Wuling Almaz Telah Dipesan Lebih Dari 1.000 Unit

Berita Otomotif

Wuling Almaz Telah Dipesan Lebih Dari 1.000 Unit

JAKARTA – Wuling Almaz sudah dipesan lebih dari 1000 unit meski harga jualnya baru disampaikan kemarin sore.

Hal ini disampaikan oleh Yedi Yunardi Sondi, Sales Director Wuling Motors di sela-sela grand launching Wuling Almaz. Ia menyebut bahwa jumlah tersebut masih mungkin untuk terus meningkat mengingat belum semua dealer menyampaikan pemesanan.

“Kami sudah melakukan prebooking Wuling Almaz sejak beberapa waktu lalu dan kami masih melakukan penghitungan. Tapi hingga terakhir, sudah di atas 1.000 SPK. Jadi ini satu hal yang sangat membanggakan,” tuturnya.

Pemesanan tersebut pun akan segera dipenuhi dalam waktu dekat. Setidaknya, Wuling Motors akan berusaha di bulan April pihaknya sudah bisa melakukan pembayaran. Pemesan akan dikirimkan sesuai dengan urutannya masing-masing.

“Untuk pengiriman pertama kita harapkan bisa dilakukan di bulan April. Ini karena di bulan Maret kami masih melakukan beragam kegiatan, jadi untuk pelanggan yang sudah melakukan SPK, Maret selesaikan transaksi jual belinya kemudian April first delivery,” tambahnya.

Sementara itu Dian Asmahani, Brand Manager Wuling Motors mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan upaya penyesuaian kapasitas produksi. Dengan demikian diharapkan produksi kendaraan dapat dilakukan dengan lebih cepat.

“Kami juga pasti akan melakukan penyesuaian, kami coba memenuhi kebutuhan atau permintaan konsumen agar lebih baik lagi,” tambahnya kemudian.’

Wuling Almaz resmi diluncurkan di Indonesia dengan banderol Rp 318,8 juta. Harga tersebut masih sesuai dengan perkiraan harga dari tenaga penjual yang berkisar Rp 300 - Rp350 juta. Produk keempat dari Wuling ini diklaim memiliki bergaam keunggulan khususnya dari sisi teknologi karena telah menggunaka layar berukurakan 10,4 inch yang pertama di kelasnya. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar