Pendapatan Ideal buat Beli BMW di Indonesia Minimal Rp75-100 Juta per Bulan
Berita OtomotifJAKARTA – Gaji atau pendapatan minimal yang ideal kalau mau membeli BMW secara kredit di Indonesia adalah di atas Rp70 juta per bulan. Menariknya, di negara-negara seperti Malaysia dan Thailand, orang dengan pendapatan di bawah itu disebut sudah bisa mencicil BMW. Kok bisa?
Head of Financial Services BMW Group Indonesia Yonatan Bhakti mengatakan perusahaan-perusahaan pembiayaan di negeri ini umumnya baru akan meloloskan pengajuan permintaan kredit dari calon pembeli BMW kalau angka cicilan bulanannya minimal 30 persen dari total pendapatan dia.
Yonatan mencontohkan mobil-mobil entry-level BMW di Tanah Air seharga sekitar Rp1-1,1 miliar, dengan besar cicilan kira-kira antara Rp15-20 juta setiap bulan.
“Artinya, pendapatannya harus di angka antara Rp75-100 juta tiap bulan,” tukas dia dalam wawancara usai konferensi pers dukungan BMW Group Indonesia kepada Maybank Marathon 2025, Kamis (14/8/2025) di Jakarta.
Menariknya, lanjut Yonatan, angka pendapatan minimal untuk membeli BMW secara kredit bisa berbeda-beda di negara lain. Ini antara lain tergantung dari kondisi makro ekonomi negara terkait dan juga seberapa mampu perusahaan pembiayaan di sana dapat memberikan bunga kredit kendaraan bermotor yang relatif sama untuk tenor-tenor panjang.
Semakin besar kemampuan bank atau perusahaan pembiayaan memberikan tenor kredit panjang dengan bunga yang relatif sama, semakin rendah pula tingkat pendapatan minimal yang ditetapkan. Dia mencontohkan kondisi kredit mobil BMW di Malaysia plus Thailand.
“Kalau di Indonesia, tenor kredit semakin panjang, bunganya semakin tinggi. Di negara-negara lain kayak Malaysia dan Thailand, tenornya bisa lebih panjang tapi bunganya hampir flat (hampir sama—Red),” tukas Yonatan.
“Di Malaysia, orang kredit (BMW) bisa (tenor) 5 tahun. Di kita, (ambil tenor) 3 tahun karena bunganya semakin tinggi. Kalau bunga semakin landai, makin banyak orang-orang di bawah kategori pendapatan itu yang bisa menjangkau karena kreditnya bisa 5 tahun. Bukan 3 tahun. Jadi, kreditnya lebih terjangkau. Di Thailand dan Malaysia rata-rata bisa membeli BMW dengan tenor kredit 5 tahun. Malahan ada yang 7 tahun,” sambungnya.
BMW Group Indonesia sendiri belakangan selalu berupaya memperluas basis konsumen mereka di Indonesia dengan cara menyediakan program kredit ‘spesial’. Di program itu terdapat penawaran cicilan bulanan maupun bunga yang terbilang kompetitif.
Pada Januari 2025, misalnya, mereka mengumumkan program kredit dengan cicilan bulanan mulai Rp15 jutaan dan DP (down payment/uang muka) Rp303 juta untuk BMW X1.
DP dan cicilan tersebut, klaim BMW Group Indonesia, bisa disetarakan dengan paket kredit untuk mobil-mobil dengan kelas di bawah X1. [Xan]