Wuling Berencana Rakit Mobil Listrik di Indonesia Mulai Akhir 2022

Berita Otomotif

Wuling Berencana Rakit Mobil Listrik di Indonesia Mulai Akhir 2022

BEIJING – Sekira setahun dari sekarang, pabrik Wuling di Indonesia mulai merakit model-model mobil listrik.

Pejabat SAIC General Motors Wuling (SGMW) di China bernama Shao Jie, seperti dilaporkan China Daily, mengatakan pabrikan tersebut sedang bersiap menjual beragam model mobil listrik di luar ‘Negeri Tirai Bambu’ tahun depan.

Model-model itu menggunakan platform Global Small Electric Vehicle (GSEV) yang sudah digunakan di Wuling Honggguang MINI EV, mobil listrik murah—mulai Rp60 jutaan.

Hongguang MINI EV sekarang menjadi mobil listrik terlaris di China mengalahkan Tesla Model 3.

mobil listrik Wuling Hongguang Mini EV

“Dari 2022 dan seterusnya, kami akan meluncurkan serta menjual model-model dari basis platform GSEV secara berkelanjutan di China maupun di luar China,” ucap dia dalam World Energy Vehicle Congress belum lama ini.

Shao tidak menyebutkan daftar negaranya secara rinci, begitu pula dengan identitas dari model-model yang akan dihadirkan. Meski begitu, ia menyinggung nama Indonesia sebagai basis produksi dan basis ekspor dari model-model itu.

Pabrik Wuling di Indonesia ia sebut siap memproduksi model-model mobil listrik berbasiskan platform GSEV pada penghujung 2022.

SGMW Indonesia dikatakan turut pula membantu penyusunan aturan kendaraan dari energi baru dan terbarukan di Indonesia. Begitu pula dengan segala standardisasinya.

“Kami akan secara aktif berpartisipasi membantu penyusunan kebijakan dan standar industri yang relevan, juga berbagai pengalaman kami di segmen ini kepada pemerintah Indonesia untuk mendorong tumbuh-kembangnya di sana,” papar dia.

mobil listrik Wuling Hongguang Mini EV

Sekadar menambahkan, Wuling memang sudah membangun dan mengoperasikan pabrik di Cikarang, Bekasi sejak 2017. Kapasitas produksinya mencapai 120 ribu unit per tahun, dengan nilai investasi total 700 juta dollar AS.

Pemerintah Indonesia juga sudah membuat peta jalan (road map) industri mobil listrik lokal. Pada 2025, sebanyak 20 persen produksi roda empat maupun roda dua di Tanah Air dikontribusikan oleh kendaraan dengan sistem penggerak listrik.

Pemerintah akan memberikan berbagai insentif bagi mobil listrik, mulai dari yang berteknologi mild hybrid, hybrid, plug-in hybrid (PHEV), hingga mobil listrik murni. Namun, syaratnya, model-model itu dalam jangka waktu tertentu mesti dirakit di dalam negeri.

Terdapat pula insentif bagi para produsen kendaraan yang berinvestasi membangun pabrik di sini. [Xan/Ses]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar