Wuling Confero S ACT, Yuk Kenali Sistem Kerja Transmisinya

Panduan Pembeli

Wuling Confero S ACT, Yuk Kenali Sistem Kerja Transmisinya

JAKARTA - Wuling Confero S ACT yang baru saja diluncurkan punya sistem transmisi dengan cara kerja  unik. Ada beberapa catatan untuk dapat menguasainya dengan cepat.

Akhirnya Wuling Confero meluncurkan varian dengan transmisi otomatis. Namun ini memiliki perbedaan, ACT sejatinya adalah transmisi manual namun kinerjanya dibuat seperti transmisi otomatis berkat hadirnya e-clutch yang menggantikan peran kopling saat perpindahan gear. Jadi saat berkendara, Anda hanya perlu melakukan perpindahan gear seperti layaknya mobil manual tanpa perlu menginjak perdal kopling, teknologi ini tentunya lebih meringankan dibandingkan transmisi manual. 

Beberapa orang menyebutkan cara kerjanya seperti gear pada motor bebek. Ya, rasanya hampir sama, namun Anda tidak bisa serta merta melakukan perlakuan seperti motor bebek yang kapan saja bisa shift up atau down. 

Pada Confero S ACT, ada peran ECU yang menjaga agar perpindahan gear sesuai dengan proporsinya. Jadi tidak benar-benar real time seperti motor bebek, tapi akan ada sedikit leg saat terjadinya sinkronisasi putaran mesin dengan transmisi. Ini terjadi salah satunya tentu demi menjaga daya tahan mesin dan transmisi agar tidak mudah jebol jika digunakan sembarangan atau tanpa memperdulikan kaidah standar operasional penggunaan transmisi otomatis.

Berikut beberapa poin yang Mobil123.com dapatkan ketika mencoba Wuling Confero S ACT di area test Wuling Motors di Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019. Dan kali ini Mobil123.com didampingi oleh tim test drive Wuling Soni Susmana dari SDCI (Safety Defensive Consultant Indonesia). 

1. Berkendara Normal di Dalam Kota
Anda akan menikmati berkendara lalu lintas perkotaan bersama Confero S ACT. Lupakan pegalnya kaki kiri yang harus standby di pedal kopling pada penggunaan transmisi manual.

Anda hanya perlu mengoperasikan tuas transmisi sesuai gear yang dibutuhkan. Saat perpindahan gas bisa tetap ditekan, walaupun rasanya lebih enak jika sedikit diangkat sebelum kembali diinjak. 


Tetap tanamkan dibenak Anda bahwa sedang mengendarai mobil manual. Karena Anda harus terus aktif memindahkan gear sesuai dengan kondisi jalan yang dihadapi.

Jika gear tidak sesuai dengan kondisi jalan/putaran mesin akan ada pemberitahuan di MID berupa tanda panah ke atas ataupu ke bawah tepat disebelah indikator posisi gear. Contoh, jika Anda berjalan pelan tapi dirasa gear terlalu tinggi akan ada panah ke bawah yang tandanya gear harus diturunkan, begitu juga sebaliknya jika Anda belum pindah gear padahal putaran mesin sudah tinggi.

Yang tak kalah penting, Anda harus mengenali karakter transmisi ACT dengan terus mengasahnya saat berkendara. Intinya pertahankan putaran mesin sedikit di bawah torsi maksimal. 

Untuk diketahui, mesin 1.5 liter Confero bertenaga 106.8 hp pada 5.800 rpm dengan torsi puncak 142 Nm yang hadir pada rentang putaran 3.800-4.400 rpm. Dan layaknya transmisi ada sedikit jeda, namun dirasa masih normal serta perpindahan gear bisa dibilang cukup halus.

"Jika Anda sudah dengan baik beradaptasi, bukan masalah untuk melintasi lalu lintas perkotaan yang memiliki kondisi beragam. Jika Anda butuh melakukan overtaking kendaraan di depan mudah untuk dilakukan, akselerasi dan deselerasinya ok," jelas Soni. 
  
2. Jangan Berlama-lama Memegang Tuas Persneling

Beberapa dari Anda pengguna mobil bertransmisi manual sepertinya punya kebiasaan untuk memegang atau mengistirahatkan tangan kiri di tuas persneling. Ternyata hal ini tidak bisa dilakukan lagi di Confero S ACT.

Karena jika sengaja atau tidak sengaja Anda melakukannya, akan muncul warning light system berupa gear kecil dan tanda seru di cluster meter. Warning light ini menyala karena sensor membaca akan ada perpindahan gear dalam waktu dekat. Dalam kondisi tertentu mobil akan bisa terus lanjut berjalan, lampu indikator akan mati dalam waktu kurang dari 3 menit.

"Sesuai standar safety, kedua tangan Anda harus berada di lingkat kemudi dengan posisi 3-9. Jadi setelah mengoperasikan gear, tangan kiri Anda wajib langsung kembali memegang setir," jelas Soni.

3. Manfaat Selalu Rem Tangan

Dalam beberapa kondisi Anda harus memanfaatkan kinerja rem tangan. Ini wajib dilakukan saat berhenti apalagi berada di tengah jalan menanjak, jika tidak mobil akan meluncur deras ke bawah.

"Peran rem tangan sangat besar di transmisi ACT. Jadi ingat, selalu manfaatkan rem tangan jika Anda berhenti," jelas Soni 

4. Simak Trik Saat Berhenti di Tengah Tanjakkan

Saat Anda berhenti di tengah tanjakkan, segera aktifkan rem tangan dan posisi kan gear ke neteral. Tidak disarankan untuk mengantung terus gigi satu apalagi sambil menginjak gas.

Jika hal ini Anda lakukan, otomatis akan mempercepat umur plat  kopling. Anda juga akan mencium bau tak sedap atau banyak yang mengistilahkan dengan bau kopling terbakar. Posisi demikian sama dengan kondisi 1/2 kopling di transmisi manual dan rasanya gear warning light akan menyala.

Yang harus Anda lakukan jika berhenti di posisi jalan menanjak adalah segera menarik rem tangan begitu mobil berhenti dan langsung posisikan gear di netral. 

Jika Anda ingin maju kembali, langkah pertama adalah terlebih dahulu menekan pedal gas, kurang lebih 2.500-3.000 rpm atau sedikit dibawah putaran mesin saat torsi maksimal (3.800 rpm). Selanjutnya Anda bisa merilis rem tangan dan kemudian melaju.

Di titik ini Anda juga harus tetap waspada, karena Confero ACT akan sedikit lompat saat melakukan gerakan awal. Anda harus antisipasi dengan menginjak halus pedal rem dan sedikit mengoreksi setir jika dibutuhkan.

Saat menanjak ada kalanya Confero S ACT terasa seperti kekurangan tenaga. Jika dirasa mobil cenderung tidak bergerak, coba tarik kembali rem tangan serta posisikan dalam kondisi netral. Dan kemudian mengulang prosedur melewati tanjakan di atas (poin 4).  

5. Lakukan Test Drive Sebelum Membeli

Mobil123.com selalu menyarankan pada calon konsumen untuk melakukan test drive sebelum memutuskan membeli. Dan ini tentunya berlaku jika Anda ingin membeli Confero ACT.

Anda bisa melakukan test drive di dealer-dealer Wuling Motors yang sudah menyebar di Indonesia. Atau Anda bisa mengunjungi booth dan lokasi test drive Wuling di Telkomsel IIMS 2019 yang akan berlangsung hingga tanggal 5 Mei 2019 di JiExpo Kemayoran, Jakarta.

"Kami dan tim Wuling akan siap memandu Anda agar dapat segera menguasai penggunaan transmisi Wuling Confero S ACT selama pameran IIMS 2019 berlangsung," tutup Soni. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support