BYD dan Denza Unjuk Gigi di PEVS 2025, Brand dengan Penjualan Mobil Listrik Terlaris di Kuartal I

Mobil Listrik

JAKARTA - PT BYD Motor Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025, menandai partisipasi keduanya di ajang pameran khusus kendaraan listrik di Tanah Air. Pada edisi tahun ini, BYD tidak hanya memamerkan seluruh jajaran kendaraan listrik unggulannya, tetapi juga menghadirkan Denza sub-brand premium milik BYD dalam satu area pameran yang terintegrasi.

Dengan mengusung tema Elevate Experience, BYD dan Denza hadir di Hall B3, booth A5 dengan booth seluas 800 meter persegi. Enam model kendaraan listrik dipamerkan, yakni BYD Dolphin, BYD Atto 3, BYD Seal, BYD M6, BYD Sealion 7, serta Denza D9. Kehadiran Denza menjadi sorotan utama karena menawarkan pengalaman premium dalam mobilitas listrik. Selain itu, BYD juga menjadi satu-satunya merek yang menyediakan test drive langsung di dalam area pameran, memungkinkan pengunjung merasakan performa kendaraan secara langsung dan nyaman.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengungkapkan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk nyata dari komitmen BYD dalam mendukung target pemerintah untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik dan mempercepat transisi menuju lingkungan yang lebih hijau. “Kami ingin memperluas pemahaman publik tentang manfaat kendaraan listrik melalui pengalaman langsung di pameran ini,” ujarnya.

Sebagai tambahan, BYD turut menyiapkan area transaksi khusus untuk konsultasi produk dengan mitra dealer dan pembiayaan. Tersedia pula Cafe BYD serta zona simulasi teknologi Vehicle-to-Load (V2L) yang menampilkan skenario penggunaan kendaraan listrik untuk mendukung kegiatan luar ruang bersama keluarga.

Penjualan BYD dan Denza Meroket di Kuartal Pertama 2025

Di luar pameran, kinerja penjualan BYD di Indonesia menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pada kuartal pertama tahun 2025, BYD bersama Denza berhasil membukukan penjualan lebih dari 8.200 unit, atau sekitar 50% dari total pangsa pasar kendaraan listrik nasional. Prestasi ini mengukuhkan posisi BYD sebagai pemain dominan di industri kendaraan listrik Indonesia.

Berdasarkan data GAIKINDO, pasar kendaraan listrik nasional menunjukkan peningkatan pangsa pasar dari 5% pada akhir 2024 menjadi 8% di kuartal pertama 2025 terlepas dari perlambatan di sektor otomotif secara umum. Kontribusi BYD terhadap lonjakan ini turut diperkuat oleh ekspansi jaringan distribusi yang kini telah mencakup 50 diler di 27 kota di seluruh Indonesia.

Keberhasilan BYD juga didukung oleh beragam model kendaraan yang menjangkau berbagai segmen, dari hatchback hingga SUV dan MPV. Salah satu sorotan utama adalah BYD M6 yang berhasil menyabet gelar Car of the Year 2024, mencerminkan tingginya apresiasi pasar terhadap inovasi dan kualitas yang ditawarkan BYD.

Komitmen Jangka Panjang terhadap Ekosistem EV

BYD tidak hanya fokus pada penjualan kendaraan, tetapi juga aktif membangun ekosistem kendaraan listrik yang menyeluruh. Hal ini diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan penyedia infrastruktur pengisian daya, penguatan layanan purna jual, hingga edukasi publik mengenai teknologi EV.

Dengan langkah-langkah strategis tersebut, BYD Indonesia tidak hanya mencetak angka penjualan yang impresif, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai motor penggerak dalam transisi menuju era kendaraan listrik di Indonesia. Visi perusahaan sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mewujudkan netralitas karbon dan mobilitas berkelanjutan di masa depan.

[Ryn/YS]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<

Tag Terkait

berita Berita Otomotif news Berita Otomotif news BYD Denza PEVS 2025

Author

Berita Utama

Berita Populer

Lihat semua »