Penjualan GAC AION Naik hingga 30%, AION Siapkan Produk Baru di GIIAS

Mobil Listrik

JAKARTA - Penjualan kendaraan listrik GAC AION di Indonesia menunjukkan tren positif. Chief Executive Officer AION Indonesia, Andry Ciu, mengungkapkan bahwa penjualan mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

“Penjualan GAC sendiri naik sekitar 20 sampai 30 persen untuk bulan lalu,” ujar Andry.

Menurutnya, kenaikan ini tidak lepas dari perubahan kondisi pasar, termasuk faktor eksternal seperti harga bahan bakar. Ia menilai, tren tersebut masih berpotensi berlanjut, meski tetap bergantung pada kebijakan pemerintah ke depan.

“Untuk bulan ini kita lihat dulu. Kalau ada kebijakan subsidi atau kenaikan harga BBM lagi, tentu akan ada dampaknya,” jelasnya.

Saat ini, dua model menjadi tulang punggung penjualan AION di Indonesia, yakni AION V dan AION UT. Kedua model tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan konsumen di segmen kendaraan listrik yang terus berkembang.

Selain faktor harga BBM, kebijakan pemerintah daerah juga turut mempengaruhi pasar kendaraan listrik. Andry menyambut positif keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memberikan insentif berupa pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

“Kalau ada pembebasan biaya seperti itu tentu sangat positif. Tapi kami berharap kebijakan serupa juga diterapkan di daerah lain, karena pasar kami tidak hanya di Jakarta,” ujarnya.

Di sisi lain, AION juga tengah menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat posisinya di pasar otomotif nasional. Salah satunya dengan menghadirkan produk baru dalam waktu dekat.

“Tahun ini kami akan memasukkan beberapa tipe kendaraan baru, dan tahun depan akan lebih banyak lagi,” ungkap Andry.

Menariknya, AION tidak hanya akan fokus pada kendaraan listrik murni (EV), tetapi juga mulai menghadirkan teknologi lain seperti hybrid, plug-in hybrid (PHEV), hingga range extender EV (REEV).

“Karena GAC itu sebenarnya punya semua teknologi, dari EV, PHEV, REEV, sampai mesin konvensional. Jadi ke depan kita akan bawa juga ke Indonesia,” jelasnya.

Untuk ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), AION sudah menyiapkan produk yang saat ini masih dalam tahap uji produksi. Salah satu model yang berpotensi diperkenalkan adalah kendaraan di segmen MPV.

“Produknya sudah ada, sekarang masih trial produksi, yang MPV itu,” kata Andry.

Meski belum merinci jumlah model yang akan diluncurkan, ia memberi sinyal bahwa lebih dari satu produk berpotensi hadir di pameran tersebut. “Semoga bukan satu, tapi paling tidak ada lebih dari satu,” ujarnya.

Dengan strategi produk yang semakin beragam dan dukungan tren pasar yang positif, AION optimistis dapat terus memperkuat posisinya di industri kendaraan listrik nasional. Kehadiran model baru, termasuk di segmen MPV, diperkirakan akan semakin memperluas jangkauan konsumen di Indonesia.
 

[Ryn/YS]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<

Tag Terkait

berita Berita Otomotif news AION

Author

Berita Utama

Berita Populer

Lihat semua »