Cara Jumper Aki Mobil dengan Benar, Antisipasi Kondisi Darurat

Panduan Pembeli

Aki mobil yang tiba-tiba soak bisa menjadi pengalaman yang menjengkelkan, terutama jika kalian sedang dalam perjalanan atau terburu-buru. Aki yang lemah atau habis daya dapat menyebabkan mobil tidak bisa menyala. 

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan jumper aki menggunakan aki mobil lain. Proses ini membutuhkan teknik yang benar agar aman dan tidak merusak komponen kelistrikan kendaraan.

Namun, proses jumper aki mobil tidak boleh dilakukan sembarangan. Jika tidak dilakukan dengan benar, jumper aki bisa berisiko merusak sistem kelistrikan mobil atau bahkan menyebabkan percikan api yang berbahaya.

Melakukan jumper aki mobil dengan benar dapat menjadi solusi darurat saat mobil mengalami mogok akibat aki soak. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara jumper aki mobil dengan langkah yang benar dan aman.

Dalam artikel ini, kita akan membahas penyebab aki mobil soak, peralatan yang dibutuhkan untuk jumper, langkah-langkah yang benar untuk melakukan jumper aki.

Penyebab Aki Mobil Soak

Sebelum masuk ke cara melakukan jumper aki mobil, penting untuk memahami beberapa penyebab umum aki mobil menjadi soak atau kehilangan daya.

1. Usia Pakai Aki yang Sudah Lama

Aki mobil memiliki umur pakai rata-rata antara 2 hingga 5 tahun, tergantung pada jenis dan pemakaian. Jika usia aki sudah melewati batas tersebut, daya tahan aki akan berkurang sehingga tidak mampu menyimpan dan menyuplai listrik dengan optimal.

2. Penggunaan Perangkat Elektronik yang Berlebihan

Mobil modern dilengkapi dengan berbagai fitur elektronik seperti sistem audio, GPS, dan charger gadget. Jika perangkat ini digunakan secara berlebihan tanpa mesin menyala, aki akan cepat kehilangan daya.

3. Mobil Jarang Digunakan

Mobil yang jarang digunakan atau hanya dipakai untuk perjalanan pendek tidak memberikan cukup waktu bagi alternator untuk mengisi daya aki secara penuh. Hal ini dapat menyebabkan aki kehilangan daya secara perlahan hingga akhirnya soak.

4. Sistem Pengisian Aki Bermasalah

Jika alternator rusak atau sistem pengisian daya aki tidak bekerja dengan baik, aki tidak akan mendapatkan suplai listrik yang cukup untuk mempertahankan kapasitasnya.

5. Kabel atau Terminal Aki Kotor atau Longgar

Kotoran atau karat pada terminal aki dapat mengganggu aliran listrik. Selain itu, kabel yang longgar juga bisa menyebabkan suplai listrik terganggu sehingga aki lebih cepat kehilangan daya.

6. Lupa Mematikan Lampu atau Aksesori Mobil

Banyak pengemudi lupa mematikan lampu utama, lampu kabin, atau perangkat elektronik lain setelah memarkir mobil. Jika dibiarkan menyala semalaman, aki bisa terkuras habis dan menyebabkan mobil tidak bisa menyala keesokan harinya.

Peralatan yang Dibutuhkan untuk Melakukan Jumper Aki

Sebelum melakukan jumper aki, pastikan kalian sudah menyiapkan alat-alat berikut:

1. Kabel Jumper

Pilih kabel jumper berkualitas baik dengan panjang minimal 2 meter dan diameter tebal agar mampu menghantarkan arus listrik dengan baik.

2. Mobil Donor 

Pastikan aki pada mobil donor dalam kondisi baik dan memiliki tegangan yang sama atau lebih besar dari aki mobil yang soak (biasanya 12V untuk mobil penumpang).

3. Sarung Tangan dan Kacamata Pelindung

Untuk menghindari risiko percikan api atau kontak langsung dengan terminal aki, sebaiknya gunakan sarung tangan karet atau kacamata pelindung 

4. Lap atau Tisu Kering

Untuk membersihkan terminal aki jika ada kotoran atau korosi sebelum memasang kabel jumper.

Langkah-Langkah Cara Jumper Aki Mobil yang Benar

Melakukan jumper aki dengan benar sangat penting agar aman dan tidak merusak komponen kelistrikan mobil. Berikut langkah-langkahnya:

1. Posisikan Kedua Kendaraan Saling Berdekatan

Parkirkan kedua mobil dalam posisi saling berhadapan atau berdampingan dengan jarak yang cukup untuk kabel jumper menjangkau kedua aki.

Matikan mesin, cabut kunci kontak, dan pastikan semua perangkat elektronik di kedua mobil dalam keadaan mati.

2. Sambungkan Kabel Jumper dengan Urutan yang Benar

  • Sambungkan kabel merah ke terminal positif (+) aki mobil yang soak.
  • Sambungkan ujung lain dari kabel merah ke terminal positif (+) aki mobil donor.
  • Sambungkan kabel hitam ke terminal negatif (-) aki mobil donor.
  • Hubungkan ujung lain dari kabel hitam ke bagian logam tidak bercat di mobil yang soak (misalnya baut di rangka mesin). Jangan langsung menghubungkannya ke terminal negatif aki mobil yang soak karena bisa menyebabkan loncatan arus.

3. Nyalakan Mesin Mobil Donor

Hidupkan mesin mobil donor dan biarkan menyala selama 5-10 menit untuk memberikan waktu bagi aki mobil yang soak agar mendapatkan daya awal.

4. Nyalakan Mesin Mobil yang Soak

Coba hidupkan mesin mobil yang soak. Jika berhasil menyala, biarkan mesin tetap hidup selama beberapa menit sebelum melepas kabel jumper.

5. Lepaskan Kabel dengan Urutan yang Benar

  • Lepaskan kabel hitam dari rangka mobil yang soak terlebih dahulu.
  • Lepaskan kabel hitam dari terminal negatif aki donor.
  • Lepaskan kabel merah dari terminal positif aki donor.
  • Terakhir, lepaskan kabel merah dari terminal positif aki mobil yang soak.

6. Biarkan Mobil Tetap Menyala

Setelah berhasil menyalakan mesin, biarkan mobil menyala setidaknya 15-30 menit atau lebih baik lagi dengan berkendara agar alternator bisa mengisi daya aki dengan optimal.

Cara Jumper Pakai Powerbank Khusus 

Selain melakukan jumper aki mobil dengan aki mobil lainnya, kalian kini bisa jumper aki dengan powerbank. Namun dengan catatan, powerbank yang digunakan memang punya fitur khusus dan kapasitas besar sehingga bisa mengisi aki mobil.

Saat ini sudah banyak jenis powerbank di pasaran yang dibekali kemampuan khusus untuk mengisi ulang aki mobil.

Powerbank kini dapat menjadi penolong saat aki mobil atau motor bermasalah. Untuk jumper aki, membutuhkan powerbank khusus dengan daya minimum 10.000 mAh.

  • Pastikan power bank terisi penuh, sambung dengan kabel yang sudah disiapkan.
  • Sambungkan dengan Kabel khusus yang punya pengaman di salah satu ujungnya, dan ujung lainnya memiliki dua penjepit (clamp). 
  • Warna merah untuk kutub positif aki, hitam untuk kutub negatif aki. Kemudian sambungkan kabel merah dengan ke kutub positif aki, dan kabel hitam ke kutub negatif aki.
  • Setelah itu pencet tombol ‘Power’ di power bank, dan kemudian starter saja mobilnya. Kalau mobil sudah menyala, segera cek kondisi aki ke bengkel terdekat untuk isi ulang aki atau ganti aki baru.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan power bank ini. Alat ini hanya bisa digunakan hanya untuk mobil bermesin bensin (gasoline) dengan kapasitas di bawah 4.000 cc.

Selalu pastikan kamu memiliki kabel jumper di mobil sebagai langkah antisipasi, dan jika aki terus mengalami masalah meskipun sudah di-jumper, pertimbangkan untuk menggantinya dengan aki baru.

Tips Agar Aki Mobil Tidak Cepat Soak

Untuk mencegah kejadian aki soak kembali, kalian juga perlu melakukan beberapa perawatan. Berikut beberapa tips yang bisa kalian lakukan agar aki selalu punya daya yang cukup:

1. Gunakan Mobil Secara Rutin

Jika mobil jarang digunakan, usahakan hidupkan mesin selama 10-15 menit setiap 2-3 hari sekali untuk menjaga kesehatan aki.

2. Periksa Terminal Aki Secara Berkala

Bersihkan karat atau kotoran pada terminal aki menggunakan sikat kawat atau kain kering untuk memastikan aliran listrik tetap optimal.

3. Matikan Semua Perangkat Elektronik Sebelum Mematikan Mesin

Hal ini membantu mengurangi beban pada aki saat menyalakan mobil kembali.

4. Pastikan Alternator Berfungsi dengan Baik

Alternator yang rusak tidak akan mampu mengisi daya aki dengan optimal, menyebabkan aki cepat soak.

5. Gunakan Aki yang Sesuai dengan Spesifikasi Mobil 

Jangan menggunakan aki dengan kapasitas yang lebih kecil dari yang direkomendasikan oleh pabrikan kendaraan.

Kesimpulan

Jumper aki mobil adalah cara darurat yang bisa digunakan untuk mengatasi mobil yang tidak bisa menyala akibat aki soak. Untuk itu, kalian perlu memahami penyebab aki soak.

Saat melakukan jumper pun perlu mengikuti langkah-langkah jumper aki yang benar. Dengan melakukan perawatan aki secara rutin, kamu bisa menghindari kejadian aki soak kembali.

(YS)

Author

Berita Utama

Berita Populer

Lihat semua »