Wuling Tidak Mau Produksi Chevrolet Captiva untuk Indonesia

Mobil Baru

Wuling Tidak Mau Produksi Chevrolet Captiva untuk Indonesia

BEKASI – Harapan pencinta Chevrolet untuk memiliki Captiva generasi terbaru produksi lokal rasanya harus kandas hari ini.

Pasalnya Xu Feiyu, Presiden SGMW Motor Indonesia menegaskan tidak akan menghadirkan Chevrolet Captiva untuk pasar Indonesa. Padahal di Thailand, Chevrolet Captiva di produksi di pabrik Wuling di Indonesia. Ia beralasan bahwa antara GM Indonesia dengan Wuling Motors Indonesia adalah perusahaan berbeda.

“Wuling Indonesia dan General Motors Indonesia adalah perusahaan yang berbeda. Walau keduanya ada saham dari GM tapi punya pegangan bisnis yang berbeda. Dan saat ini, untuk Almaz pastinya akan menggunakan merk Wuling sehingga tidak akan ada Captiva seperti ini untuk dijual di Indonesia,” tegasnya.

Thailand sendiri dipastikan akan menikmati generasi terbaru dari Chevrolet Captiva buatan Wuling dalam waktu dekat. Ini karena dari total 2.600 Chevrolet Captiva yang diekspor, sebagian besar akan masuk untuk Thailand.

Sementara itu, dihubungi terpisah, GM Indonesia menegaskan bahwa pihaknya masih akan mengandalkan model-model mereka yang saat ini ada. Itu artinya, mereka memang masih belum berminat untuk menghadirkan Chevrolet Captiva.

“Saat ini kami masih fokus kepada Chevrolet Trailblazer dan  Chevrolet Trax. Kedua model tersebut baru dua tahun berada di pasar Indonesia dan mendapat respon yang baik dari publik di Tanah Air,” ungkap Yuniadi H. Hartono, Public Relations and External Affairs Director Chevrolet Indonesia beberapa waktu lalu.

Bila merujuk pada website resmi, GM Indonesia saat ini memiliki empat model yang dijual di Indonesia. Keempat model tersebut adalag Chevrolet Trax, Chevrolet Trailblazer, Chevrolet Spark dan Chevrolet Colorado. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar