Unjuk Rasa Lebih Besar, lalu Lintas Sekitar Istana Merdeka Kembali Dialihkan

Berita Otomotif

Unjuk Rasa Lebih Besar, lalu Lintas Sekitar Istana Merdeka Kembali Dialihkan

JAKARTA – Arus lalu lintas di sekitar Istana Merdeka, Jakarta Pusat kembali dialihkan hari ini (Selasa, 13/10/2020)  karena akan adanya aksi unjuk rasa penolakan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja.

Pengalihan arus lalu lintas bahkan sudah dilakukan sejak hari Senin, 12 Oktober 2020 malam. Penutupan bahkan dilakukan dari Bundaran Patung Kuda Arjuna Wiwaha dan Simpang Harmoni. Arus lalu lintas hanya diperuntukkan bagi TransJakarta.

“Malam ini Merdeka Barat dan Harmoni sudah ditutup. Disisakan jalur busway,” ungkap Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut pengalihan rute hari ini:

  • Lalu lintas dari arah Utara/ Kota dialihkan di Simpang Harmoni – Jalan Juanda – Jalan Pos – Jalan Gunung Sahari dan seterusnya.
  • Lalu lintas dari arah Selatan/ Blok M dialihkan melalui Jalan Kebon Sirih – Jalan Fakhrudin – Jalan Cideng Barat – Jalan Suryopranoto/ Jalan Budi Kemuliaan – Jalan Abdul Muis dan seterusnya.
  • Lalu lintas dari arah Barat/ Slipi dialihkan melalui Jalan Kebon Sirih – Tugu Tani – Kwitang/ Jalan Budi Kemuliaan – Jalan Medan Merdeka Selatan – Jalan Medan Merdeka Timur dan seterusnya.
  • Lalu lintas dari arah Timur/ Pulogadung dialihkan melalui Jalan Medan Merdeka Selatan – Jalan Budi Kemuliaan – Jalan Abdul Muis dan seterusnya.

Penutupan arus lalu lintas di kawasan Istana Merdeka karena adanya aksi unjuk rasa penolakan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja bukanlah yang pertama kali dilakukan. Pada hari Senin, 12 Oktober 2020 pun pengalihan arus lalu lintas sudah dilakukan karena adanya aksi serupa. Namun, unjuk rasa kali ini diperkirakan akan lebih besar ketimbang sebelumnya.

Lalu lintas
Berdasarkan data dari NTMC, unjuk rasa kali ini akan dimotori oleh Massa Aliansi Nasional Anti Korupsi (ANAK) NKRI termasuk di dalamnya PA 212. Namun, tidak disebutkan jumlah peserta unjuk rasa yang akan ikut serta.

Omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja merupakan undang-undang yang mengatur beragam aspek dan bertujuan untuk merampingkan serta menyedehanakan aturan tentang perijinan tanah, investasi, ketenagakerjaan dan sebagainya agar tidak tupang tindih.

Namun dalam undang-undang tersebut ada beberapa pasal yang dianggap berpotensi menjadi celah dan merugikan masyarakat. Untuk itu, penentangan terhadap Omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja pun terjadi. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar