Volvo Tak Akan Pajang Satu Mobil pun di LA Auto Show 2018

Berita Otomotif

Volvo Tak Akan Pajang Satu Mobil pun di LA Auto Show 2018

GOTHENBURG – Volvo bertingkah di luar kewajaran dengan memutuskan tak bakal membawa satu unit kendaraan pun di Los Angeles (LA) Auto Show 2018, 30 November- 9 Desember mendatang.

Mobil-mobil baru maupun konsep selalu menjadi tontonan utama di sebuah pameran otomotif. Kendaraan-kendaraan tersebut biasanya diletakkan di sebuah panggung berputar atau di balik tudung sutra mengkilap, sebelum disingkap kepada publik. Tapi kali ini Volvo melakukan sesuatu yang cukup nyeleneh.

Volvo, melalui situs resmi mereka baru-baru ini, mengumumkan tak akan memajang satu kendaraan pun di LA Auto Show 2018. Tindakan ini mereka klaim baru pertama kalinya dilakukan pabrikan otomotif di dalam pameran.

Aksi tak wajar tersebut dilakukan karena Volvo melihat industri sedang berubah, begitu juga ekspektasi masyarakat dalam menggunakan mobil. Menurut perusahaan yang kini dimiliki oleh Geely itu, pengalaman konsumen terhadap sebuah merek sekarang lebih penting dari aksen kromium, balutan kulit, atau gelontoran tenaga kuda dari sebuah mobil.

“Dengan menyebut pameran (LA Auto Show) sebagai Automobility LA, penyelenggara acara sudah mengakui adanya disrupsi di industri ini. kami ingin mendemonstrasikan bahwa kami pun mengetahuinya, kemudian memulai mendiskusikan dengan publik soal masa depan mobilitas. Jadi, alih-alih membawa mobil konsep, kami berbicara mengenai konsep dari sebuah mobil. Kami tak akan memenangkan mobil terbaik di pameran tahun ini, tapi kami nyaman dengan itu. Karena ini bukan pameran mobil,” ucap Marten Levenstam, Senior Vice President and Product Ownership Volvo Cars.

Pertunjukan Volvo
Lantas, apa saja yang akan diperlihatkan Volvo? Pertama-tama, di panggung tengah Volvo nantinya ada tulisan ‘This Is Not A Car’ (Ini Bukan Sebuah Mobil).

Selanjutnya, mereka bakal menunjukkan beragam demonstrasi interaktif perihal layanan konektivitas seperti in-car delivery (pesan-antar) plus car sharing (taksi online). Ada pula visi mobil otonom hingga car subscription service Care by Volvo.

“Industri kami sedang bertransformasi. Daripada sekadar merakit lalu menjual mobil, kami akan benar-benar menyediakan kebebasan berpindah tempat bagi konsumen-konsumen kami dengan cara yang personal, berkelanjutan, aman. Kami menawarkan akses ke mobil bagi para pelanggan kami, termasuk layanan interaktif baru kapan pun,  di mana pun mereka mau,” ujar Hakan Samuelsson, Chief Executive Officer Volvo Cars.

Semua itu seakan menjelaskan kampanye promosi LA Auto Show 2018 unik yang dilakukan Volvo beberapa waktu belakangan. Melalui akun media sosial resmi, mereka mengunggah foto smartphone di dalam mobil dengan tulisan ‘This Is Not A Phone’ (ini bukan telepon). Ada pula gambar paket berlabelkan tulisan ‘This Is Not A Parcel’ (ini bukan bingkisan).

Volvo hingga kini sudah menjalin kerja sama strategis dengan banyak perusahaan teknologi besar atau startup teknologi potensial. Di antaranya adalah Amazon, Google,  Nvidia, Luminar, Zenuity. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support