BYD Ngebut Kejar ‘Utang’, 2.047 Mobil Listrik sudah Diserahkan ke Konsumen Indonesia

Mobil Listrik

JAKARTA – Pada Juni dan Agustus 2024, Merek mobil listrik China BYD terpantau langsung ngebut mengejar inden yang terkumpul sejak awal tahun.

Seperti diketahui, BYD baru mulai mendistribusikan unit ke konsumen di Indonesia pada semester dua 2024. Ini terjadi karena pengapalan unit BYD ke Indonesia dari China baru bisa masuk pada akhir semester satu 2024, gara-gara isu pada perizinan plus pemberian insentif impor mobil listrik.

Padahal, peluncuran dan pemesanan resmi dari tiga model perdana mereka yakni BYD Dolphin, BYD Atto 3, BYD Seal sudah dilakukan sejak permulaan 2024. Pada Juli 2024, mereka malah menambah lagi lini produk di Indonesia dengan merilis BYD M6.

BYD pun terlihat langsung jor-joran menyuplai unit. Menurut data yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales (distribusi dari pabrikan ke jaringan diler) BYD pada Juni-Juli 2024 mencapai 3.521 unit—1.596 unit pada Juni serta 1.925 unit pada Juli.

Di sisi lain, berdasarkan data Gaikindo pula, BYD baru mencatatkan penjualan retail (distribusi diler ke konsumen) mulai Juli 2024. Pada bulan tersebut, korporasi yang berpusat di Shenzen, China ini menyerahkan 2.047 unit kepada konsumen.

 Jumlah pada Juli 2024 sendiri masih di bawah estimasi BYD yakni 2.500 unit. Sayangnya, tidak ada rincian komposisi dari setiap model, dari pengiriman  unit perdana BYD kepada para konsumennya di Tanah Air.

Eksekutif BYD sendiri, dalam wawancara di tengah-tengah Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 pada akhir Juli, mengaku bahwa pihaknya tidak akan mengistimewakan para pemesan BYD M6 hanya karena mobil listrik itu menjadi mobil listrik terbaru mereka.

“Distribusi BYD M6 akan dikombinasikan dengan pengiriman unit kepada konsumen-konsumen kami dari model-model yang lainnya. Tidak ada perlakukan spesial dan BYD M6 tidak akan menyalip antrean yang sudah ada. Kami akan mengikuti alur dan urutannya,” kata President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao.

BYD M6 sementara ini menjadi model mobil listrik termurah mereka di Indonesia, dengan harga Rp379—429 juta on the road (OTR) Jakarta. Setelah itu, ada BYD Dolphin (Rp425 juta OTR Jakarta) serta BYD Atto 3 (Rp515 juta OTR Jakarta).

Model termahal mereka ialah BYD Seal. Rentang harganya mencapai Rp629—719 juta OTR Jakarta. [Xan]

Tag Terkait

BYD BYD Indonesia BYD M6 Mobil Listrik mobil listrik BYD mobil listrik murah mobil listrik murah BYD mobil listrik China

Author

Berita Utama

Berita Populer

Lihat semua »