Merek Mobil China Lepas: Indonesia Pasar Setir Kanan Terpenting Kami
Mobil ListrikTANGERANG – Merek mobil China Lepas menekankan lagi pentingnya pasar Indonesia dalam rencana ekspansi global mereka.
Lepas, subbrand dari Chery, memperkenalkan diri secara perdana di Tanah Air pada 23 Juli 2025, dalam ajang GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) di ICE BSD, Tangerang, Banten. Indonesia menjadi negara pertama di luar China yang mereka penetrasi, setelah merek ini diintroduksi pada April 2025.
Country Director PT Chery Motor Indonesia (CMI) Zeng Shuo, dalam wawancara pada Minggu (27/7/2025) di sela-sela GIIAS 2025, menyatakan Indonesia adalah pasar terpenting bagi bisnis Lepas secara global.
Deputy Country Director Lepas Indonesia Ricky He, dalam sesi wawancara berbeda di pameran pada Rabu (30/7/2025), mengamini keterangan tersebut. Ia juga menggambarkan posisi Indonesia di antara negara-negara lain.
“Ada dua pasar terpenting bagi Lepas. Pertama adalah pasar setir kanan dan Eropa. Uni Eropa dan China punya hubungan sangat dekat. Indonesia sendiri merupakan pasar nomor satu kami untuk yang setir kanan,” ujar Ricky.
Pasar setir kanan lain yang yang penting bagi Lepas setelah Indonesia, lanjut dia, kebanyakan terletak di Asia Tenggara plus Oseania. Setelah Indonesia, Lepas juga sangat mengincar Thailand, Malaysia, Australia, dan Selandia baru.
“Kami akan memasarkan mobil Lepas di area-area atau negara-negara ini terlebih dahulu,” tukasnya lagi.
Lepas akan fokus di segmen mobil menengah ke atas. Ciri khas mobil-mobil mereka adalah kualitas dan fitur premium, rasa berkendara dinamis, dan yang paling menonjol adalah warna-warna yang sangat ekspresif.
Lepas membawa dan memamerkan tiga model dalam ajang GIIAS 2025 yang seluruhnya adalah SUV (sport utility vehicle). Daftarnya terdiri dari Lepas L4, Lepas L6, Lepas L8.
L8 dipastikan sebagai model pertama yang Lepas luncurkan di Indonesia. Kisaran harganya antara Rp550-650 juta dan seremoni peluncurannya dijadwalkan pada November atau Desember 2025.
Detail spesifikasi dan fitur L8, sebut Lepas, masih dalam diskusi. Satu hal yang sudah bisa dipastikan adalah L8 nantinya mengusung teknologi PHEV (plug-in hybrid electric vehicle). [Xan]