Mitsubishi Fuso Serahkan Truk Listrik eCanter ke Konsumen Pertama di Indonesia
Mobil ListrikTANGERANG – Agen pemegang merek Mitsubishi Fuso di Indonesia membukukan penjualan pertama untuk truk listrik eCanter.
Yusen Logistics menjadi konsumen perdana dari eCanter di Indonesia. Seremoni serah-terima unit dilakukan pada Rabu (13/11/2024) di Cengkarang, Tangerang, Banten.
“Yusen Logistics akan membuktikan bahwa penerapan green logistics (angkutan logistik hijau) dapat diimplementasikan di Indonesia,” ucap President Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Daisuka Okamoto di acara tersebut.
eCanter resmi meluncur di Tanah Air pada Juli kemarin, dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 di Serpong, Tangerang. eCanter generasi kedua itu menjadi truk listrik pertama serta satu-satunya hingga saat ini yang dijual secara resmi di Indonesia.
Head of International Sales and Customer Relations Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) Andreas Deuschle mengatakan kalau eCanter merupakan pionir truk listrik dalam skala global.
“Kalau mau mengubah dunia, dibutuhkan pihak yang menjadi pionir dan kami siap. Generasi selanjutnya dari eCanter adalah respons kami yang sangat kuat terhadap kebutuhan konsumen,” ucap Deuschle yang juga turut menghadiri serah-terima eCanter pertama di Indonesia.
President Director PT. Yusen Logistics Indonesia Tetsuya Aoyama menjelaskan bahwa berdasarkan uji coba selama tiga bulan sebelum membeli, kemampuan baterai truk listrik eCanter mereka anggap sangat bagus.
Di samping itu, Mitsubishi Fuso juga memberikan garansi baterai delapan tahun.
“Itulah salah satu alasan kami membeli model ini. Kami senang menjadi pionir dalam hal adaptasi truk listrik di Indonesia,” tandasnya.
eCanter, lanjut Aoyama, akan mereka pakai sebagai transportasi logistik di area Jabodetabek hingga Karawang. Mereka berekspektasi bisa mereduksi CO2 sebanyak total 10 ton dalam satu tahun.
Deputy Director PT Yusen Logistics Indonesia Wempy Wisnu Aji menjelaskan bahwa sementara ini pihaknya baru membeli satu unit eCanter.
Tapi, sudah ada komitmen untuk menambah armada eCanter secara bertahap sampai dengan 2030, sebagai bagian dari upaya mereka memiliki armada logistik nihil emisi gas buang pada 2050.
eCanter pertama yang dibeli di Indonesia mengusung baterai berukuran M. Kapasitasnya 83 kWh serta jarak tempuh 140 km, dengan GVM 6 ton. Salah satu fitur yang terlihat di dalamnya ialah Meter Cluster Full Digital. [Xan]