Volvo Patenkan Setir Geser, Penumpang Depan Bisa Seketika Jadi Sopir

Berita Otomotif

Volvo Patenkan Setir Geser, Penumpang Depan Bisa Seketika Jadi Sopir

WASHINGTON DC – Volvo mematenkan inovasi menarik yaitu setir geser sehingga penumpang depan di sisi kiri atau kanan bisa menjadi sopir kapan saja.

Pabrikan mobil mewah asal Swedia ini, seperti dilaporkan Motor Authority, telah mengajukan hak paten terhadap inovasi tersebut pada September 2020. Pendaftaran mereka lakukan di Kantor Urusan Hak Paten dan Hak Cipta Amerika Serikat (United States Patent and Trademark Office).

Banyak kelebihan dan fleksibilitas dari desain setir geser Volvo. Pertama, urusan siapa yang mengemudi di baris pertama menjadi lebih mudah karena setir bisa digeser kapan saja.

Volvo mengganti pedal gas dan rem konvensional dengan pad—semacam tempat tatakan kaki—yang terletak di bagian kiri maupun kanan baris pertama. Tatakan kaki ini punya sensor-sensor dan berbagai hal lain yang membuatnya dapat mendeteksi tekanan dari kaki.


Tatakan kaki di kiri akan aktif dan dapat difungsikan sebagai gas serta rem ketika setir digeser ke sisi itu. Rumus yang sama berlaku untuk tatakan kaki sebelah kanan.

Kelebihan kedua adalah efisiensi biaya produksi. Pasalnya, saat ini pabrik perlu menyediakan biaya produksi lebih untuk menyesuaikan jalur perakitan, jika mereka mau membuat mobil dengan setir kiri dan kanan.

Dengan inovasi setir geser dari Volvo, pabrikan tidak perlu lagi repot memikirkannya. Unit mobil yang sama dapat dikirim ke pasar dengan aturan setir kiri maupun setir kanan kapan saja, sesuai kebutuhan dan permintaan.

Paten setir geser Volvo juga telah menggunakan sistem drive-by-wire. Artinya, tidak ada koneksi mekanis antara lingkar kemudi dengan permukaan jalan.

Keunggulan lain adalah Volvo dapat lebih fleksibel memikirkan desain kabin. Karena, cara kerja setir geser yang beroperasi di atas ‘rel’ membuatnya bisa berfungsi pada bagian tengah dasbor sekalipun.


Ketika teknologi mobil otonom sudah jauh lebih canggih dari sekarang, setir juga bisa saja benar-benar digeser ke bagian paling pinggir dari dasbor demi memberi keleluasaan lebih pada penumpang depan.

Untuk sekarang, belum ada informasi mengenai kapan penemuan terbaru Volvo ini akan diwujudkan pada mobil produksi massal. Perlu diketahui, kadang kala inovasi yang dipatenkan bisa saja terbengkalai di atas kertas, tapi pernah benar-benar dirasakan oleh konsumen di pasar.

Satu yang sudah pasti, mereka berencana memperkenalkan teknologi lain yaitu lidar system pada 2022. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar