Hyundai Buka Kemungkinan Jual Mobil Hybrid Murah di Indonesia
Mobil ListrikJAKARTA – Hyundai akan ‘menyerang’ pasar mobil hybrid di Indonesia dengan beragam produk yang potensial, termasuk salah satu kemungkinannya adalah mobil hybrid murah.
‘Serangan’ mobil hybrid dari jenama asal Korea Selatan tersebut di Indonesia dimulai tahun ini. Mobil hybrid pertama mereka di Bumi Pertiwi ialah All New Hyundai Santa Fe yang meluncur pada 24 Oktober 2024.
Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto menjelaskan bahwa pihaknya akan membawa lebih banyak lagi mobil hybrid dari beragam segmen, sejalan dengan kebijakan Hyundai secara global yang ingin memperbanyak lini produk mobil hybrid. Ia juga mengakui terbukanya kemungkinan merilis mobil hybrid murah.
“Ada waktunya juga untuk Hyundai memperkenalkan produk-produk di medium-low,” ucap dia menjawab pertanyaan Mobil123.com tentang peluang menghadirkan mobil hybrid murah, usai seremoni peluncuran All New Santa Fe.
Hyundai, lanjut Soerjo, akan terus mengamati dan melihat pergerakan pasar mobil di Indonesia. Porsi pasar yang ‘lezat’ menurut mereka akan dimasuki.
“Kami melihat porsi pasarnya. Ada gula ada semut. Pasarnya besar di mana, kami akan perkenalkan produk-produk baru di sana,” tegas mantan eksekutif Toyota Indonesia tersebut.
Baru-baru ini, All New Hyundai Tucson dipastikan sebagai mobil hybrid kedua dari jenama itu di Indonesia. Pemesanan resmi All New Tucson bensin dan hybrid sudah dibuka sebelum peluncurannya, tepatnya pada 12 November 2024 kemarin.
Arah strategi produk Hyundai di Indonesia sendiri, lanjut Soerjo, utamanya berfokus pada sport utility vehicle (SUV), lalu kemudian multi purpose vehicle (MPV).
Ia menyebut bahwa pada masa mendatang, model-model SUV dan MPV Hyundai akan punya banyak opsi dapur pacu baik yang internal combustion engine (ICE) maupun elektrifikasi. Selain itu, Hyundai juga akan mendorong agar lebih banyak lagi model-model mereka yang diproduksi di dalam negeri.
“Bukan hanya untuk model-model mobil hybrid, tapi termasuk juga model-model combustion dan terutama model-model mobil listrik akan diproduksi lokal karena kami punya kapasitas. Ada pabrik mobil dan pabrik baterai yang harus dipergunakan. Kata kuncinya, Indonesia harus menjadi hub untuk negara-negara ASEAN dalam hal ini juga untuk mobil listrik dan mobil hybrid,” papar Soerjo. [Xan]