Mobil Listrik Jadi Tren, Kalista-Voltron sudah Bikin Ratusan SPKLU

Mobil Listrik

JAKARTA – Kalista, bekerja saja dengan Voltron, sejauh ini membangun ratusan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) untuk mengikuti tren mobil listrik yang berkembang pesat di Indonesia.

Sampai dengan pertengahan 2025, Kalista bersama Voltron sudah membangun 216 charger SPKLU aktif di 115 titik di Indonesia. Lokasi bervariasi mulai dari restoran, mal, hingga rest area tol.

Spesifikasi SPKLU Kalista-Voltron bisa berbeda-beda, disesuaikan dengan karakteristik lokasinya. Di restoran atau mal, misalnya, dipasang slow charger 22 kW. Sementara itu, di rest area tol, terdapat ultra fast charger 60-100 kW untuk pengisian atau pengecasan cepat mobil listrik.

Untuk kendaraan listrik komersial atau niaga, Kalista juga membuatkan ekosistem pengecasan sesuai rute serta operasionalnya. Kendaraan listrik untuk transportasi publik, contohnya, dibuatkan charging station berkapasitas 100-200 kW di depo untuk pengisian daya baterai armada dalam jumlah besar.

Direktur Utama Kalista Group Albert Aulia Ilyas mengatakan bahwa pembuatan ekosistem pengecasan mobil listrik sangat penting untuk diperhatikan dalam upaya mendukung akselerasi adopsi kendaraan listrik oleh masyarakat.

Para pemangku kepentingan tidak bisa bicara hanya unit kendaraannya saja. Ini karena kekhawatiran terhadap jarak tempuh (range anxiety) menjadi salah satu tantangan utama adopsi kendaraan listrik.

“Fenomena charging anxiety masih menjadi salah satu pertimbangan utama dalam keputusan beralih ke kendaraan listrik, di mana pengguna merasa cemas akan ketersediaan dan aksesibilitas stasiun pengisian daya,” ucapnya, seperti dikutip dalam keterangan resmi pada Jumat (29/8/2025).

Populasi kendaraan listrik di Indonesia sampai Juni 2025, mengutip data SRUT Kementerian Perhubungan, sudah mencapai 274.802 unit. Sebanyak 196.051 unit di antaranya adalah motor listrik, diikuti oleh mobil listrik sebanyak 77.227 unit, bus listrik 638 unit, kendaraan roda tiga listrik 617 unit, kendaraan komersial listrik 266 unit.

Penjualan mobil listrik pada Januari-Juni 2025 sendiri sudah berkontribusi nyaris 10 persen dari total penjualan mobil nasional—tepatnya 9,7 persen. Selama enam bulan pertama 2025, penjualan wholesales mobil listrik menyentuh 35.846 unit.

Sebagai perbandingan, sepanjang 2023, komposisi mobil listrik terhadap penjualan mobil nasional masih 5 persen. Adapun volumenya ialah 43.188 unit. [Xan]

Tag Terkait

SPKLU SPKLU terdekat SPKLU mobil listrik tempat cas mobil listrik

Author

Berita Utama

Berita Populer

Lihat semua »