DFSK SuperCab yang Dijual di China Ternyata Buatan Indonesia

Berita Otomotif

DFSK SuperCab yang Dijual di China Ternyata Buatan Indonesia

TANGERANG - Dongfeng Sokon (DFSK), merek asal China, ternyata mendatangkan SuperCab yang dijual di 'rumah' mereka dari Indonesia.

Meski masih berstatus pemain baru di Indonesia dengan pabrik yang baru resmi beroperasi pada akhir 2017, DFSK mengklaim sudah melakukan ekspor sejak tahun ini. Adapun produk-produk yang diekspor adalah sport utility vehicle (SUV) Glory 580 serta kendaraan komersial SuperCab.

Sebagai informasi, DFSK sudah punya 3 produk di Indonesia yang sudah dirakit secara lokal di Cikande, Serang. Selain Glory 580 dan SuperCab, ada pula Glory 560.

Berdasarkan data yang diberikan oleh DFSK, SuperCab sudah mulai dikapalkan ke luar negeri sejak Desember 2018 dengan negara tujuan Sri Lanka plus Thailand. Pada 2019, negara tujuan berkembang ke Filipina plus China.

Ekspor SuperCab ke China sendiri, menurut Permata Islam selaku Marketing General Manager PT. Sokonindo Automobile (SA) ketika diwawancarai di kantor pusat DFSK di Jakarta beberapa waktu lalu, cukup unik. Soalnya, misi pengembangan awal SuperCab adalah membuat produk yang sangat sesuai dengan pasar Indonesia dan bukan China.

“Ternyata setelah dilakukan riset mengenai berbagai hal, produk ini cocok juga untuk dikirim dan dijual di China,” tandasnya.

Tidak disebutkan berapa kuota ekspornya. Namun, sebagian besar dikirim dalam bentuk terurai (Completely Knock Down/CKD).

Glory 580 Hingga Bangladesh
Produk ekspor lain, Glory 580 mulai diekpor pula Desember 2019. ‘Negeri Gajah Putih’ Thailand jadi tujuan pertama.

Pada tahun ini, ekspansi berlanjut ke Sri Lanka, Nepal, Bangladesh, Hong Kong. Bentuknya pun CKD.

“Ini tentunya tak lepas dari rencana jangka panjang DFSK. Kami ingin memulai bisnis dengan cara berakar di Indonesia, ekspansi ke Asia Tenggara, kemudian mendistribusikan ke seluruh dunia,” jelas Arta, sapaan akrab Permata Islam.

Kini tinggal Glory 560 yang belum dikapalkan ke negeri seberang. Sejauh ini, belum disebutkan apakah model low SUV sekelas Toyota Rush dan Honda BR-V ini akan pula diekspor ke luar.

Pabrik DFSK di Cikande punya kapasitas 50 ribu unit setahun. Mereka juga akan membangun pabrik mesin di sana pada masa mendatang. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar