Ekspor Mobil Buatan Indonesia Masih Naik walau Penjualan Domestik Ambrol

Berita Otomotif

JAKARTA – Meski penjualan mobil di Indonesia sedang drop, ekspor mobil buatan Indonesia masih menunjukkan catatan positif.

Ekspor mobil unit utuh (CBU/completely built up) dari Indonesia untuk periode Januari-Agustus 2025 masih memperlihatkan pertumbuhan di angka dua digit, menurut data terbaru dari Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia).

Selama delapan bulan pertama 2025, para pabrikan mobil yang melakukan aktivitas manufakturing di Tanah Air mampu mengapalkan total 335.063 unit ke berbagai negara lain. Terjadi kenaikan volume ekspor mobil CBU sebanyak 12,2 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

Ekspor mobil CBU khusus pada Agustus 2025 sendiri menyentuh 50.778 unit. Dibandingkan sebulan sebelumnya, masih terjadi pertumbuhan tipis 0,9 persen, dari 50.339 unit.

Kalau dikomparasi dengan Agustus 2024, malah terjadi lonjakan yang sangat signifikan yakni 27,6 persen, dari 39.801 unit.

Toyota Pengekspor Mobil Terbanyak dari Indonesia

Jika berbicara mengenai merek, Toyota terpantau masih menjadi pengekspor mobil terbanyak dari Indonesia. Berdasarkan data Gaikindo, merek mobil terlaris di Indonesia maupun dunia itu mengekspor CBU 114.280 unit mobil selama Januari-Agustus 2025—naik 6,8 persen yoy.

Di bawah Toyota, terdapat ‘adik’ mereka Daihatsu. Jenama tersebut mengekspor CBU 76.378 unit mobil selama delapan bulan pertama 2025 atau naik 7,9 persen yoy, dari 71.095 unit.

Berikut adalah daftar pabrikan pengekspor mobil terbanyak di Indonesia untuk periode Januari-Agustus 2025:

  1. Toyota 114.280 unit (naik 6,8 persen yoy)
  2. Daihatsu 76.378 unit (naik 7,9 persen yoy)
  3. Mitsubishi Motors 67.399 unit (naik 29,5 persen yoy)
  4. Hyundai 37.261 unit (turun 11 persen yoy)
  5. Suzuki 19.098 unit (naik 74,9 persen yoy)
  6. Honda 11.338 unit (naik 23,4 persen yoy)
  7. Isuzu 6.300 unit (naik 23,9 persen yoy)
  8. Wuling 1.481 unit (naik 116,2 persen yoy_
  9. Chery 745 unit (belum ada perbandingan yoy)\
  10. Hino 379 unit (turun 42,1 persen yoy)
  11. DFSK 44 unit (turun 53,7 persen yoy)

Wah, tampaknya mobil-mobil buatan Indonesia—terutama untuk segmen penumpang—makin dipercaya oleh pasar luar negeri, ya! [Xan]

Tag Terkait

ekspor mobil Indonesia 2025 ekspor mobil Toyota ekspor mobil listrik Indonesia

Author

Berita Utama

Berita Populer

Lihat semua »