BYD Merek Mobil Listrik Paling Laku di Indonesia, Jual 15 Ribu Unit dalam 5 Bulan
Mobil ListrikJAKARTA – BYD mengklaim berhasil menjadi merek mobil listrik terlaris di Indonesia, meski baru seumur jagung di negeri ini
BYD baru meresmikan merek dan meluncurkan tiga model perdana mereka di Tanah Air pada Januari 2024. Sekitar enam bulan kemudian, merek mobil asal China ini memulai distribusi unit ke konsumen-konsumen yang sudah sabar melakukan preorder (pemesanan).
“Dari sisi performa penjualan, kami sudah mengalami pertumbuhan cukup konsisten. Secara pribadi, performa kami menggembirakan,” tukas Head of Marketing, Public Relations, and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther T. Panjaitan dalam diskusi ‘Mengupas Dinamika EV di Indonesia: Tanggapan Konsumen dan Insight Pasar’ yang digelar oleh Populix bersama Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot), Selasa (1/7/2025) di Jakarta.
Luther menyebut bahwa dari Januari sampai Mei 2025, BYD sudah menjual sekitar 15.900 unit di Indonesia. Ia menyebut lebih dari separuh pasar mobil listrik nasional sekarang dalam genggaman BYD.
“Market share (pangsa pasar) BYD di pasar mobil listrik Indonesia adalah 52,6 persen,” tukasnya.
Sejauh ini, BYD sudah menjual enam model mobil listrik. Daftarnya terdiri dari BYD Dolphin, BYD Atto 3, BYD Seal, BYD M6, BYD Sealion, maupun Denza D9.
Denza sendiri merupakan sub-brand BYD yang khusus mengincar pasar mobil listrik premium. Model pertama Denza yakni D9 baru mengaspal di negeri ini pada Januari 2025.
Luther menerangkan bahwa sebagian model BYD telah mampu menjadi yang terlaris di segmennya masing-masing.
“M6 dan Seal merupakan market leader (pemimpin) di masing-masing segmen. Denza D9 juga sudah menjadi market leader di segmen upper MPV,” tukas dia.
Jumlah Diler dan SPKLU Buatan BYD di Indonesia
Luther tak lupa menerangkan pencapaian BYD terkait penyebaran jaringan diler resmi. Salah satu pabrikan otomotif terbesar di China itu disebut sudah memiliki 50 diler di seluruh Indonesia.
Sebagai merek yang fokus menggarap pasar mobil listrik, BYD tak lupa membantu pembangunan jaringan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).
“Kami baru meluncurkan 60 titik charging station, bukan hanya yang biasa tapi yang ultrafast charging dan bisa mengecas dengan daya sampai 180 kW,” pungkas Luther. [Xan]