Wuling Motors Masih Impor Mesin dan Transmisi

Berita Otomotif

Wuling Motors Masih Impor Mesin dan Transmisi

BEKASI – Wuling Motors mengaku bahwa mesin dan transmisi mobil-mobil mereka masih diimpor secara utuh dari Cina.

Langkah ini dilakukan karena untuk membangun pabrik mesin diperlukan investasi yang besar. Sementara itu penjualan mobil Wuling di Indonesia masih terbilang jauh dari jumlah ideal untuk membangun sebuah pabrik mesin.

“Untuk membangun sebuah pabrik mesin maka idealnya produsen mobil tersebut harus bisa menjual sedikitnya 120 ribu unit mobil setiap tahunnya. Sedangkan penjualan mobil Wuling di Indonesia masih belum mencapai angka tersebut. Maka dari itu saat ini lebih murah bila kami mengimpornya secara utuh dari Cina,” ungkap Arif Pramadana, Senior Director Manufacturing Wuling Motors.

Ia pun menambahkan bahwa kapasitas pabrik mesin di Cina terbilang sangat besar. Dengan ini, untuk menambah beberapa unit produksi terbilang masih sangat mudah ketimbang harus memproduksi sendiri di Tanah Air.

Plat baja masih impor

Selain mengimpor secara utuh mesin dan transmisi, Wuling Motors juga melakukan impor sejumlah komponen kendaraan seperti plat baja. Hal ini dilakukan karena hingga saat ini masih belum ada perusahaan baja di Indonesia yang mampu memproduksi plat sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Saat ini kami mengimpornya langsung dari Cina melalui Bao Steel. Ketebalan plat yang kami gunakan mencapai 0,7 mm. Ketebalan ini lebih tinggi dibanding beberapa plat produsen mobil lain yang hanya mencapai 0,65 mm. Dengan ketebalan ini diharapkan mobil akan menjadi lebih aman,” pungkasnya. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar