Grab Beli 1.000 Mobil Listrik buat Taksi Online, Mayoritas BYD, Termasuk MPV M6
Mobil ListrikJAKARTA – BYD meraup cuan di Indonesia. Merek mobil listrik China ini menjadi pilihan utama Grab untuk pengadaan armada taksi online (daring) baru, khususnya untuk model BYD M6.
Grab, menurut laporan Nikkei Asian Review baru-baru ini, membeli lebih dari 1.000 mobil listrik untuk tambahan armada taksi online mereka di Indonesia. Sebagian besar dari armada baru tersebut mengusung merek BYD.
Korporasi transportasi online yang berpusat di Singapura itu ingin menampilkan lebih banyak armada taksi online ramah lingkungan di pasar-pasar kunci mereka, termasuk Indonesia, pada akhir 2024. Di antaranya ialah mobil listrik BYD M6 yang baru saja resmi mengaspal pada Juli 2024.
“Kami akan tetap konsisten menyediakan solusi mobilitas ramah lingkungan untuk publik dan mengakselerasi pengembangan ekosistem kendaraan listrik di negara ini,” ujar Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi dalam keterangan resmi.
Saat ini, Grab disebut sudah mengoperasikan lebih dari 10 ribu motor listrik plus mobil listrik sebagai armada. Meski demikian, tidak diketahui proporsi dari masing-masingnya.
Grab menargetkan untuk mencapai carbon neutrality (karbon netral/nihil emisi gas buang) pada 2040 mendatang.
Grab tidak menyediakan detail kesepakatan dengan BYD untuk pengadaan armada mobil listrik sebagai taksi online yang baru. Meski begitu, aksi ini menunjukkan agresivitas merek-merek mobil China untuk berekspansi ke Indonesia sebagai pasar mobil terbesar di Asia Tenggara.
BYD sendiri baru aktif di pasar Indonesia sejak awal 2024. Pada Januari, mereka merilis tiga model sekaligus yakni BYD Dolphin, BYD Atto 3, BYD Seal, sebelum dilanjutkan dengan BYD M6 bulan lalu.
BYD M6 menarik perhatian karena menjadi mobil listrik pertama yang berjenis multi purpose vehicle (MPV) di negara ini, selain karena harganya yang murah yakni mulai dari Rp300 jutaan. MPV merupakan segmen yang secara tradisional sangat digemari oleh para konsumen Indonesia.
BYD juga menunjukkan keseriusan dengan rencana membangun pabrik perakitan mobil listrik di Indonesia. Pada April 2024, pengembang properti Suryacipta Swadaya mengumumkan bahwa BYD akan membangun pabrik di Subang, Jawa Barat yang akan beroperasi mulai Januari 2026. [Xan]