VW Segera Lakukan Manuver demi Konsumen Indonesia

Berita Otomotif

VW Segera Lakukan Manuver demi Konsumen Indonesia

JAKARTA - Di masa depan Volkswagen Indonesia yakin dapat kembali melakukan perakitan secara lokal di pabrik SKD VW Indomobil Group.

Pada akhir tahun lalu, pihak VW Indonesia sempat berencana untuk membangun pabrik untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar otomotif Tanah Air. Namun seiring berjalannya waktu, PT Garuda Mataram Motor (GMM) selaku APM VW di Indonesia memiliki rencana lain.

Hal tersebut terjadi karena adanya penyesuaian baru di Volkswagen Group di Jerman beberapa waktu silam. Penyesuaian baru tersebut tampaknya ‘memaksa’ VW Indonesia tidak membangun pabrik baru dan menggunakan kembali pabrik lama di Cikampek, Karawang.

"Kalau kita runut belakang kita pernah bikin (pabrik SKD VW Indomobil Group). Factory ini tentu nggak hilang. Tentu kita berharap semuanya ini bisa kita aktivasi lagi. Pokoknya sabar lah. Pokoknya fondasi ada tinggal bagaimana nanti kita lihat,” tutur Jonas Chendana, Chief Operating Officer PT Garuda Mataram Motor.

Pihak kantor pusat di Jerman juga diklaim belum memastikan mengenai investasi berikutnya untuk menunjang pabrik tersebut. VW Group juga berharap memiliki produk yang dapat terjual dalam volume besar untuk mendukung keputusan investasi tersebut.

Penjualan VW di dunia juga diakui memang belum kian membaik sejak skandal dieselgeate yang menjerat pasar Eropa dan Amerika.

“Kami memang membutuhkan sebuah produk yang bisa jadi volume maker. Kalo kita melihat ke belakang, dulu volume maker kita itu VW Golf terus Tiguan ketika masih ada factory,” tambah Jonas.

Selain masalah investasi, PT GMM juga mengaku mengalami kesulitan dalam menghadirkan produk terbaik kepada konsumen di Indonesia. Hal tersebut terjadi karena ketatnya kebijakan VW Group terhadap regulasi emisi bahan bakar kendaraan.

“Di pusat kami memiliki beberapa lineup baru yang sudah pakai engine standar Euro 5 keatas. Tapi kan di Indonesia masih Euro 4, jadi kamu agak susah untuk mendatangkan produk yang sesuai dengan pasar di sini. Alasannya mereka nggak mau lagi ada kasus emisi dulu jadi nggak mau ambil risiko,” tambah Jonas.

Meski memiliki banyak kendala untuk dapat bersaing di pasar otomotif Indonesia, PT GMM memastikan akan segera melakukan inovasi. Produsen mobil asal Jerman ini tetap berharap dapat melakukan perakitan secara lokal dan mempunyai model yang menjadi volume maker di Tanah Air. [Amo/Ari]



Amos Arya

Amos Arya

Penyuka otomotif yang ingin mengungkap keunikan dan keseruan seputar otomotif


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support