Satu Mitra Diler Pindah ke Merek China, Daihatsu Fokus Pikirkan Purnajual Konsumen Terdampak
Berita OtomotifBOGOR – Daihatsu merespons pindahnya salah satu mitra diler mereka ke merek China, dengan mengatakan bahwa mereka menghormati keputusan bisnis itu. Daihatsu pun fokus memperhatikan kemudahan servis rutin dan pembelian suku cadang bagi konsumen di daerah-daerah terdampak.
Kabar mengenai tutupnya belasan diler Daihatsu milik Asco Group yang beralih ke merek China Chery sempat ramai diperbincangkan di ranah otomotif nasional. Hal ini terungkap setelah grup itu mengumumkannya pada awal Juni 2026.
Menanggapi dinamika tersebut, PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) buka suara dan memastikan bahwa fokus utama pabrikan saat ini adalah mengamankan layanan purnajual bagi konsumen yang tadinya melakukan perawatan atau perbaikan di eks diler-diler Daihatsu milik Asco.
Customer Relation Division Head AI-DSO Tri Mulyono mengklarifikasi bahwa per 1 Juni lalu, yang mengundurkan diri sebenarnya bukanlah 11 mitra diler yang berbeda.
“Mungkin saya luruskan juga bahwa sebenarnya yang menutup itu satu diler, bukan sebelas. Tapi satu diler yang memiliki 11 outlet resmi Daihatsu,” ungkapnya di sela-sela ajang Daihatsu Kumpul Sahabat (DKS) Depok 2026 pada 21 Juni 2026 di Alun-Alun Kota Depok, Bogor, Jawa Barat.
Fokus Amankan Perawatan Berkala dan Garansi Konsumen
Daihatsu, lanjut Tri, saat ini memiliki total 23 grup diler yang beroperasi. Mundurnya satu grup diler merupakan sebuah keputusan bisnis yang sangat dihormati oleh pihak Agen Pemegang Merek (APM).
Namun, prioritas Daihatsu tidak bergeser, yakni memastikan konsumen tidak dirugikan akibat transisi kepengurusan ini.
“Yang menjadi fokus kami bersama juga dari APM (agen pemegang merek) adalah bagaimana keberlanjutan dari layanan yang diterima oleh pelanggannya. Jadi, terkait dengan bagaimana kemudahan bagi pelanggan untuk melakukan perawatan berkala ataupun juga melakukan haknya seperti warranty (garansi) terhadap produk,” jelas Tri Mulyono.
Ia menegaskan pelanggan di area terdampak tidak perlu khawatir, karena seluruh layanan purnajual akan tetap di-cover oleh diler-diler Daihatsu terdekat.
Pemetaan Area Terdampak di DKI Jakarta dan Jawa Timur
Diketahui, 11 outlet resmi yang ditutup oleh Grup Asco tersebar di dua wilayah strategis. Ada 6 outlet berlokasi di DKI Jakarta dan 5 outlet di Jawa Timur.
Daihatsu menegaskan telah bergerak cepat memetakan titik-titik layanan pengganti.
“Saat ini kami memang sudah melakukan pemetaan dan memang semuanya masih bisa di-cover dari outlet resmi terdekat,” tegas Tri.
Menariknya, insiden undur dirinya satu mitra ini tidak membuat Daihatsu harus mengambil langkah evaluasi khusus secara mendadak.
Menurut Tri, mekanisme kontrol dan evaluasi performa masing-masing diler sejatinya sudah berjalan rutin setiap tiga bulan sekali, sehingga tidak ada treatment khusus yang dirasa perlu di luar sistem yang sudah ada.
Jaringan Diler Masih Salah Satu yang Terbesar di Indonesia
Meski kehilangan 11 outlet dari satu grup diler, status Daihatsu sebagai merek dengan salah satu jaringan terluas dan terbanyak di Indonesia sama sekali tidak goyah. Ekosistem penjualan dan purnajual mereka terbilang sangat masif.
"Saat ini Daihatsu memiliki authorized outlet itu 250 yang tersebar di 34 provinsi. Jadi bukan (jumlah) dealernya," tutup Tri Mulyono.
Dengan luasnya jaringan tersebut, para pemilik kendaraan Daihatsu di seluruh Indonesia tetap dapat menikmati layanan servis berkala, klaim garansi, dan pembelian suku cadang dengan tenang dan mudah.
Kualitas purnajual tetap menjadi ujung tombak Daihatsu dalam menjaga kepercayaan pelanggan di Tanah Air. [Xan]