Wuling Cortez 1.5 Turbo Bekas 2019, Pajak Panjang dan Siap Pakai

Mobil Bekas

Wuling Cortez 1.5 Turbo Bekas 2019, Pajak Panjang dan Siap Pakai

JAKARTA - Wuling Cortez 1.5 Turbo Bekas 2019 berikut ini siap pakai dan waktu pembayaran pajaknya masih cukup panjang, lebih dari setengah tahun.

Mobil bekas berwarna silver ini merupakan Cortez varian 1.5 Turbo L Lux+ bertransmisi otomatis CVT. Dari plat nomornya dapat dilihat bahwa mobil ini merupakan keluaran bulan Juli 2019.

Mobil bekas ini sebelumnya milik perorangan atau bukan kendaraan bekas operasional perusahaan. Secara umum kondisinya tergolong baik, pihak penjual menyebutkan bahwa barang dagangannya ini siap pakai.  

Artinya calon pembeli tidak dibebani pekerjaan rumah untuk melakukan perbaikan, bisa langsung digunakan  beraktivitas. Wuling Cortez 1.5 Turbo Bekas 2019 ini disebut memiliki jarak tempuh penggunaan sekitar 20 ribu km.

Wuling Cortez 1.5 Turbo Bekas 2019
Pihak penjual menawarkan mobil bekas ini dengan harga RP 210 juta. Tidak diketahui apakah harga ini cash atau kredit, namun yang pasti calon pembeli ditawarkan untuk melakukan pembelian lewat 2 sistem transaksi tersebut.

Calon pembeli juga masih punya kesempatan untuk melakukan negosiasi. Dan jika ingin mendapat informasi lengkap, Anda bisa klik link berikut ini.

Wuling Cortez 1.5 Turbo Bekas 2019
Mobil123.com sendiri sedikitnya punya catatan menyenangkan mengenai MPV penantang Innova asal China ini. Selain dari sisi rancang bangun yang tepat dan proporsional plus mesin 1.5-liter turbo, Wuling Cortez 1.5 Turbo dilengkapi 5 fitur keselamatan aktif sebagai penyeimbang performa. 

1. Sistem Rem ABS, EBD dan BA
Sistem rem yang pertama kali diterapkan di pesawat terbang ini tentunya memiliki fungsi central dalam sistem keselamatan aktif. Kombinasi Anti-lock Break System (ABS), Electronic brakeforce distribution (EBD) dan Brake Assist (BA) ini membantu pengemudi untuk mengendalikan laju mobil dalam berbagai kondisi jalan.

Mobil123.com praktis tidak menemui kendala berarti saat berkendara di seputaran Lembang yang kala itu kerap diguyur hujan. Pengereman dapat dilakukan dengan baik, termasuk saat harus menghindari sebuah sepeda motor yang muncul tiba-tiba.

2. Electronic Stability Control (ESC)
Fitur ESC tentunya memegang peran penting yang membuat Cortez CT mantap dikendalikan terutama saat bermanufer pada kecepatan tinggi. Dan ini tentunya memberikan kesenangan tersendiri bagi pengemudi. 

Sistem ini sendiri berkerja ketika ES mendeteksi hilangnya kontrol pada kemudi. ECU selanjutnya memberikan perintah pada rem secara otomatis dan selanjutnya membuat pengemudi dapat mengendalikan mobil dengan baik.

Pengereman otomatis sendiri diterapkan ke roda secara individual. Seperti contohnya pada roda depan luar untuk melawan oversteer atau roda belakang bagian dalam untuk mengatasi understeer.

Mobil123.com nyaris tidak perlu melakukan banyak koreksi saat bermanuver di jalan tol atau melewati jalan berkelok di daerah pegunungan. Mobil mudah dikendalikan meski melewati bagian tersebut dengan kecepatan di atas rata-rata. Namun tentunya Mobil123.com selalu dalam kewaspadaan dan mengedepankan keselamatan berkendara.

Wuling Cortez 1.5 Turbo Bekas 2019
3. Electric Parking Brake (EPB)
Cortez CT juga sudah dilengkapi rem tangan modern yang beroperasi secara elektrik. Pengemudi tak perlu lagi tarik urat untuk menekan tuas rem tangan, tinggal menekan tombol yang terletak pada bawah tuas transmisi fitur ini akan langsung bekerja.

4. Automatic Vehicle Holding (AVH)
AVH pada Cortez CT tentu membuat Anda tidak perlu bolak-balik menginjak pedal rem, contoh saat terjadi kemacetan di dalan menanjak, menurun maupun datar. Secara umum fitur pengereman otomatis menjaga mobil tetap diam, untuk mengaktifkannya cukup tekan tombol tepat dibawah EPB

5. Hill Hold Control (HHC)
Fitur ini tentunya sangat berguna saat melewati jalan baik tanjakan maupun turunan yang padat seperti biasa ditemui di jalur Lembang - Bandung. Intinya fitur mempertahankan posisi mobil saat stop and go di tanjakan selama beberapa detik. Jadi Anda tak perlu was-was mobil bakal meluncur ke bawah saat sepersekian detik ingin melaju setelah mengangkat kaki dari pedal rem. [Ari/Idr]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar