Wuling Menolak Disebut Ingin Merusak Harga Pasar

Berita Otomotif

Wuling Menolak Disebut Ingin Merusak Harga Pasar

JAKARTA - Wuling tak setuju dengan anggapan bahwa strategi yang mereka lancarkan selama dua tahun beroperasi di Indonesia ditujukan untuk merusak harga pasar.

Wuling mengadakan perayaan ulang tahun ke-2 pada Kamis (11/7/2019) di Ancol, Jakarta, terhitung sejak peresmian pabrik di Cikarang, Bekasi pada 11 Juli 2017. Pada kesempatan itu, mereka memberikan kejutan berupa introduksi Wuling Almaz berkapasitas tujuh penumpang yang akan meluncur secara resmi di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 pada 18 - 28 Juli mendatang.

Wuling, bersama-sama dengan pabrikan China lain yaitu Dongfeng Sokon (DFSK), kompak meluncurkan produk-produk dengan harga berselisih cukup jauh dari kompetitor sekelas, tapi lebih kaya fitur. Tak hanya lebih terjangkau, harga mobil-mobil mereka bahkan sangat dekat dengan segmen di bawahnya.

Cindy Cai, Vice President PT. SAIC General Motor Wuling (SGMW) Indonesia, tidak setuju strategi mereka ini dikatakan bertujuan untuk merusak harga pasar mobil. Wuling, ujarnya, hanya ingin memperluas pilihan melalui produk-produk yang menawarkan sesuatu yang berbeda.

“Tujuan kami adalah membuat mobil yang berbeda dari yang lain, yang tidak ada di mana pun. Bukan cuma ingin mengalahkan mobil-mobil murah, kami juga ingin beri value lebih di mobil tersebut yang tidak ada di mana pun,” ucapnya menanggapi pertanyaan Mobil123.com dalam konferensi pers.

4 Model, 100 Dealer, 10 Besar
Pergerakan Wuling memang sangat agresif di Tanah Air, dan mereka mengakui itu. Mereka mengawali dengan investasi 700 juta dollar AS atau lebih dari Rp 9 triliun.

Kemudian, dalam jangka waktu dua tahun, pabrikan ini meluncurkan empat produk beserta varian-variannya secara bertahap. Mereka kini punya tiga multi purpose vehicle di segmen low serta medium (Confero, Cortez, Formo) plus satu sport utility vehicle (SUV) di segmen medium (Almaz).

Dian Asmahani, Senior Brand Manager SGMW Indonesia, menjelaskan selama dua tahun, mereka sudah berhasil masuk ke 10 besar merek mobil terlaris di Indonesia, dengan jumlah dealer mencapai 100 outlet. Semua itu, mulai dari investasi, serangan produk, sampai perluasan jaringan penjualan serta purnajual, ia sebut sebagai bukti keseriusan mereka untuk mengembangkan diri di Nusantara dalam jangka panjang.

“Ini (100 dealer dalam dua tahun) cepat sekali ya. Kami bisa katakan pengembangan seperti ini belum pernah ada di merek lain,” aku Dian.

Target pengembangan dealer Wuling pada tahun ini sendiri adalah mencapai 120 outlet. Berarti, dalam setengah tahun, masih ada ‘pekerjaan rumah’ sebanyak 20 dealer. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support