Mobil Listrik Makin Banyak, Ini 6 Pertimbangan Orang Indonesia Saat Pilih Beli yang Mana

Mobil Listrik

JAKARTA – Hasil riset Populix mengungkap pertimbangan-pertimbangan orang Indonesia dalam memilih model mobil listrik yang akan mereka beli.

Menurut survei Populix, terdapat enam pertimbangan utama dari para konsumen di Indonesia ketika memilih mobil listrik.

Mereka, papar Associate Head of Research for Automotive Populix Susan Adi Putra, pertama-tama akan menilai perpaduan antara keterjangkauan harga dengan kualitas yang baik. Jadi, persepsi soal harga yang murah plus kualitas yang memadai masih menjadi faktor paling utama dalam memilih mobil listrik.

Pertimbangan-pertimbangan selanjutnya ialah spesifikasi mobil, popularitas merek, estetika model, tipe baterai, serta duransi garansi yang disediakan.

“Merek mobil listriknya juga jadi salah satu pertimbangan penting,” kata Adi dalam diskusi ‘Mengupas Dinamika EV di Indonesia: Tanggapan Konsumen dan Insight Pasar’ yang digelar oleh Populix bersama Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot), Selasa (1/7/2025) di Jakarta.

Persepsi Terhadap Mobil Listrik Merek Jepang, Korea, Eropa, China

Konsumen-konsumen di pasar otomotif Indonesia, lanjutnya, juga sudah punya persepsi mereka sendiri terkait mobil listrik dari merek Jepang, Korea, Eropa, dan China.

Mobil listrik Jepang antara lain dinilai relatif mahal, tapi punya kualitas rancang bangun bagus dan punya layanan purnajual komprehensif plus cepat. Mobil listrik Korea Selatan dianggap relatif mahal pula dan menawarkan fitur mirip mobil listrik Jepang.

Mobil listrik Eropa dipersepsikan sangat mahal—bahkan terlalu mahal, kerap dianggap premium, terkadang memprioritaskan kemewahan daripada fungsionalitas. Mobil listrik China, di sisi lain, dilihat menawarkan keterjangkauan harga dengan kualitas yang kompetitif pula.

Sebagai informasi, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melonjak sangat pesat.

Penjualan wholesales mobil listrik pada Januari-Mei 2025 mencapai 30.286 unit, meroket 213 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy) yang hanya 9.676 unit. Pangsa pasar mobil listrik di pasar otomotif Indonesia pada lima bulan pertama 2025 menyentuh 9,55 persen.

Hal ini utamanya didorong oleh semakin banyaknya ekspansi merek mobil China ke Indonesia. Mereka beramai-ramai ‘menyerbu’ pasar mobil Tanah Air dengan meluncurkan semakin banyak model mobil listrik baru. [Xan]

Tag Terkait

Mobil Listrik mobil listrik indonesia mobil listrik BYD mobil listrik Wuling mobil listrik murah mobil listrik Chery mobil listrik China

Author

Berita Utama

Berita Populer

Lihat semua »