Harga BBM Terus Naik, Mobil Hemat Bensin seperti Hybrid Makin Dilirik
Berita OtomotifJAKARTA – Harga bahan bakar minyak (BBM) yang terus terdongkrak dinilai salah satu sebab mobil-mobil hemat bensin makin diminati. Termasuk mobil hybrid.
National Sales Division Head Auto2000 Yagimin mengklaim permintaan terhadap model-model hybrid Toyota sangat tinggi dibandingkan tahun lalu. Meski begitu, dia tidak menyebutkan angka rincinya.
“Hybrid ini cukup luar biasa karena melihat situasi sekarang, konsumen sudah banyak mempertimbangkan keunggulan-keunggulan dari mobil hybrid itu sendiri,” ucapnya usai seremoni peluncuran Toyota Kijang Innova serta Alphard Heritage Edition, Kamis (7/7/2022) di Jakarta.
Toyota sendiri kini menjual empat model hybrid di Tanah Air. Daftarnya, jika menilik situs resmi mereka, diisi oleh Toyota C-HR hybrid, Toyota Corolla Cross hybrid, Toyota Camry hybrid, Toyota Corolla Altis hybrid.

Menurut Yagimin, ada tiga sebab permintaan terhadap mobil hybrid makin positif. Pertama adalah koreksi harga yang terjadi dengan skema Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) terbaru yang berlaku mulai 16 Oktober 2021.
“Perhitungan daripada BBN-KB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) dan PPnBM berdasarkan CO2 atau emisi. Ini juga memberikan dampak terutama di beberapa model yang kami jual itu mengalami penyesuaian harga,” pungkas dia.
Lalu, lanjutnya, pasar otomotif Indonesia pun memasuki era mobil ramah lingkungan baik untuk kendaraan bermotor konvensional maupun yang berbasis motor listrik. Ini ditandai dengan kenaikan standar emisi gas buang dari Euro 2 menjadi Euro 4.
“Ini juga membuat sebagian dari konsumen kami mulai mempertimbangkan untuk berkontribusi menjaga lingkungan menjadi lebih baik. Jadi, untuk segmen tertentu, mereka sudah menyasar beberapa produk ramah lingkungan. Mereka ingin berkontribusi terhadap pengurangan emisi,” pungkas Yagimin.
Adapun penyebab ketiga ialah meningkatnya harga BBM. Terakhir, Shell merevisi banderol BBM jenis Super dan V-Power pada akhir pekan lalu, sementara Pertamina menaikkan harga BBM Pertamax Turbo, Dexlite, serta Pertamina Dex pada Senin (11/7/2022) ini.
“Pemicu ketiga itu dari kenaikan harga bahan bakar. Ini, kan, bukan pada April-Juni saja. Dari Januari sudah mulai naik perlahan hingga sekarang makin tinggi harganya. Itu jadi pertimbangan, ya,” kata Yagimin.
Meski permintaannya disebut makin banyak, kontribusi mobil hybrid plus mobil listrik murni terhadap penjualan mobil nasional masih kecil.
Marketing Director PT. Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy, ketika diwawancarai pada 30 Juni 2022 lalu, menyebut komposisi keduanya di pasar barulah 0,7 persen. [Xan/Ses]
>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<