Virus ini Membunuh Lebih Cepat dari Corona

Berita Otomotif

Virus ini Membunuh Lebih Cepat dari Corona

JAKARTA – Kecelakaan lalu lintas ternyata menjadi pembunuh yang lebih kejam dari virus corona karena bisa membunuh orang jauh lebih banyak dalam waktu singkat.

Di Indonesia saja, sedikitnya ada dua orang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas. Itu artinya, ada sedikitnya 70 hingga 80 orang meninggal dunia setiap harinya dan ini dinilai lebih berbahaya dari virus Corona.

“Jumlah kecelakaan di 2019 memang meningkat dibanding 2018, tapi jumlah kematian mengalami penurunan. Tahun 2018 terjadi sedikitnya 29 ribuan orang meninggal. Pada tahun 2019, sekitar 25 ribuan orang meninggal karena kecelakaan. Meski menurun, tapi angka ini masih mengkhawatirkan. Tanpa mengecilkan virus Corona, tapi ada sebuah virus yang berbahaya yaitu virus tidak tertib dan agresif sehingga membuat angka kematian sangat tinggi,” ungkap Kombes Pol Singgamata SIK., M.H. Kasubdit SIM Ditregident Korlantas Polri.

Hal senada juga diungkapkan oleh Radi Lukman, Direktur Umum PT Jasa Marga. Menurutnya kecelakaan lalu lintas lebih banyak disebabkan pengemudi dibandingkan kondisi kendaraan dan lingkungan kendaraan.

“Penyebab kecelakaan itu ada tiga yaitu pengemudi, kondisi kendaraan dan lingkungan. Faktor mengemudi memegang faktor hingga 86% sedangkan kendaraan mencapai 13% dan lingkungan hanya 1%. Inilah kenapa kami ingin lebih mengedukasi pengemudi,” ungkapnya.

Beragam cara dilakukan oleh Jasa Marga untuk lebih mengedukasi pengemudi dalam berkendara. Salah satunya adalah dengan kampanye Eco Driving di jalan tol. Dengan kampanye ini diharapkan pengendara bisa berkenda dengan lebih aman dan hemat dibandingkan sebelumnya.

“Eco Driving adalah cara berkendara yang tingkatannya ada di atas Safety Driving dan Defensive Driving. Dengan berkendara secara Eco Driving maka pengendara tidak hanya berkendara aman untuk diri sendiri dan orang lain, tapi akan mendapat manfaat lain seperti efisiensi berkendara,” pungkasnya. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar