertenaga 150 kW (204 PS) dengan torsi 210 Nm mampu memberikan akselerasi responsif bahkan di tanjakan panjang. AION UT juga terbukti efisien, mencatat konsumsi energi rata-rata 14,8 kWh/100 km dalam perjalanan Jakarta–Bandung–Jakarta hanya dengan satu kali pengisian daya.
Dengan baterai 60 kWh, mobil ini bisa menempuh hingga sekitar 461 km per sekali charge dalam kondisi real time, ditambah kemampuan fast charging yang bisa mengisi 30–80% hanya dalam 24 menit.
Tak kalah menarik, teknologi cerdas menjadi daya tarik tersendiri, seperti head unit 14,6 inci berchip Qualcomm SA8155P dan voice command praktis. Visibilitas luas khas mobil China juga membuat AION UT ramah digunakan oleh berbagai kalangan.
Secara keseluruhan, AION UT adalah hatchback listrik yang cocok untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak menengah, dengan kombinasi kenyamanan kabin, performa bertenaga, efisiensi baterai, dan teknologi modern.
Namun, karakter suspensi belakangnya yang terlalu empuk mungkin jadi catatan untuk pengguna yang sering bepergian jauh dengan penumpang penuh.
FAQ Test Drive AION UT
Berikut FAQ seputar AION UT berdasarkan hasil test drive kami beberapa waktu yang lalu.
Apa itu AION UT?
AION UT adalah hatchback listrik dari GAC yang dipasarkan di Indonesia. Mobil ini dirancang untuk penggunaan harian dengan fokus pada kenyamanan, efisiensi baterai, dan teknologi pintar.
Seberapa jauh jarak tempuh AION UT dalam sekali pengisian daya?
Dalam kondisi penuh, baterai 60 kWh AION UT bisa menempuh sekitar 461 km (real world range), meski klaim pabrikan menyebut hingga 500 km.
Berapa lama waktu pengisian daya baterai AION UT?
Dengan DC fast charging (CCS2), pengisian dari 30% ke 80% hanya memakan waktu sekitar 24 menit.
Bagaimana performa motor listrik AION UT?
AION UT Premium dibekali motor listrik 150 kW (204 PS) dengan torsi 210 Nm. Akselerasi 0–100 km/jam bisa dicapai dalam 8,3 detik, sehingga cukup agresif meski digunakan di jalan tol atau tanjakan.
Apakah AION UT nyaman digunakan di perkotaan?
Ya. Suspensinya empuk, kabin lega, dan kursi tebal membuatnya ideal untuk penggunaan sehari-hari di kota. Namun, di jalan tol bergelombang, suspensi belakang bisa terasa kurang nyaman untuk penumpang.
Apa keunggulan fitur “Sofa Mode”?
Fitur ini memungkinkan kursi depan direbahkan hingga 180 derajat, sehingga pengemudi atau penumpang bisa beristirahat dengan lebih rileks saat perjalanan panjang.
Apakah visibilitas AION UT baik untuk semua pengemudi?
Iya. AION UT memiliki visibilitas luas dengan kaca besar dan spion dalam yang minimalis tapi jelas. Cocok untuk pria maupun wanita, termasuk ibu rumah tangga untuk aktivitas sehari-hari.
Apa teknologi canggih yang ditawarkan AION UT?
Mobil ini dilengkapi head unit 14,6 inci HD dengan chip Qualcomm SA8155P, mendukung voice command dengan sapaan “Hello Baby!”, serta sistem AI yang responsif dan mulus.
Seberapa efisien konsumsi energi AION UT?
Dalam perjalanan Jakarta–Bandung–Jakarta, konsumsi rata-rata tercatat 14,8 kWh/100 km, yang tergolong efisien bahkan saat dikendarai cukup agresif.
(YS)