Yamaha Nmax Pakai Oli Diesel, Apa Akibatnya?

Berita Otomotif

Yamaha Nmax Pakai Oli Diesel, Apa Akibatnya?

JAKARTA – Beberapa pengguna Yamaha Nmax di Tanah Air kerap mencoba-coba ragam oli untuk mendapatkan performa lebih baik.

Tidak hanya melakukan modifikasi dengan mengganti komponen dalam ruang bakar, para penunggang skutik gambot tersebut juga bereksperimen dengan cairan di dalamnya. Salah satunya dengan mencoba/mengganti oli atau pelumas lebih baik.

Berbagai upaya dilakukan untuk mendapatkan hasil akhir yakni performa mesin lebih baik dari versi pabrikan. Namun belakangan oli diesel menjadi andalan beberapa pengguna sepedamotor di Indonesia khususnya Nmax. Oli untuk mesin diesel dianggap mampu membersihkan mesin lebih baik daripada pelumas mesin bensin.

“Masing-masing pabrikan oli sudah statement berapa jumlah sulfur yang diperbolehkan. Jenis BBM akan mempengaruhi umur oli itu sendiri. Motor berbahan bakar bensin itu kan sulfurnya lebih rendah dari solar,” ucap Agung Prabowo, Technical Specialist PT Pertamina Lubricants dalam acara Touring Merdeka 2020 JMC (Journalist Max Community), Minggu, 23 Agustus 2020.
Yamaha Nmax Pakai Oli Diesel

Ia menjelaskan solar mengandung lebih banyak sulfur daripada bensin. Membuat oli diesel membutuhkan aditif lebih banyak untuk menahan sulfur, agar tidak cepat menjadi asam sulfat (H2SO4).

Oli Diesel yang mengandung bahan aditif lebih banyak mampu membersihkan ruang bakar. Dikatakan bahwa meskipun dipakai dalam jangka waktu lama, ruang bakar mesin menjadi bersih namun menjadi masalah karena zat dispersant di dalam aditif tidak bekerja.

“Jika menggunakan oli diesel, zat aditif yang membersihkan ruang bakar lama-lama menggumpal atau menimbulkan kerak. Orang yang menggunakan oli diesel di motornya pasti ruang bakarnya bersih, tapi hati-hati bersihnya karena teramplas sebab zat aditifnya berubah menjadi kerak. Kerak tersebut menjadi amplas dan tandanya di saluran knalpot muncul asap seperti abu,” jelasnya kemudian.
Yamaha Nmax pakai oli diesel

Menurutnya, menggunakan oli diesel untuk mesin bensin akan terlihat dampaknya setelah pemakaian 2 - 3 tahun. Ring piston akan lebih cepat habis dan membuat kompresi mesin terasa kendur atau biasa disebut ngempos.

Pria ramah tersebut menyarankan untuk menggunakan oli mesin bensin untuk mobil. Oli untuk mobil berbahan bakar bensin masih lebih aman digunakan pada motor skutik, asalkan jenisnya atau grupnya sama. [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar