Formo Terkesan di Anak Tirikan, ini Jawaban Wuling Motors

Berita Otomotif

Formo Terkesan di Anak Tirikan, ini Jawaban Wuling Motors

JAKARTA – Wuling Motors menampik anggapan bahwa pihaknya tidak lagi memperhatikan Formo karena telalu fokus untuk menggarap pasar segmen kendaraan penumpang.

Mereka menegaskan bahwa saat ini prioritas utama memang lebih ke kendaraan penumpang karena banyaknya peluncurkan kendaraan baru. Hingga penyelenggaraan Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, Wuling sudah meluncurkan satu model baru dan dua varian baru.

“Sebenarnya Formo tidak kami tahan, tetap ada permintaan. Hanya saja karena awal tahun ini kami ada satu produk baru dan dua varian baru jadi memang ada penyesuaian produksi saja. Tapi unitnya ada dan tidak antri,” tutur Dian Asmahani, Brand Manager PT. SAIC General Motors Wuling (SGMW) Indonesia.

Meski demikian Ia tidak menampik bahwa permintaan akan Wuling Formo terbilang kecil bila dibandingkan dengan permintaan di segmen mobil penumpang. Bahkan saat Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, Wuling Formo hanya terjual satu unit saja.

“Memang tidak terlalu banyak permintaannya karena kami sebenarnya lebih fokus ke kendaraan penumpang. Tapi dari segi target konsumen, Formo sudah memenuhi kebutuhan. Konsumennya tetap ada dan lebih banyak fleet dan pedagang yang membeli kendaraan ini,” tegasnya.

Wuling Formo diluncurkan pada bulan November 2018 dengan desain yang sangat mirip dengan Wuling Confero. Formo menggunakan mesin bensin 1.206 cc, empat silinder, dengan transmisi manual lima percepatan. Mesin tersebut mampu memproduksi tenaga sebesar 77 hp di 5.600 rpm dengan torsi puncak 110 Nm di  3.600 – 4.000 rpm.

Dimensinya sendiri 1.715 mm (tinggi), 4.493 mm (panjang), 1.691 mm (lebar). Dan untuk kapasitas kargo Formo blind van adalah 3.200 liter dan beban angkutnya mencapai 595 kg. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar