Mengintip Pabrik Suzuki Cikarang, Investasi Mencapai Rp22 Triliun Memproduksi XL7, Ertiga dan Fronx

Mobil Baru

CIKARANG – Dalam rangkaian acara selain seremoni ekspor perdana Suzuki Fronx dan Suzuki Satria, rekan-rekan media mendapat kesempatan untuk melihat lebih dekat fasilitas produksi di Suzuki Plant Cikarang. Lokasi ini secara khusus difokuskan untuk memproduksi tiga model mobil penumpang sepert Suzuki Ertiga, XL7, dan Fronx.

Keputusan strategis ini memisahkan fokus produksi: mobil penumpang di Cikarang, manufaktur mobil niaga di Plant Tambun 2, dan sepeda motor di Plant Tambun 1. Pemisahan ini merupakan perhitungan matang perusahaan untuk menjamin stabilitas pasokan kendaraan, baik untuk pasar domestik maupun kebutuhan ekspor.Investasi Besar dan Proses Produksi Komprehensif.

Demi mewujudkan keberlanjutan industri yang komprehensif, Suzuki telah menanamkan investasi besar, tercatat lebih dari Rp 22 triliun sejak awal beroperasi. Investasi ini memungkinkan Plant Cikarang melaksanakan proses produksi secara lengkap dan menyeluruh, meliputi:

  • Proses Manufaktur Lengkap: Pressing, Welding, Painting, Assembling, hingga tahap akhir Final Inspection.
  • Integrasi Vertikal: Fasilitas powertrain dan seat yang secara mandiri membuat mesin, transmisi, dan kursi kendaraan.

Teknologi Canggih dan Pengujian Standar Global

Kualitas dan efisiensi produksi di Cikarang didukung oleh sistem dan teknologi canggihr:

  • Robot Canggih: Digunakan untuk memodernisasi peralatan manufaktur, khususnya untuk produk terbaru seperti Fronx.
  • Pengetesan ADAS: Menjalani fase pengetesan untuk teknologi terkini, yaitu Advanced Driving Assistance System (ADAS).
  • 3D Scanning: Digunakan untuk memastikan presisi bodi kendaraan agar konsisten dan selalu sesuai standar kualitas global.

Fasilitas Cikarang ini berfungsi layaknya sebuah laboratorium otomotif berskala besar, memastikan setiap komponen kendaraan, dari mesin hingga sistem ADAS, telah memenuhi standar global sebelum dikirimkan ke pasar lokal maupun mancanegara.Ekosistem Rantai Pasok Lokal yang Kuat

Kinerja industri Suzuki berjalan lancar berkat dukungan ekosistem rantai pasok yang kuat, didukung oleh lebih dari 800 mitra pemasok. Yang membanggakan, mitra pemasok ini didominasi oleh perusahaan lokal:

  • Dominasi Lokal: 55% dikuasai oleh investor domestik.
  • Dukungan UMKM: 32% dari mitra tersebut masuk dalam kategori Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).


Kesiapan mitra lokal ini tercermin dalam Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Fronx yang mencapai rata-rata lebih kurang 63%. Selain itu, komitmen Suzuki terhadap regulasi ditegaskan melalui perolehan status Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea Cukai, yang menandakan perusahaan ini patuh dan kooperatif.

[Ryn/YS]


 

Tag Terkait

berita Berita Otomotif news Pabrik Suzuki Pabrik Suzuki Suzuki Cikarang

Author

Berita Utama

Berita Populer

Lihat semua »