Chery Super Hybrid, Teknologi Milik Chery Tiggo 8 PHEV Diperkenalkan di Indonesia
Mobil ListrikJAKARTA – Sebelum meluncurkan Chery Tiggo 8 PHEV di Indonesia pada 2025, teknologi utama di dalamnya yaitu Chery Super Hybrid diperkenalkan terlebih dahulu.
Diberitakan sebelum, Tiggo 8 PHEV dijadwalkan meluncur di Tanah Air pada April mendatang dengan perkiraan harga Rp600 jutaan.
Sembari mempersiapkan peluncurannya, pada Senin (24/3/2025), merek mobil asal China itu mengintroduksi terlebih dahulu teknologi Chery Super Hybrid yang membuat Tiggo 8 PHEV bisa melaju ribuan kilometer berbekal sekali isi bensin plus isi daya baterai secara penuh.
“Chery Super Hybrid menjadi sebuah terobosan inovatif khususnya di segmen hybrid, dengan performa lebih bertenaga dan efisiensi energi lebih baik dibandingkan hybrid konvensional,” aku Head of Brand Department PT Chery Motor Indonesia (CMI) Rifkie Setiawan dalam seremoni di Jakarta.
Teknologi Chery Super Hybrid, terang Rifkie, membuat Tiggo 8 PHEV lolos uji jalan sejauh 1.186 km dalam kondisi tangki bensin plus daya baterai listriknya terisi penuh, tanpa diisi bensin lagi atau dicas ulang lagi. Jarak itu setara perjalanan dari Jakarta ke Bali.
Performa maupun rasa berkendara pun menjadi lebih mumpuni berkat torsi besar yang dihasilkannya.
“Chery Super Hybrid juga dipastikan aman, dengan teknologi anti-stalling atau mati mendadak dalam kecepatan tinggi. Secara keseluruhan, Chery Super Hybrid menawarkan high energy effiency, high performance, high safety, high intelligence,” tandas Rifkie.
Chery Super Hybrid juga teknologi yang terdapat pada Chery Tiggo 9 PHEV, menghasilkan torsi puncak 920 Nm, dengan akselerasi 0-100 km per jam 5,4 detik. ‘Kakak’ dari Tiggo 8 PHEV tersebut direncanakan mengaspal pula di Indonesia pada 2025.
Pabrikan mobil yang bermarkas di Wuhu ini pertama kali menghadirkan Chery Super Hybrid pada 2001 silam. Sekarang, teknologi tersebut sudah masuk ke generasi kelima.
Chery Super Hybrid generasi kelima ‘bersenjatakan’ mesin ACTECO H4J15, dengan efisiensi termal 44,5 persen. Konsumsi bahan bakar minyaknya diklaim menyentuh lebih dari 76 km per liter.
Di dalam teknologi ini, terdapat pula Stepless Super Hybrid DHT yang memberikan efisiensi mekanis hingga 98,5 persen, dengan standar keaman terbaik.
Baterai lithium ferro phosphate (LFP) pada Chery Super Hybrid mendapat sertifikasi tahan debu maupun air IP68, dengan kemampuan fast charging 30-80 persen dalam 20 menit saja. Komponen itu pun mampu bertahan di suhu ekstrem hingga 95 derajat celcius.
"Teknologi hybrid terbaru ini juga sangat cocok untuk Chery Family di Indonesia yang menyukai aktivitas diluar karena disematkan V2L serta Nap Mode yang dilengkapi dengan fitur No Noise Engine dan No Carbon Emission yang menambah kenyamanan dan keamanan untuk beristirahat didalam mobil, saat melakukan perjalanan,” tutup Rifkie. [Xan]