Daihatsu Buka Peluang Memperluas Pasar dengan Jual Lebih Banyak Mobil Hybrid
Mobil ListrikMALANG – Studi Daihatsu untuk meluncurkan lebih banyak mobil hybrid di Indonesia dikatakan terus berlanjut. Termasuk untuk memperluas basis konsumen konsumen mereka lewat mobil-mobil berteknologi elektrifikasi tersebut.
Secara global maupun di Indonesia, Daihatsu kini menjual satu model mobil hybrid yakni Rocky e-Smart dengan harga OTR Jakarta di bawah Rp300 juta. Compact SUV dengan konsumsi BBM 28 km per liter (WLTC) ini mengaspal dalam GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2025.
Menurut Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Budi Mahendra, target konsumen Rocky e-Smart alias Rocky hybrid adalah second car buyer (pembeli mobil kedua). Adapun konsumen Daihatsu saat ini 70 persennya ialah first car buyer (pembeli mobil pertama).
Adapun penjualan retail Daihatsu dari Januari-November 2025 mencapai 125.280 unit, dengan market share (pangsa pasar) 16,9 persen. Daihatsu menduduki ranking dua merek mobil terlaris di Indonesia.
Daihatsu, lanjut Budi, secara kontinu mempelajari kemungkinan meluncurkan mobil hybrid lain di pasar otomotif Indonesia.
Kemungkinannya, aku dia, bisa saja dengan mengikuti langkah ‘kakak’ mereka Toyota yaitu merilis versi hybrid dari model-model yang sudah ada. Toyota sendiri pada akhir November 2025 kemarin ‘menerjunkan’ Veloz hybrid.
“Potensi itu, sih, mungkin ada. Namun, apakah itu akan terealisasikan atau enggak, ya tergantung bagaimana kami melihat potensi pasarnya nanti ke depan,” tukasnya dalam acara Daihatsu Kumpul Sahabat Malang 2025, Minggu (7/12/2025) di Lapangan Rambak, Malang, Jawa Timur.
Cara lainnya dengan membawa masuk mobil hybrid baru yang diperkenalkan oleh prinsipal Daihatsu di Jepang pada masa mendatang.
“Kami juga, kan, enggak tahu nanti prinsipal kebijakannya bagaimana. Apakah mungkin ada mobil hybrid baru lagi atau mobil baru dengan teknologi elektrifikasi yang bagaimana. Kami, kan, juga akan melihat apakah mungkin ada chance (peluang) diperkenalkan di Indonesia lalu waktunya kapan,” paparnya.
Menurut Budi, tak tertutup kemungkinan bahwa Daihatsu Indonesia pada masa mendatang melebarkan lagi basis konsumen mereka ke second car buyer melalui model-model mobil hybrid. Semua itu adalah opsi-opsi yang masih dalam tahap pembelajaran.
“Kami akan melihat nanti dengan tentunya total kombinasi value, spesifikasi, dan harganya itu akan masuknya dimana,” lontar dia. [Xan]